Puisi | Ketika (yang Tak Terlupa) - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

ilustr: ArtPics

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 1 Oktober 2020 06:40 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Puisi | Ketika (yang Tak Terlupa)

    Fiksi Puisi

    Dibaca : 389 kali

    separuh mimpi separuh nyata
    parasmu hadir kuak pesona
    merasuki ruang hati
    telah berwarsa terkungkung sunyi

    dalam bingkai maya indrawi
    merajut sutera kenangan jingga
    libat jalinan kalbu manusiawi
    ubah gulana binar merona

    berlaksa kembang mewangi jiwa
    hiasi canda pengikat nurani
    janji tersurat dalam indah kata
    tuk sua dalam waktu tak bertepi

    dalam kelana nyata duniawi
    langkah ayun terantuk bara
    berpapas nestapa berbalut nyeri
    gelisah tak mampu memenggal asa

    duhai dewi sandaran insan
    rengkuh kami wujudkan cita
    kuatkan hasrat dalam buaian
    tuntaskan langkah hadirkan cinta

    ***
    Solo, Senin, 17 Desember 2012
    ‘salam hangat penuh cinta’
    Suko Waspodo

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.