Pengembangan Kepribadian [1] Pengembangan Kepribadian dan Kepribadian - Sebuah Tinjauan - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

ilustr: VectorStock

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 1 Oktober 2020 14:20 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Pengembangan Kepribadian [1] Pengembangan Kepribadian dan Kepribadian - Sebuah Tinjauan

    Tentang pengembangan kepribadian.

    Dibaca : 422 kali

    Setiap individu memiliki cara berperilaku yang khas, menanggapi emosi, memahami sesuatu dan memandang dunia. Tidak ada dua individu yang serupa.

    Anda mungkin suka pergi ke pesta, tetapi teman Anda mungkin lebih suka tinggal di rumah sambil membaca buku favoritnya. Sebenarnya tidak perlu kalau kamu suka berpesta, temanmu juga suka sama. Di sinilah peran kepribadian.

    Apa yang dilihat seseorang di masa kecilnya dan yang terpenting hari-hari pertumbuhannya membentuk kepribadiannya. Bagaimana seorang individu dibesarkan memainkan peran penting dalam membentuk kepribadiannya.

    Kepribadian tidak lain adalah kumpulan-kumpulan ingatan dan insiden dalam seluruh rentang hidup individu. Faktor lingkungan, latar belakang keluarga, kondisi keuangan, faktor genetik, situasi dan keadaan juga turut berperan dalam kepribadian seseorang.

    Dalam bahasa awam, cara kita berperilaku dalam kehidupan sehari-hari mencerminkan kepribadian kita. Bagaimana seorang individu berperilaku tergantung pada latar belakang keluarga, pola asuh, status sosial dan sebagainya. Seseorang dengan masa kecil yang bermasalah tidak akan mudah terbuka. Dia akan selalu ragu untuk membuka hatinya di depan orang lain. Semacam ketakutan akan selalu ada di dalam dirinya. Seseorang yang tidak pernah memiliki masalah besar dalam hidupnya akan menjadi seorang ekstrovert dan tidak akan pernah memiliki masalah dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang lain.

    Anda benar-benar tidak bisa menyalahkan seseorang karena tidak ekstrovert. Penting untuk memeriksa latar belakang atau kehidupan masa lalunya. Sangat mungkin bahwa sebagai seorang anak, dia tidak diizinkan keluar dari rumahnya, bermain dan bergaul dengan teman-temannya. Orang-orang ini mulai percaya bahwa rumah mereka adalah satu-satunya dunia mereka dan mereka tidak aman di luar. Pola pikir seperti itu segera menjadi kepribadian mereka.

    Kepribadian juga memengaruhi apa yang kita pikirkan, keyakinan, nilai, dan harapan kita. Apa yang kita pikirkan tentang orang lain tergantung pada kepribadian kita.

    Dalam bahasa awam kepribadian diartikan sebagai kualitas dan karakteristik pribadi seseorang. Kepribadian adalah cara kita berinteraksi dengan orang lain. Kepribadian merupakan sekumpulan karakteristik seseorang yang membuatnya berbeda dari yang lain. Kepribadian kitalah yang membuat kita unik dan membantu kita berdiri terpisah dari kerumunan.

    Penentu Kepribadian

    Berikut adalah faktor-faktor yang membantu dalam pembentukan kepribadian seseorang:

    Keturunan - Keturunan mengacu pada faktor-faktor yang ditentukan setelah seseorang lahir. Fisik, daya tarik, tipe tubuh, corak, berat badan seseorang bergantung pada riasan biologis orang tuanya.

    Lingkungan - Lingkungan yang menjadi sasaran seseorang selama tahun-tahun pertumbuhannya memainkan peran penting dalam menentukan kepribadiannya. Budaya yang beragam di mana kita dibesarkan dan latar belakang keluarga kita memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian kita.

    Situasi - Kepribadian seseorang juga berubah dengan keadaan dan situasi saat ini. Seorang individu akan berperilaku berbeda ketika dia memiliki cukup tabungan bersamanya dan perilakunya secara otomatis akan berubah ketika dia bangkrut.
    Penampilan, karakter, kecerdasan, daya tarik, efisiensi, gaya seseorang menentukan kepribadiannya.

    Apa itu Pengembangan Kepribadian?

    Pengembangan kepribadian diartikan sebagai proses mengembangkan dan meningkatkan kepribadian seseorang. Pengembangan kepribadian membantu individu untuk mendapatkan kepercayaan diri dan harga diri yang tinggi.

    Pengembangan kepribadian juga dikatakan memiliki dampak positif pada keterampilan komunikasi seseorang dan cara dia memandang dunia. Individu cenderung mengembangkan sikap positif sebagai hasil dari perkembangan kepribadiannya.

    ***
    Solo, Kamis, 1 Oktober 2020. 7:51 am
    'salam sukses penuh cinta'
    Suko Waspodo



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.