Pengaruh Sistem Kerja terhadap Kinerja Karyawan dalam Bidang Industri di Era Covid-19 - Analisa - www.indonesiana.id
x

Buruh

Anggiat Gabe Marulitua Silalahi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 18 Februari 2021

Sabtu, 20 Februari 2021 07:36 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Pengaruh Sistem Kerja terhadap Kinerja Karyawan dalam Bidang Industri di Era Covid-19


    Dibaca : 773 kali

    Working from home (WFH) itulah keadaan Indonesia saat ini. Tidak hanya Indonesia saja tetapi di dunia ikut merasakan dampak yang signifikan. Dari menyebarnya Covid-19, berbagai negara menerapkan protokol Covid-19 sesuai dengan anjuran WHO (World Health Organization), mulai dari mencuci tangan, tidak melakukan kumpul-kumpul, menjaga jarak, membatasi hal-hal yang tidak penting, dan melakukan isolasi mandiri. 

    Akhir-akhir ini Indonesia juga melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Sebagai dampaknya banyak sekali pekerja perkantoran ataupun karyawan lainnya melakukan bekerja dari rumah atau yang disebutkan di awal tadi WFH (working from home), tetapi untuk perusahaan yang besar seperti PT melakukan PHK, terlebih di bidang industri.

    Dan kita tahu bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-5 dalam memberikan kontribusi industri untuk negaranya. Dalam hal ini tentu saja memberikan dampak yang merugikan bagi karyawan maupun perusahaan,karena karyawan maupun buruh mencari nafkah dari pekerjaan tersebut. Terlebih di media, isu mengenai UU Cipta Kerja menjadi problematika bagi karyawan di sektor Industri. Dari permasalahan tersebut karyawan menjadi bingung terhadap masalah tersebut. Sehingga kinerja karyawan menjadi tidak optimal dalam bekerja.

    Pada kasus ini pemerintah berperan penting untuk memberikan solusi,bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut. Perbaikan dilakukan untuk mengembalikan kinerja karyawan yang semula tidak produktif akibat dari beban permasalahan itu,menjadi lebih produktif lagi. Disamping itu, ada hal yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut yaitu dengan cara konsep partisipatori. Konsep tersebut bertujuan untuk pengguna atau karyawan merasa memiliki rancangan yang dibuat dan karyawan bisa bekerja dengan nyaman serta perusahaan akan mendapatkan keuntungan baik jangka pendek maupun jangka panjang. Perancangan ergonomi yang baik mencakup makro dan mikro ergonomi dapat memberikan keuntungan ekonomi (Hendrick, 2002a).

    Makro ergonomi merupakan pendekatan secara sistemik dalam menyelesaikan masalah dengan mempertimbangkan aneka sudut pandang keilmuan lain(Manuaba, 2007). Pendekatan makro ergonomi menekankan konsep analisis sistem kerja pada semua level organisasi dalam hal ini termasuk partisipasi individu unit di setiap level sistem kerja(Hendrick (2002b).

    Untuk mempermudah pemahaman tersebut, di dalam suatu perusahaan diperlukan karyawan dalam menjalankan bisnisnya yang mana di setiap perusahaan memiliki cara masing-masing atau sistem untuk menyelesaikan pekerjaan atau masalah. Sistem yang dimaksud adalah suatu tahapan atau prosedur yang mana memiliki pola dalam melaksanakan pekerjaan. Dan apabila sistem tersebut kacau atau tidak berjalan sebagaimana mestinya maka kinerja karyawan menjadi tidak maksimal.

    Sebagaimana yang dibahas di atas tadi kinerja karyawan pada era covid-19 ini berpengaruh besar,terlebih saran ataupun masukan untuk mengembalikan perekonomian bangsa sangatlah dibutuhkan. Karena bila tidak terjadi covid-19 maka tidak akan ada orang yang terkena phk oleh perusahaan. Tetapi di dalam situasi ini perusahaan juga harus melihat kepuasan para karyawannya, kepuasan kerja merupakan perasaan senang atau tidak senang terhadap pekerjaan yang dilakukannya. Kepuasan kerja dapat diukur melalui kepribadian, nilai-nilai, pengaruh sosial dan situasi kerja(George & Garcth, 1997).

    Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pengaruh sistem kerja terhadap kinerja karyawan dalam bidang industri di era Covid-19 terdapat pengaruh yang cukup kuat yaitu banyaknya pekerja terkena phk,bekerja tidak maksimal dan membuat perekonomian bangsa menjadi tidak stabil. Mengingat bahwa Indonesia merupakan peringkat ke-5 dalam memberikan kontribusi industri untuk negaranya. Dan juga untuk perbaikan sistem kerja sebaiknya dilaksanakan lebih cepat tetapi kita juga harus meninjau kembali tentang pentingnya mencegah penyebaran Covid-19 yang merajalela.

     

    Daftar Pustaka :
    Jurnal PASTI Volume X No 1, 98 – 10798 ; PERBAIKAN SISTEM KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN Iva Mindhayani01 dan Hari Purnomo 02 Jurusan Teknik Industri, Universitas Widya Mataram Yogyakarta Jurusan Teknik Industri, Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
    JURNAL PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN Vol. 1 No. 1, Agustus 2016, Hal. 204-214 Peningkatan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja dan disiplin kerja (Reach employee performance by job performance and work discipline) Ririn Nur Indah Sari, Hady Siti Hadijah Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pendidikan Indonesia Jl. Dr. Setiabudi, No.229 Bandung, Jawa Barat Indonesia.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.