Pengin Sukses Bisnis Kuliner? Ikuti 4 Proses yang Diajarkan Para Magister Pariwisata UPH Ini - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Amanda Nathasia

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 April 2020

Jumat, 31 Juli 2020 11:58 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Pengin Sukses Bisnis Kuliner? Ikuti 4 Proses yang Diajarkan Para Magister Pariwisata UPH Ini

    Siapa saja kini bisa merambah bisnis kuliner mulai dari jajanan sederhana dan kekinian hingga makanan berat untuk katering. Agar bisnis kuliner sukses, tentunya kita harus tahu proses bisnis yang tepat dari awal jika ingin membangun bisnis. Sebenarnya, proses seperti apa sih yang bisa membuat bisnis kuliner ini tetap bertahan?

    Dibaca : 1.293 kali

    Siapa saja kini bisa merambah bisnis kuliner mulai dari jajanan sederhana dan kekinian hingga makanan berat untuk katering. Agar bisnis kuliner sukses, tentunya kita harus tahu proses bisnis yang tepat dari awal jika ingin membangun bisnis.

    Sebenarnya, proses seperti apa sih yang bisa membuat bisnis kuliner ini tetap bertahan? Nah, berikut ini 4 proses yang harus diterapkan jika kamu ingin bangun bisnis kuliner, jika menerapkan bisnis ini dijamin bisnismu anti gagal!

    1. New Ideas

    Di tahap ini, bagi kamu yang punya ide bisnis kuliner, cari tahu dulu keunikan dari bisnismu apa saja, misalnya dari segi rasa, harganya yang sangat murah, tempat yang nyaman, atau restoranmu buka 24 Jam. Selain itu, di tahap ini juga kita harus segera langsung membuat konsep desain dan survei kepada target market di pasaran seperti siapa yang akan jadi kompetitor mu atau pemilihan tempat yang tepat. Namun, hati-hati, di tahap ini banyak orang yang mempunyai ide namun tidak dilanjutkan lagi.

    “Di fase ini sangat cepat dan sangat berbahaya, karena banyak ide mati di tengah jalan. Maka dari itu kita harus hati-hati dan teliti dalam memulai usaha bisnis kuliner kita,” kata Martinus.

    1. Growth

    Jika kamu sudah yakin dengan idemu dan sudah memulai berbisnis, di tahap ini buatlah simulasi dan plan bisnis model dari skenario terburuk, sedang, sampai yang terbaik. Kemudian mulailah membangun sebuah tim yang tepat dengan melakukan training dan penanaman nilai-nilai yang dijalankan oleh bisnis kulinermu.

    Di fase ini juga, kamu harus memikirkan strategi marketing yang ingin dijalankan seperti apa, bisa mulai dari sosial media hingga ke food endorsement. “Marketing bisa lewat Instagram, liat contoh-contoh dari ekspertis social media atau bahkan kita bisa ikutan belajar untuk mendalami marketing di sosial media. Lalu ikutin seperti mereka, mungkin harus pakai endorser, atau pakai model, sehingga dapat terjangkau lebih banyak,” kata Theodosia.

    1. Specialization

    Dengan mengikuti dua proses di atas, kini bisnis kulinermu semakin maju. Dalam proses specialization, kamu harus buat strategi-strategi marketing mu ini tetap berjalan sesuai dengan rencana, sehingga tandanya bisnismu sukses adalah adanya repeat customer. Customer yang sama dan sudah 2-3 kali membeli produkmu.

    Tapi jangan langsung terbuai dengan kesuksesan, ya. Di fase ini kamu harus tetap mengontrol kualitas dari rasa, tampilan dan harga dari produkmu.

    1. Institutionalization

    Bila struktur sudah benar semua, maka kamu harus mulai bakukan SOP (Standar Operating Procedure) dari produk, financial model, team, sampai ke kualitas bahan dasar.

    “Jika SOP sudah baku tinggal kita besarin, inovasi, improve terus. Ada yang kurang laku kita hilangin atau ada yang sedang laku banget kita kembangin lagi rasanya atau variannya.”

    Penjelasan ini disampaikan oleh Magister Manajemen Universitas Pelita Harapan (UPH) dalam webinar bertajuk “Membangun Bisnis & Wisata Kuliner yang Sukses dengan Dukungan Sosial Media dalam Kerangka Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan”, pada 16 Juli 2020 melalui Zoom meeting.

    Webinar ini menghadirkan narasumber yang sangat ahli di bidangnya yaitu Dr. Martinus Tjhia Tjen Jong - Dosen Magister Manajamen UPH dan Dr. Theodosia C. Nathalia, S. ST., M. M. - Dosen Fakultas Pariwisata UPH. Selain itu, webinar ini juga menghadirkan Dr. Diena Mutriara Lemy, A. Par., M. M - Dekan F. Pariwisata UPH dan Dr. Innocentius Bernarto, S. T., M. M., M. Si – Kepala Program Studi Magister Manajemen UPH sebagai moderator.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.