Perempuan adalah Tonggak Peradaban Islam - Analisa - www.indonesiana.id
x

Bati Tuud Koramil Ngoro Pelda Dwi Handoko beserta para Babinsa saat melatih PBB siswa-siswi SMP YPS Al-Islamy Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Mojokerto

el khadhraa

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 November 2020

Senin, 30 November 2020 05:56 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Perempuan adalah Tonggak Peradaban Islam

    Saudaraku, tahukah engkau? Betapa mulianya dirimu yang terlahir sebagai seorang perempuan. Betapa agungnya Sang Pencipta yang telah menjadikanmu sebagai seorang yang namanya di abadikan dalam kitab suci al-qur’an. Ya, salah satu nama surat yang termaktub di dalamnya menandakan bahwa betapa mulia dan berharganya dirimu.

    Dibaca : 574 kali

    Oleh: El Khadhraa

     

    Saudaraku, tahukah engkau? Betapa mulianya dirimu yang terlahir sebagai seorang perempuan. Betapa agungnya Sang Pencipta yang telah menjadikanmu sebagai seorang yang namanya di abadikan dalam kitab suci al-Qur’an. Ya, salah satu nama surat yang termaktub di dalamnya menandakan bahwa betapa mulia dan berharganya dirimu.

    Kedudukanmu sangatlah tinggi. Dari rahimmulah terlahir tokoh-tokoh hebat yang luar biasa yang mampu berkontribusi dalam memimpin peradaban Islam. Salah satunya yakni baginda nabi Muhammad SAW. Beliau menjadi orang yang paling hebat dan paling berpengaruh terhadap kemajuan peradaban Islam.

    Ummul mu’minin, yakni Khadijah binti Khuwailid radhiallahu‘anha, istri baginda nabi. Dia merupakan  perempuan yang sangat disegani atas kecerdasan pikirannya, kecemerlangan pendapatnya, dan juga memiliki tekad yang tangguh yang selalu memotivasi, dan menjadi kekuatan besar bagi nabi Muhammad dalam meyiarkan ajaran islam, hingga mencapai kecemerlangan yang luar biasa di zamannya.

    Kemudian  Aisyah binti Abu Bakar Ash-Siddiq radhiallahu’anhuma yang juga merupakan istri nabi. Dia juga adalah ummul mu’minin seorang perempuan yang mulia, cerdas, jujur juga berdedikasi tinggi dan Dia pula adalah seorang guru terbaik yang atas didikannyalah terlahir perempuan-perempuan cerdas. Serta disisi lain terdapat para shahabiyah cerdas dan berdedikasi yang melahirkan generasi-generasi tangguh pembela islam dan menjadi kebanggaan wanita di masa tabi’in. Mereka adalah Asma binti Abu Bakar Ash-Siddiq radhiallahu’anha perempuan dari pahlawan islam Zubair bin Awwam, dan juga Hafshah binti Sirin rahimahallah yang merupakan perempuan kebanggaan di masa tabi’in.

    Sungguh pendidikan  merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi setiap individu, tak terkecuali perempuan. Dan pendidikan disini bukan berarti kita mengenyam pendidikan hanya untuk mendapat gelar sarjana ataupun untuk mendapatkan  gelar-gelar ternama lainnya  melainkan untuk menuju ridho-Nya dan untuk mengangkat kebodohan yang ada pada diri serta sebagai bekal untuk mendidik generasi kita kelak.

    Hal ini  sesuai dengan firman Allah SWT:”Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat…” (QS. Al-Mujadilah:11).  Serta sabda Nabi: “Menimba ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim”(HR. Ibnu Majah). Dengan memiliki ilmu seseorang mampu mengarahkan tujuan hidupnya yang lebih baik dan terarah. Apalagi seorang perempuan, sebab dialah yang akan menjadi madrasah pertama untuk keturunannya kelak. Dengan pendidikan yang dimilikinya ia mampu memberikan wawasan dan bekal yang mampu mencetak  generasi-generasi tangguh, dan atas ridho-Nyalah serta didikan yang diberikan oleh seorang ibu, banyak terlahir pahlawan-pahlawan yang luar biasa dalam kemajuan islam.

    Saudaraku, sudah saatnya kita  sebagai perempuan akhir zaman harus bangkit dari keterpurukan yang selalu menjadikan kita lemah terhadap tantangan zaman yang menjadikan kita rendah dan tak berdaya. Padahal sejatinya, para pendahulu kita ummahatul mu’minin dan para shahabiyah mereka adalah perempuan-perempuan yang hebat dan tangguh yang pantang menyerah dalam menghadapi segala persoalan termasuk tantangan zaman yang kian hebat. Dan Pada hakikatnya perempuan sangatlah  berpengaruh besar terhadap kemajuan peradaban islam. Semoga kita bisa menapaki jejak-jejak ummahatul mu’minin serta para shahabiyah lainnya dan mampu mengembalikan peradaban yang hilang juga mampu mengokohkan tonggak peradaban Islam. Allahu a’lam bishowab.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.