Pengaruh Komunikasi dari Orang Tua Terhadap Anak Pada Masa Pandemi - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

pembelajaran dirumah bersama orang tua

Nabilla Lutf

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 Januari 2021

Selasa, 26 Januari 2021 07:11 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Pengaruh Komunikasi dari Orang Tua Terhadap Anak Pada Masa Pandemi


    Dibaca : 371 kali

    Pandemi dari adanya virus Covid-19 masih terus berlanjut sampai saat ini di awal tahun 2021. Terjadi perubahan pada berbagai macam sector termasuk dalam sector Pendidikan. Seperti yang kita ketahui di masa pandemi ini, sesuai dengan penelitian dan berita yang telah beredar bahwa virus Covid-19 ini merupakan virus yang menular, sehingga sebagai bentuk dari pencegahan tersebut diterapkannya system social distancing atau yang disebut juga sebagai jaga jarak antara satu individu dengan individu yang lainnya. Berbagai macam kegiatan dalam bentuk face to face pun dibatasi dan mengandalkan system daring atau online.

    Sebagai orang tua memanglah memiliki peranan yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan Pendidikan bagi anaknya sendiri. Terlebih lagi pada masa pandemi ini, peran serta dari orang tua dalam system pembelajaran jarak jauh ini sangatlah dibutuhkan kesabaran dan keseriusan untuk membimbing anak mereka khususnya yang masih berada pada jenjang Sekolah Dasar diperlukan pengetahuan yang ekstra. Karena tidak dapat dipungkiri, di dalam system pembelajaran jarak jauh ini, sebagian besar peran seorang guru di sekolah, digantikan oleh orang tua masing-masing. Seperti halnya yang kita temui dan kita perhatikan dari lingkungan sekitar, dalam pembelajaran jarak jauh ini seorang guru memberikan materi pembelajaran dan pengajaran melalui system daring atau online dengan dukungan sebuah system atau aplikasi video conference yang di dalamnya dapat memuat banyak participants. Dalam system online ini, kekuatan signal sangatlah diperlukan guna kelancaran proses belajar mengajarnya.

    Peran orang tua dalam hal ini adalah, mengajarkan anaknya terkait dengan materi-materi pembelajaran yang mungkin saja kurang dipahami oleh anaknya dan mungkin saja dikarenakan gangguan signal saat proses pembelajaran tersebut mengakibatkan beberapa sesi terlewat. Pembelajaran dan bimbingan dari orang tua ini lah harus diseimbangkan dengan cara komunikasi yang baik dan efektif guna membangun semangat dan motivasi belajar sang anak sendiri.

    Jika komunikasi yang dilakukan kurang baik atau tidak efektif, maka akan berdampak terhadap prestasi belajar sang anak. Cara berkomunikasi yang kasar dan kurang sesuai nantinya akan mengakibatkan sang anak lebih kepada sikap takut dan mau mengerjakan tugas bukan karena keinginannya sendiri, tetapi karena tekanan dari orang tua tersebut. Menjadi orang tua yang membimbing anaknya dengan baik pada masa pandemi ini, dapat dikatakan sebuah tugas atau hal yang cukup sulit. Karena selain mengerjakan pekerjaan rumah ataupun hal lainnya, orang tua wajib membimbing pembelajaran anaknya.

    Menjaga komunikasi yang baik dengan anak berarti menjaga hubungan yang lebih erat. Jadi, jangan sampai komunikasi yang dilakukan tersebut salah yaa..

     

    Penulis : Nabilla Putri Mahasiswa STISIP Widuri



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.