Terukur Intelegensi dan Personalti Siswa Melalui PPPIPS SSB Sukmajaya - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Menulis dan berbicara di SSB Sukmajaya

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 18 Februari 2021 10:06 WIB

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Terukur Intelegensi dan Personalti Siswa Melalui PPPIPS SSB Sukmajaya

    Program PPPIP SSB Sukmajaya bulan Februari sudah berjalan dan masih berproses. Hasil tulisan siswa pun sudah siap dibukukan sesuai kelompok umur. Semoga PPPIPS bulan Februari 2021 berjalan sesuai harapan. Siswa terasah otaknya hingga meningkat intrlegensi dan personalitinya untuk bermain bola dan praktik kehidupan nyata, meski hanya melalui satu pintu menulis dan bicara tentang SSB Sukmajaya, namun berdampak pada siswa memahami tentang sepak bola, tentang masyarakat, tentang kondisi Indonesia dan lain sebagainya dan tanpa disadari, siswa telah mengasah sekaligus praktik literasi dan keterampilan berbahasa.

    Dibaca : 1.655 kali

    Program Pengembangan dan Pelatihan Intelegensi dan Personaliti Siswa (PPPIPS), yaitu Bebicara dan Menulis bagi siswa SSB Sukmajaya sudah digulirkan.Namun, perlu digaris bawahi bahwa PPPIPS di SSB Sukmajaya bukan semata untuk kepentingan pencapaian Teknik, Intelegensi, Personaliti, dan Speed ( TIPS) siswa dalam bermain sepak bola sesuai Kurikulum SSB Sukmajaya, namun lebih dari itu, demi membekali siswa terampil dan kompeten dalam hal literasi dan terampil berbahasa khususnya berbicara dan menulis.

    Proses menulis dan bicara

    Kegiatan menulis tentu diawali dengan kegiatan mendengar, membaca, menonton, menyimak, memperhatikan,  menyerap, memahami, menganalisis, hingga dapat menyimpulkan. Kegiatan ini tentu sangat mengasah kognisi siswa hingga dapat menuangkan gagasan dan pemikiran dalam bentuk perbuatan, sikap, tingkah laku, di lapangan bola dan kehidupan sehari-hari. Secara bersamaan, siswa juga dapat menuangkan gagasan dan pemikiran dalam bentuk bicara.

    Mengingat keterbatasan waktu, maka program PPPIPS melalui menulis dan berbicara, sekaligus dapat menyerap capaian keterampilan berbahasa siswa SSB Sukmajaya yang diperoleh dari hasil belajar di sekolah formal SD, SMP, dan SMA masing-masing siswa.

    Dari analisis hasil tulisan siswa, juga dapat diukur atau minimal dapat diketahui bagaimana para guru di sekolah formal mendidik siswa SSB Sukmajaya dalam hal literasi dan keterampilan berbahasa yang sejatinya menjadi modal utama untuk implementasi kehidupan nyata siswa kelak.

    Semisal, program PPPIP SSB Sukmajaya bulan Februari 2021, siswa menguasai menulis dan berbicara tentang SSB Sukmajaya.

    Tema: Tentang SSB Sukmajaya, dipilih agar siswa tidak terbebani karena ada kegiatan belajar dari sekolah formal, pun kegiatan sehari-hari. Sebab, tentang SSB Sukmajaya, tentu sudah mendarah daging dan tak perlu siswa  belajar atau menghafal.

    Namun, bagaimana siswa menuangkan gagasan yang sudah dipahami dalam bentuk tulisan yang runtut dan logis. Menulis dengan bahasa yang benar, mampu mengembangkan gagasan dalam kata, kalimat, paragraf, hingga terangkai utuh menjadi opini dengan pendapat pribadi serta dilengkapi argumentasi, fakta dan data.

    Bahkan, tanpa disadari tilisan opini siswa sudah ada yang sampai dalam bentuk artikel populer atau ilmiah.

    Pengalaman nyata adalah guru

    Sebab, tugas menulis bulan Februari 2021 dikerjakan di rumah, memungkinkan siswa tidak bekerja menulis sendiri atau dibantu orang tua dan orang lain. Namun, saat tugas ini di kombinasi dengan keterampilan berbicara, maka siswa jadi terlatih, dan pada tugas berikutnya, siswa akan mampu mengerjakan sendiri. Menjadi karya sendiri.

    Sebab, pengelaman nyata adalah guru bagi siswa. Pengalaman mengerjakan tugas sendiri atau dibantu oleh orang lain, benar-benar akan menjadi guru.

    Saat tugas di kumpulkan, siswa di latih mempidatokan hasil tulisannya di hadapan tim pelatih dan siswa lain serta para orang tua, dengan teknik  berbicara yang benar dengan memperhatikan, penguasaan diri dan materi, ekspresi, artikulasi, dan vokal suara yang lantang (keras). Hasilnya, siswa jadi percaya diri bicara di hadapan audien, pendengar, dan percaya diri akan apa yang sudah ditulisnya.

    Di sisi lain, siswa yang mendengarkan pun dilatih untuk menjadi pendengar atau audien yang benar.

    Yang pasti, program PPPIP SSB Sukmajaya bulan Februari sudah berjalan dan masih berproses. Hasil tulisan siswa pun sudah siap dibukukan sesuai kelompok umur.

    Semoga PPPIPS bulan Februari 2021 berjalan sesuai harapan. Siswa terasah otaknya hingga meningkat intrlegensi dan personalitinya untuk bermain bola dan praktik kehidupan nyata, meski hanya melalui satu pintu menulis dan bicara tentang SSB Sukmajaya, namun berdampak pada siswa memahami tentang sepak bola, tentang masyarakat, tentang kondisi Indonesia dan lain sebagainya dan tanpa disadari, siswa telah mengasah sekaligus praktik literasi dan keterampilan berbahasa.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.