Yuk Budayakan Cuci Tangan! - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

rahelfira

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Oktober 2020

Kamis, 8 Oktober 2020 20:16 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Yuk Budayakan Cuci Tangan!

    Menjelaskan tentang banyaknya anak muda yang masih menganggap remeh menjaga kebersihan tangan ini, membudayakan cuci tangan serta seberapa pentingnya membudayakan cuci tangan di masa pandemi ini. Meningkatkan pemahaman serta kedisplinan terkait budaya cuci tangan bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, melalui artikel ini saya berharap dapat mengedukasi masyarakat tentang mengapa kita perlu membudayakan cuci tangan, yaitu kita dapat membantu memutuskan rantai penyebaran serta masker yang kita gunakan tidak 100% efektif menghentikan penyebaran virus.

    Dibaca : 2.924 kali

    Penyebaran virus COVID-19 ini akan mendapatkan pengaruh yang berbeda-beda, tergantung pada orangnya. Umumnya orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala demam, batuk kering, dan kelelahan. Namun ada beberapa yang hanya pusing, kurangnya kinerja indera perasa atau penyium, diare, sakit tenggorokan, dan atau linu dan pegal pada tubuh.

    Andaikata kita terpapar virus COVID-19, kita mungkin tidak mendapatkan efek yang membuat tubuh kita sakit, namun ternyata karena ada kakek atau nenek kita yang tinggal serumah dengan kita, mereka jadi terkena penyakit yang di sebabkan virus COVID-19 ini. Nah kita tentunya tidak mau kan menjadi sumber penyakit bagi orang yang kita sayangi? Virus COVID-19 ini akan menjadi berbahaya jika kita tidak berhati -hati menghadapinya.

    Untuk membantu pengurangan penyebaran virus COVID-19 ini kita dapat melakukannya dengan hal yang simpleaja, dengan menjaga kebersihan tangan kita. Menjaga kebersihan tangan lebih membantu mencegah penyebaran virus COVID-19, di bandingkan dengan mandi seperti biasa (dua kali sehari). Walaupun mandi sama dengan membersihkan seluruh badan, hal ini tidak cukup karena kita sering menggunakan tangan kita untuk beraktivitas. Badan kita juga dilindungi pakaian kita, berbeda dengan tangan kita yang langsung terpapar dengan benda benda lain yang tidak terjamin steril dari virus COVID-19. Tangan kita juga sering kita pergunakan untuk melakukan kontak fisik dengan anggota tubuh kita tanpa kita sadari (seperti wajah, mata, mulut, hidung, telinga, kepala, dan lain sebagainya).

    Jika kita hanya membersihkan badan tanpa memperhatikan kebersihan tangan, hal ini juga dapat berdampak pada kebersihan seluruh badan kita. Karena jika kita membersihkan seluruh badan kita pasti menggunakan tangan kita untuk membersihkan badan kita. Para ahli juga menyarankan untuk membersikan tangan terlebih dahulu sebelum melanjutkan untuk membersihkan bagian tubuh lainnya. Bukti dari epidemi SARS dan COVID-19, menunjukkan bahwa kebersihan tangan sangat penting untuk melindungi petugas kesehatan agar tidak terinfeksi (Seto WH dkk, “Lancet” 2003; Ran L dkk, “Clin Infect Dis” 2020). Cuci tangan di masyarakat sangat efektif untuk mencegah penyakit diare dan penyakit pernafasan (Jefferson T, dkk. “BMJ” 2008). Dengan demikian, ini adalah salah satu tindakan terpenting yang dapat digunakan untuk mencegah infeksi COVID 19.

    Dengan mencuci tangan saja kita dapat menyelamatkan banyak nyawa orang. Tangan memiliki peran krusial dalam penularan COVID-19. Virus COVID-19 terutama menyebar melalui droplet(cipratan air liur kita) dan transmisi kontak. Transmisi kontak berarti dengan menyentuh orang yang terinfeksi dan / atau benda atau permukaan yang terkontaminasi. Dengan demikian, tangan kita dapat menyebarkan virus ke permukaan lain dan / atau ke mulut, hidung, atau mata kita jika kita menyentuhnya.

    Mulai sekarang yuk budayakan cuci tangan, bukan karena suatu keharusan karena adanya peraturan. Ingat, membersihkan tangan adalah salah satu tindakan paling efektif yang dapat kita lakukan untuk mengurangi penyebaran patogen dan mencegah infeksi, termasuk virus COVID-19. Kita dapat memainkan peran penting dalam memerangi COVID-19 dengan sering melakukan cuci tangan sebagai bagian dari praktik sehari-hari kita.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.