Perbedaan Impact Printer dan Non Impact Printer - Travel - www.indonesiana.id
x

Panduan Menulis

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 November 2019

Kamis, 12 November 2020 06:14 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Perbedaan Impact Printer dan Non Impact Printer

    Printer dipakai untuk cetak info yang dibuat proses dari pemrosesan data yang sudah dikerjakan oleh computer, baik itu berbentuk gambar, tulisan atau yang lain di dalam medium kertas atau semacamnya.

    Dibaca : 1.488 kali

    Printer ialah alat yang tampilkan data berbentuk cetakan, baik berbentuk text atau gambar atau diagram dalam satu kertas (hard copy piranti).

    Printer dipakai untuk cetak info yang dibuat proses dari pemrosesan data yang sudah dikerjakan oleh computer, baik itu berbentuk gambar, tulisan atau yang lain di dalam medium kertas atau semacamnya. Dikutip dari blog asianprinter, printer itu terdiri jadi 2 kelompok salah satunya yakni :

     

    Impact

    Printer ini memakai proses yang sentuh kertas agar bisa hasilkan cetakan, yang terhitung ke dalam kelompok ini salah satunya Watak Printer dan Dot Matrix Printer

     

    Non Impact

    Printer tipe ini tidak sentuh kertas agar bisa hasilkan cetakan. Yang terhitung ke dalam kelompok ini salah satunya Inkjet Printer, Laser Printer, Kompak Ink Printers, Dye Sublimation Printers, Thermal Wax Printers, Thermal Autochrome Printers, Plotter. Sedangkan dalam penggolongan menurut teknik cetaknya yakni :

    1. Serial Printer
    2. Line Printer
    3. Page Printer

     

    Impact Printer

     

    Impact printer ialah tipe printer yang memaksakan print heads untuk mentransfer tinta ke medium bikin dengan print heads mendesak tinta sampai sentuh kertas, serupa dengan kerja mesin tik. Impact printer memakai print heads yang berisi beberapa pin metal.

    Beberapa print heads cuman mempunyai 9 pin untuk hasilkan titik - titik yang akan membuat watak. Dan beberapa printer mempunyai 24 pin untuk hasilkan resolusi yang lebih bagus. Disamping itu tipe printer ini terbatas pada pencetakkannya yang memiliki sifat monochrome dengan huruf tunggal pada setiap saat bikin. Beberapa type dari impact printer :

     

    1. Dot Matrix Printer

    Printer Dot Matrix ialah satu tipe printer yang resolusi cetaknya masih rendah. Peranan printer dot matrix hingga saat ini masih dibutuhkan meskipun sekarang sudah bersebaran printer-printer hebat yang bisa cetak photografi tingkat profesional.

    Printer Dot-matrix ini khususnya diperlukan oleh sektor bisnis yang memerlukan pembuatan rangkap, bukan hanya bukti transaksi bisnis, dan juga laporan-laporan yang perlu diciptakan rangkap. Kebaikan dari printer ini ialah bisa diciptakan berbagai macam wujud yang diinginkan sebab gambar dibuat dari skema yang dibuat dari beberapa titik.

    Dengan menambah karbon yang memiliki beberapa warna, karena itu bisa diciptakan diagram di dalam beberapa warna. Cetakan dengan kualitas watak yang lumayan baik dikenali dengan arti NLQ (Near Letter Quality). Kekurangannya ialah kualitas watak buruk, sebab dibuat dari beberapa titik.

     

    2. Daisy Wheel Printer

    Type dari printer yang hasilkan huruf yang mutunya lumayan baik. Langkah kerja printer ini sama dengan mesin tik. Daisy wheel ialah piringan yang dibuat dari plastik atau logam di mana pada tiap ujung dari piringan ini ada watak-karakter. Untuk cetak watak, printer memutar piringan sampai huruf yang diharapkan bertemu pas dengan kertas. Dan palu langsung menghajar piringan , memaksakan watak untuk mendesak tinta, dan tinggalkan sisa tinta di kertas. Tipe watak dari printer ini dapat dirubah dengan menukar daisy wheel.

    Daisy Wheel Printer Memakai satu roda yang berisi watak-karakter. Setiap watak di roda berada pada suatu lengan plastik yang dilekatkan pada pusat roda, hingga seperti bunga.

    Dari hasil watak yang tercetak memiliki kualitas yang bagus, hingga printer ini dikelompokkan selaku Letter Quality printer, tapi memiliki kekurangan yakni lebih lamban dibanding dengan dot matrix printer.

     

    3. Thimble Printer

    Adalah Letter Quality printer memakai komponen berupa thimble yang terbagi dalam batangan plastik yang ditata melingkar seperti daisy wheel tapi batangan itu dibengkokkan. Skema dari watak berada di ujung batangan plastik itu.

     

    4. Drum Printer

    Yakni printer yang kelompok personalitasnya ditempatkan pada permukaan luar satu drum metal. Masing-masing status kolom pembuatan ada satu lingkaran kelompok watak di drum. Proses pembuatan watak dikerjakan dengan memutar drum sampai pada wujud watak yang diharapkan dan satu palu pemukul akan mengetok watak itu.

     

    5. Band Printer

    Langkah operasinya sama dengan chain printer, tapi memakai pita besi (steel band) yang berisi kelompok skema watak.

     

    Non Impact Printer

    Ketidaksamaan dari Non Impact dengan impact printer ialah printer tipe ini tidak sentuh kertas agar bisa hasilkan cetakan. Yang terhitung ke dalam kelompok ini salah satunya : Inkjet Printer, Laser Printer, Kompak Ink Printers, Dye Sublimation Printers, Thermal Wax Printers, Thermal Autochrome Printers, Plotter.

     

    1. Inkjet Printer

    Inkjet printer memakai rangkaian nozle yang menyemprotkan tinta langsung ke kertas. Printer inkjet dibuat secara masal seputar tahun 1980-an. Canon mengakui sudah mendapati apa yang disebutkan tehnologi "Bubble jet" tahun 1977. Saat seorang periset menyengaja sentuh satu jarum suntik tinta berisi solder besi panas dan rupanya panas memaksakan setetes tinta keluar dari jarum, sejak itu mulai meningkatkan sistem pembuatan baru.

    Printer Inkjet memakai tinta dengan proses "Penyemprotannya" memakai daya listrik, hingga semakin tenang dan memiliki kecepatan tinggi yakni s/d 270 cps.

    Bisa diperlengkapi dengan tinta warna. Kekurangannya printer ink jet harus memakai kertas spesial hingga cetakan harus kering saat sebelum warna lain menerpanya. Printer Inkjet mempunyai beberapa keunggulan dan kekurangan dari printer laser.

    • Kekuatan printer dalam warna-cetak.
    • Harga printer inkjet yang tambah murah dari printer laser.
    • Printer Inkjet tambah mahal dalam soal pemakaian dan perawatan.

     

    2. Laser printer

    Laser printer memakai tinta kering (toner), listrik statis, dan panas untuk lakukan pembuatan. Konsep kerjanya sama dengan mesin foto copy. Langkah kerja printer ini hampir serupa dengan mesin foto copy, ketidaksamaanya pada mesin foto copy bayang-bayangnya diprioritaskan pada silinder yang berputar-putar, sedang laser printer bayang-bayangnya dibuat dengan titik per titik oleh semiconductor laser.

    Kualitas tulisan laser hampir serupa dengan letter quality sebab 1cm terbagi dalam 750 beberapa titik. Kecepatan mencetaknya ialah 8 halaman permenit. Kekurangannya ialah harga yang lumayan mahal.

     

    3. Dye Sublimation Printer

    Dye Sublimation Printer memakai gulungan film terbuka yang panjang yang mempunyai warna merah, biru, kuning, dan abu-abu. Yang ada dalam film ini ialah 4 warna landasan yang dipakai dalam pembuatan (CMYK). Head print memakai komponen dengan temperatur yang beragam tergantung pada warna yang diharapkan. Bahan warna diuapkan dan diserap permukaan kertas saat sebelum menjadi lagi padat.

     

    4. Plotter

    Bedanya dengan printer, plotter memakai mekanisme digital to analog. Contoh plotter diagram ialah ECG (Electro Cardiograph) yakni alat yang dipakai untuk mengenali prospektif dari renyutan jantung, contoh lain seismograph untuk menulis getaran "gempa". Plotter bisa menggambar diagram pada kertas, plastik, atau pada plastik terbuka untuk dipakai dalam projector.

     

    Ya, jadi itulah penggolongan printer berdasar tipe dan langkah cetaknya yang berhasil asianprinter sajikan. Jadi saat ini telah pada tahu semakin banyak tipe printer kan?



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.