Upaya Mahasiswa UMM Kenalkan Taman Baca Desa Tegalgondo - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

PMM71 UMM

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 5 Januari 2021

Kamis, 7 Januari 2021 06:32 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Upaya Mahasiswa UMM Kenalkan Taman Baca Desa Tegalgondo


    Dibaca : 392 kali

    Minggu, 27/12/20. Sejumlah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang tergabung dalam PMM kelompok 71 gelombang 13 berinisiatif membuat plang taman baca untuk mengenalkan Taman Baca Desa Tegalgondo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini merupakan kegiatan pengganti KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang berada dibawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UMM. 

    Proses Pembuatan Plang Taman Baca

    Pembuatan plang taman baca ini harapannya dapat bermanfaat bagi sekitar. Posisi plang dipasang di tempat yang lumayan strategis, yaitu tepat di depan gang arah masuk menuju taman baca. Selain untuk mengenalkan orang yang belum mengetahui bahwa Desa Tegalgondo memiliki taman baca, harapannya pembuatan plang taman baca juga memudahkan orang menemukan letak taman baca itu sendiri.

    Awan Setia Dharmawan S.Sos., M.Si selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilakukan oleh kelompok 71 gelombang 13 "Alhamdulillah keren, terima kasih buat kerja keras dan cerdasnya teman-teman semua," ujarnya.

    Proses pembuatan video taman baca

    Seusai memasang plang taman baca, PMM kelompok 71 gelombang 13 membuat video taman baca yang nantinya akan di upload di platform youtube. Nabilla Dinar selaku koordinator kelompok PMM 71 gelombang 13 bersama Dizar Cahya Afriana, Fadlul Wafi, Wuri Maharani, dan Shafa Alvita memaparkan bahwasannya sangat disayangkan apabila fasilitas yang telah disediakan perangkat desa tidak dikenalkan ke masyarakat luas. Dengan melakukan branding taman baca di platform youtube harapannya masyarakat di luar sana bisa berinisiatif membantu donasi buku atau mainan tradisional layak yang sudah tidak terpakai lagi yang kemudian dapat bermanfaat oleh anak-anak Desa Tegalgondo.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.