Masa Pensiun, Saatnya Menuntaskan Pekerjaan Dahulu yang Tertunda - Analisa - www.indonesiana.id
x

gringo honasan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 8 Maret 2020

Kamis, 3 September 2020 14:34 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Masa Pensiun, Saatnya Menuntaskan Pekerjaan Dahulu yang Tertunda

    Pengabdian untuk Negara khususnya di pemerintahan daerah, bukan karena dasar suka maupun duka, tetapi bagaimana menunjukkan profesionalisme sebagai abdi negara

    Dibaca : 705 kali

    Sebagian orang, masa pensiun terkadang dihadapi dengan mithos kehawatiran. Mengapa demikian? Mereka beralasan saat itu seakan-akan suatu ending cerita yang hilang terkubur tanpa bekas.

    Padahal masa pensiun merupakan momen penting untuk menuntaskan pekerjaan dahulu yang tertunda, karena kesibukan luar biasa disaat masih aktif.

    Usia bukan halangan untuk tetap produktif. Masa pensiun pun bisa dinikmati dengan pekerjaan sampingan baru, sekaligus refreshing, berpotensi berumur panjang dan kehidupan masa tua yang lebih bahagia. Pastinya jarang stres dan tetap semangat sepanjang hari.

    Contohnya, mantan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tasikmalaya, Sukardani yang lebih akrab dengan sebutan *Ayah Dani*. Meski sudah tidak menjadi sebagai pegawai pemerintah, Dani masih memberikan pemikiran dan sumbangsihnya. Dia mengatakan, ‘’Pensiun bukan halangan untuk terus beraktivitas dalam berusaha."

    Dani, setelah lulus SMA, mulai bekerja mengabdi pada negara pada tahun 1983, di Departemen Transmigrasi dikabupaten Tanggerang. Dia pindah ke Tasikmalaya setelah memperistri seorang gadis bernama Nina Rumaeni asal kota resik dan dihadiahi 2 orang putra 1 orang putri.

    Pada kesempatan ngobrol santai sebelum berangkat meninggalkan Kantor BAPPEDA dimana Dani terakhir bertugas, dia mengatakan bahwa pengabdian untuk negara khususnya di pemerintahan daerah, bukan karena dasar suka maupun duka, "Tetapi bagaimana menunjukkan profesionalisme sebagai abdi negara," kata Dani.

    Di akhir obrolannya saat ditanyakan kesibukannya nanti setelah pensiun, Dani mengatakan tidak akan ada yang berbeda. Karena sudah kurang lebih lima tahun dia berternak burung perkutut jenis Bangkok yang terbaik di lingkungan rumah tinggalnya. Dan sudah banyak penggemar burung perkutut luar daerah di seluruh Nusantara, datang dan membeli burung perkutut hasil penakaran Ayah Dani.

    Singaparna.( 3/9/2020)

    Gringohonasan



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.