Keuntungan Membentuk Portofolio dari Indeks Saham LQ45 - Analisa - www.indonesiana.id
x

Setyo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 6 Oktober 2020 05:44 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Keuntungan Membentuk Portofolio dari Indeks Saham LQ45

    Kemunculan salah satu indeks yang dinamakan Indeks Saham LQ45 tentu memberi angin segar dan kemudahan dalam memilih saham yang terbaik.

    Dibaca : 591 kali

    Bisa memilih saham terbaik yang berpotensi memberikan cuan bagus di masa depan menjadi salah satu harapan kebanyakan investor dalam investasinya. Namun, memilih saham yang terbaik itu tidak mudah mengingat saat ini ada banyak saham yang sudah dipasarkan di pasar modal.

    Nah, di tengah banyaknya jumlah saham yang dipasarkan sehingga berpotensi membingungkan investor, kemunculan salah satu indeks yang dinamakan Indeks Saham LQ45 tentu memberi angin segar dan kemudahan dalam memilih.

    Indeks LQ45 ini sendiri telah diluncurkan pada Februari 1997 silam dengan sejumlah kelebihannya yang akan memudahkan investor dalam stock selection dalam membentuk portofolio.

    Dalam banyak diskusi formal maupun informal terkait dunia saham, istilah ini tentu sudah kerap didengar, entah diutarakan pakar maupun investor saham pada umumnya.

    Merujuk pada angka 45 yang menjadi nama indeks ini, senyatanya dalam indeks ini memang hanya ada 45 perusahaan (emiten) yang masuk di dalamnya setelah melalui proses seleksi ketat oleh Divisi Riset Bursa Efek Indonesia.

    Seleksi ketat dengan berbagai kriteria tentu mengerucutkan pada saham-saham dari emiten yang bagus dan layak dipilih dengan cepat dibanding saat harus memilih dari keseluruhan saham yang ada di pasar modal. Alhasil, investor pun bisa melakukan pilihan saham dengan cepat di tengah kemudahan investasi saham yang sudah serba online berbasis aplikasi user friendly seperti dengan aplikasi IPOT besutan Indo Premier Sekuritas.

    Tak mengherankan, saham-saham yang masuk dalam Indeks LQ45 ini biasanya jadi acuan dan rujukan untuk saham yang bisa dipilih masuk dalam portofolio investor dengan sejumlah keuntungannya sebagai berikut:

    • Likuiditas tinggi

    Indeks LQ45 merupakan 45 emiten yang telah melaui proses seleksi dengan likuiditas tinggi (LiQuid) dan beberapa kriteria pemilihan lainnya seperti nilai transaksi tertinggi hingga minimal telah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Frekuensi transaksi tentu saja dimasukkan sebagai ukuran likuiditas ini

    • Keuangan dan kapitalisasi emiten yang tinggi

    Kriteria lainnya yaitu emiten dengan kondisi keuangan, perospek pertumbuhan dan nilai transaksi yang tinggi, masuk dalam 60 saham berdasarkan nilai transaksi pada pasar regular dalam 12 bulan terakhir, lalu masuk dalam 60 saham dengan kapitalisasi tertinggi dalam 1-2 bulan terakhir dan dari 60 saham tersebut, 30 saham teratas akan masuk secara otomatis dalam perhitungan indeks LQ45.

    • Terupdate secara teratur

    45 emiten yang masuk dalam indesk ini disesuaikan setiap enam bulan sekali (tiap awal Februari dan Agustus). Bursa Efek Indonesia (BEI) rutin memantau perkembangan kinerja komponen saham yang masuk dalam perhitungan indeks LQ 45. Setiap 3 bulan sekali akan dilakukan evaluasi atas pergerakan urutan saham-saham tersebut. Selanjutnya, pergantian saham akan dilakukan pada tiap enam bulan sekali, pada bulan Februari dan Agustus. Dengan begitu, saham yang terdapat pada daftar tersebut akan selalu berubah-ubah dan tidak ketinggalam zaman. Akan ada saham yang keluar dan masuk bergantung pada hasil evaluasi BEI.

    Nah, mengingat LQ45 ini umumnya saham-saham dengan kapitalisasi besar dan jadi acuan investor, entah investor institusi maupun individu dalam membentuk portofolionnya, tentu saja "meniru" untuk membentuk portofolio dengan saham-saham yang sudah terseleksi secara ketat ini juga tidak ada ruginya. Dengan begitu investasi saham pun bisa makin nyaman dengan pilihan saham-saham yang telah terkerucut.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.