Menang TKO, Dimas Mahasiswa Fakultas Hukum Jadi Raja di Ajang MMA Pride One TV One - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Juara MMA

Khairur Rasyid

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2019

Kamis, 11 Februari 2021 06:44 WIB

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Menang TKO, Dimas Mahasiswa Fakultas Hukum Jadi Raja di Ajang MMA Pride One TV One

    Lagi-lagi prestasi diraih kembali oleh salah satu mahasiswa UEU, kali ini DIMAS Wiradinata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul berhasil menang TKO di Ronde 2 dalam pertandingan MMA Pride One A Tv One, Sabtu 6 Februari 2021.

    Dibaca : 626 kali


    Esaunggul.ac.id, Lagi-lagi prestasi diraih kembali oleh salah satu mahasiswa UEU, kali ini Dimas Wiradinata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul berhasil menang TKO di Ronde 2 dalam pertandingan MMA Pride One A Tv One, Sabtu 6 Februari 2021.

    Dimas mengatakan pertandingan di MMA Pride A Tv One tidaklah mudah, terlebih lawan dalam pertandingan tersebut telah mengusai banyak teknik yang tentunya dapat menyulitkan dirinya selama pertandingan. Namun sebelum berlaga, dirinya telah diberikan intruksi oleh pelatih dan tim untuk berkonsentrasi dan mengeluarkan kemampuannya secara maksimal.

    "Pertandingan kemarin memang tidaklah mudah, karena lawan bukanlah pemain kelas kacangan karena teknik permainan atasnya bagus dan sempurna, namun saya selalu mengikuti intruksi pelatih untuk berkosentrasi dan memaksimalkan peluang yang ada," tutur dia.

    Mahasiswa yang aktif di Himpunan Mahasiswa Pencinta Alam (HIMPALA) UEU ini lantas menceritakan proses menumbangkan lawanya. Saat itu dia dipaksa bermain di atas sampai Ronde 1 habis. Lalu di ronde kedua menit ke dua pelatih meminta dia menarik lawan ke bawah. "Dan saya bisa mengeksekusi lawan dengan pukulan ground and pounch berkali-kali ke muka lawan. Wasit menghentikan pertandingan karena lawan sudah tidak ada perlawanan," ujar dia.

    Dimas berharap hasil ini mampu memberikan semangat bagi dirinya untuk berprestasi di sejumlah ajang bela diri baik nasional maupun internasional. "Mudah-mudahan kedepannya saya mampu memberikan hasil terbaik yang tentunya dapat mengembangkan skill dan keterampilan saya di bidang bela diri, dan dapat membuat harum nama Esa Unggul di tingkat nasional maupun internasional," tuturnya



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.







    Oleh: Supartono JW

    Sabtu, 6 Februari 2021 21:14 WIB

    Sepak Bola Akar Rumput Tak Bertuan, Orang Tua Cerdas dan Bijak Memilih Kompetisi

    Dibaca : 1.055 kali

    Bila anak Bapak dan Ibu, passionnya bukan sepak bola, terdeteksi tak memiliki Teknik, Intelegensi, Personaliti, dan Speed (TIPS) sebagai pesepak bola, jangan paksakan anak menggeluti sepak bola. Jadikan sepak bola olah raga hobi, dan biarkan anak berkembang sesuai.passion untuk kehidupannya kelak. Jangan anak di antar untuk bermimpi menjadi pemain timnas, bila di SSBnya saja tak masuk standar TIPS pemain. Jadilah orang tua yang bijak. Bila Bapak dan Ibu, menyadari bahwa anaknya ternyata passionnya di sepak bola dan memiliki TIPS yang memenuhi standar, jangan ambisi, jangan egois, jangan menyakiti SSB yang telah membina anaknya terlebih dahulu, dan penjadi petualang, masuk di berbagai tim yang mengimingi gratisan pun jumawa karena merasa anaknya hebat. Ini justru menjatuhkan kecerdasan dan personaliti anak, attitude anak. Hingga malah akan dikucilkan oleh berbagai pihak. Ingat, timnas itu hanya butuh 11 pemain, line-up 18 pemain atau didaftarkan  23 pemain atau 30 pemain dalam sebuah event. Kembali ke masalah ada operator kompetisi baru dari pihak swasta yang dihelat baik oleh pemain baru maupun dari Klub Liga 1, kepada para orang tua, lihatlah latar belakangnya, visi-misi dan tujuannya, lihat anggarannya. Kepada publik sepak bola nasional, hingga artikel ini saya tulis, inilah fakta sepak bola di Indonesia yang terus dibiarkan kusut. Menyedihkan.