Meluruskan Pemahaman Masyarakat Melalui KKN Covid-19 UNS; Mahasiswa Sebagai Agen Anti Hoaks - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Membagikan masker dan hand sanitizer sebagai bentuk apresiasi

Nisrina Alya

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 Juli 2020

Senin, 13 Juli 2020 09:10 WIB
  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Meluruskan Pemahaman Masyarakat Melalui KKN Covid-19 UNS; Mahasiswa Sebagai Agen Anti Hoaks

    Dibaca : 262 kali

    Pati (13/07/2020) - Pandemi yang diakibatkan oleh virus corona saat ini tidak menghalangi UNS untuk tetap melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Pelaksanaan KKN saat ini sedikit berbeda dibandingkan periode sebelumnya. KKN dilakukan secara mandiri di lingkungan mahasiswa masing-masing guna mencegah persebaran Covid-19 dan membantu percepatan penanganan Covid-19.

    Penyelenggaraan KKN dibagi menjadi 3 tahap. Tahap 1 dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2020 hingga 19 Juni 2020. Mahasiswa yang turut serta dalam program ini bertugas sebagai relawan atau agen untuk membantu masyarakat dalam pemahaman maupun pelaksanaan protokol kesehatan. KKN dilaksanakan dengan mengusung 8 tema besar terkait Covid-19. Salah satunya adalah “Supporting Pemahaman Masyarakat terhadap Covid-19”.

    Nisrina Alya Khoirunnisa Toha, mahasiswi Program Studi Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, didampingi oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) Dr. Ir. Eka Handayanta, M.P.,IPU. melaksanakan KKN secara daring di Perumda Sukoharjo, RT. 001 RW. 006, Margorejo, Pati. Nisrina merasa bahwa saat ini banyak sekali informasi yang beredar terkait Covid-19, baik itu mitos ataupun fakta. Informasi yang salah akan menggiring pamahaman masyarakat yang salah, sehingga akan merugikan masyarakat itu sendiri.

    Contohnya saja minyak kayu putih sebagai obat Covid-19. Melalui sosial media seperti Facebook maupun WhatsApp, terdapat pesan berantai terkait manfaat minyak kayu putih sebagai obat Covid-19. Padahal saat ini masih dilakukan penelitian dan belum didapatkan hasil bahwa kayu putih dapat mengobati Covid-19. Selain itu, masih banyak sekali masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan dan merasa aman dengan kondisi saat ini, padahal hal tersebut sangat berbahaya.

    Melihat kondisi tersebut, Nisrina memilih melakukan edukasi ke masyarakat terkait Covid-19 dengan menggunakan media poster berdasarkan sumber yang valid. Program ini dinamakan #WontenDalemMawon. Bersama 8 orang temannya, Nisrina membuat proyek gabungan untuk membuat 9 poster dengan topik: 1) Apa itu Covid-19?; 2) Tips #WorkFromHome dan #StudyFromHome; 3) Fakta dan Mitos Covid-19; 4) Pentingnya Social dan Physical Distancing; 5) Cara Cuci Tangan yang Benar; 6) Cara Memakai Masker yang Benar; 7) Tips Tetap Sehat Selama Pandemi, 8) Etika Batuk dan Bersin, dan 9) New Normal?

    Hasilnya kemudian dibagikan melalu grup WhatsApp RT dengan harapan dapat membantu pemahaman masyarakat terkait Covid-19. Tidak berhenti disitu, dilakukan juga sesi diskusi dengan warga supaya tidak hanya terkotakkan dalam materi poster saja. Hasilnya antusiasme warga sangat baik. Sebagai bentuk apresiasi, Nisrina membagikan masker dan hand sanitizer kepada warga yang berpartisipasi secara aktif.

    Dengan diadakannya KKN Covid-19 ini, mahasiswa dapat menjadi agen anti hoax guna meluruskan disinformasi dengan fakta bersumber valid, terutama berita hoax terkait Covid-19 yang akan meresahkan masyarakat. Penggunaan media sosial yang kurang bijak, budaya literasi yang kurang, serta kurangnya sikap kritis terhadap suatu informasi menjadikan masyarakat mudah termakan oleh berita-berita yang tidak benar adanya. Selain itu, edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan guna memutus rantai persebaran Covid-19.

    https://youtu.be/rArroWg3Jyg

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.