Gandeng Jaringan Kemanusiaan, PMM UMM 56 Jalankan Rumah Belajar New Normal di Kawasan Muharto - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Kelompok PMM UMM 56 bersama Mak Siti Sebagai perwakilan JKJTdan Bu RT Kampung Muharto

PMM UMM Rumbel Muharto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 Oktober 2020

Rabu, 14 Oktober 2020 09:11 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Gandeng Jaringan Kemanusiaan, PMM UMM 56 Jalankan Rumah Belajar New Normal di Kawasan Muharto

    Jalin Kerjasama dengan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur PMM UMM 56 Jalankan Rumah Belajar New Normal di Kawasan Muharto

    Dibaca : 542 kali

    Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PMM) yang di naungi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang jalin kerjasama dengan Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT) Kota Malang. Dalam pengabdian ini, mahasiswa UMM di bimbing secara langsung oleh Bapak Dedik Fitra Suhermanti, S.IP., M.Hub. Int., guna kelancaran dan keberhasilan program yang akan di jalankan.

    Kampung Muharto menjadi pilihan utama bagi mahasiswa UMM sebagai lokasi strategis pengabdian di karenakan banyaknya jumlah anak usia sekolah yang memiliki keluhan dalam hal pembelajaran di masa pandemic Covid - 19. Letak kampung Muharto yang berada di tepian sungai Brantas tidak menyudutkan niat mahasiswa UMM dalam menjalankan pengabdian. Bersama Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur, Mahasiswa UMM hidupkan kembali suasana Rumah Belajar di Kampung Muharto dengan sentuhan New Normal yang sesuai standard protocol kesehatan. Berangkat dari permasalahan rumitnya pendidikan di masa Pandemi, mahasiswa UMM tetap salurkan pendidikan melalui Rumbel yang telah di atur sesuai dengan gaya New Normal masa kini.

    Pasalnya, pendidikan merupakan salah satu faktor penting bagi seluruh anak di Indonesia, yang mana saat ini justru menjadi persoalan baru dalam sistem pembelajarannya. Begitu pula yang di rasakan anak–anak di Kampung Muharto, keterbatasan pembelajaran sekolah yang saat ini di terapkan melalui system daring, membuat anak–anak di Kampung Muharto mengalami kesulitan dalam memahami materi. Disisi lain latar belakang pendidikan orang tua dari anak–anak Kampung Muharto sendiri yang terbatas dan notabene menjadi pekerja di pagi hari. Akibatnya perhatian akan pendidikan anak menjadi berkurang, dan menyebabkan anak menjadi tertinggal akan materi sekolah yang seharusnya di dapat melalui pendidikan di sekolah.

     

    Social Distancing yang di terapkan anak - anak saat proses belajar mengahar di Rumbel Muharto

    Untuk itu melalui kegiatan PMM UMM, tepat pada tanggal 13 Oktober 2020 mahasiswa UMM memulai kelas belajar di Rumbel Muharto yang di bantu dengan para relawan dari JKJT. Dalam program pembelajaran ini juga telah di sesuaikan dengan adanya protokol kesehatan yang harus di patuhi. Sebagaimana tidak di perbolehkan adanya kerumunan, maka mahasiswa UMM telah membagi jadwal bergilir kepada setiap anak sehingga dapat membatasi jumlah peserta di tiap harinya. Hal terpenting dalam protokol kesehatan juga di terapkan dengan baik. Layaknya sebelum memulai Rumbel, anak –anak di arahkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan dilanjutkan dengan pembagian masker kain yang di gunakan anak – anak selama kegiatan belajar mengajar. Tidak hanya sampai disitu, penerapan social distancing juga di berlakukan dalam kegiatan belajar di Rumbel Muharto.

     

    Dengan di bukanya kembali Rumbel Muharto yang bertajuk New Normal, sangat di harapkan dapat membangkitkan kembali semangat anak–anak Kampung Muharto dalam menuntut ilmu. Selain itu, juga Mahasiswa UMM berharap dengan pembelajaran era New Normal ini mampu menjadi kebiasaan baru bagi anak–anak Muharto dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 .



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.