PMM UMM 56 Sosialiasasi Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Muharto. - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melakukan program Sosialisasi bahaya Covid - 19 secara Door to Door kepada Masyarakat gang Muharto.

PMM UMM Rumbel Muharto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Oktober 2020

Senin, 12 Oktober 2020 07:00 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • PMM UMM 56 Sosialiasasi Pencegahan Covid-19 di Lingkungan Muharto.

    Mahasiswa UMM terapkan Sosialisasi untuk meningkatkan kepedulian dan pencegahan Covid - 19 berbasis Door to Door

    Dibaca : 472 kali

    Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Dalam pengabdian masyarakat yang dinaungi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, yang di bimbing oleh Bapak Dedik Fitra Suhermanto, S.IP., M.Hub.Int. Mahasiswa jurusan Ilmu Pemerintahan UMM memiliki berbagai program yang akan dilaksanakan.

    Di tengah maraknya Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, gaya hidup New Normal harus terus di suarakan. Hal tersebut menjadi poin penting bagi berlangsungnya seluruh aktivitas di masyarakat. Untuk itu Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (PMM UMM) melakukan sebuah sosialisasi yang di tujukan untuk mengedukasi bahaya Covid-19 dan cara penanggulangannya.

    Kampung Muharto yang masih identik di kenal sebagian masyarakat sebagai kampung kumuh menjadi sasaran utama sosialisasi mahasiswa UMM. Kampung tersebut terletak di tepian sungai Brantas, tepatnya berada di Jl. Muharto V C, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Minimnya kepedulian dari masyarakat di sekitar Kampung Muharto tersebut terhadap bahaya Covid - 19 menjadi alasan utama PMM UMM 56 memilih kampung tersebut.

    Tepat pada tanggal 10 Oktober 2020, sosialisasi ini mulai di jalankan oleh Mahasiswa UMM yang dilakukan dengan cara mengunjungi warga Muharto dari rumah ke rumah atau yang lebih di kenal dengan istilah door to door. Cara tersebut dipilih dengan alasan untuk mengurangi adanya kerumunan warga yang dapat menyebabkan adanya sebuah cluster baru yang membahayakan warga setempat.

    Dalam pelaksanaannya mahasiswa UMM memberikan penjelasan atau pemaparan mengenai bahaya Covid-19 kepada warga setempat, yang kemudian di lanjutkan dengan penjelasan tata cara pencegahan atau penanggulangan Covid-19. Untuk mempermudah warga setempat dalam memahami isi dari sosialisasi tersebut mahasiswa UMM memilih media poster sebagai bahan atau alat persuasi.

    Selain itu mahasiswa UMM juga memberi contoh atau praktik secara langsung apa saja yang harus dilakukan warga Muharto untuk mencegah pemaparan Covid-19seperti penggunaan masker yang benar, cara melakukan social distancing di lingkungan yang padat penduduk, cara mencuci tangan yang benar atau sesuai dengan aturan yang di tetapkan WHO, dan cara menjaga kebersihan lingkungan mengingat pemukiman yang terletak di tepian sungai tersebut.  

    Dengan demikian harapan yang dimiliki Mahasiswa UMM dengan adanya program sosialisasi melalui Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa di Kampung Muharto tersebut dapat menjadikan perubahan atau peningkatan terhadap kepedulian dan kewaspadaan warga di Kampung Muharto terhadap bahaya Covid-19. Selain itu, harapan akan adanya output yang peduli akan kebersihan lingkungan juga menjadi tolak ukur capaian dari program PMM UMM 56.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.