Literasi Doa: Siapapun Boleh Berjuang Keras Tapi Jangan Tinggal Doa - Analisa - www.indonesiana.id
x

Syarifudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 29 April 2019

Selasa, 23 Februari 2021 07:16 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Literasi Doa: Siapapun Boleh Berjuang Keras Tapi Jangan Tinggal Doa

    Kenapa kamu harus berdoa? Karena kamu butuh Allah SWT. Manusia itu bukan apa-apa dan tidak berdaya. Maka bila sudah berjuang keras, jangan lupa berdoa.

    Dibaca : 361 kali

    Kampanye Literasi #25 – KENAPA HARUS DOA?

     

    Ya Allah Ya Rabb,

    Di pagi yang indah ini, ampunilah dosa kami, kedua orang tua kami dan keluarga kami serta para saudara kami yang baik.

    Karuniakanlah kami umur yang bermanfaat, sehat yang afiat, dan selamat yang panjang

    Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan yang Engkau ridhoi bukan jalan sesat

    Jadikanlah kami hamba yang selalu bersyukur atas nikmat Engkau limpahkan

    Berikanlah kepada kami semua kebaikan di dunia dan di akhirat. Jauhi kami dari orang-orang zalim. Hindarkan kami dari azab dan siksa api neraka-Mu, ya Allah, amiin.

    ======

    Kenapa manusia harus berdoa?

    Jawabannya karena manusia butuh Allah. Allah-lah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Mahakuasa. Sejatinya, manusia bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Hanya Allah tempat meminta, tempat memohon pertolongan. Apapun kondisi, kapanpun waktunya. Tidak ada tempat meminta yang lebih baik selain kepada Allah SWT.

     

    Tapi sayang, hari ini banyak orang bekerja keras, berjuang mati-matian di dunia, Namun kurang getol berdoa. Terlalu percaya kepada dirinya, lalu melupakan Sang Pencipta. Ikhtiar memang penting tapi doa pun penting. Seperti kata Umar bin Khattab “Kalian menang bukan karena jumlah kalian banyak. Tapi karena bantuan dari langit”.

     

    Maka bila ngotot dalam bekerja, maka ngotot pulalah dalam berdoa.

    Karena saat doa, siapapun akan menghadapkan diri kepada Allah SWT. Doa pula sarana untuk menyampaikan permohonan kepada Allah SWT. Dan doa yang jadi sebab manusia memperoleh rahmat Allah SWT. Maka jangan tinggalkan doa. Bila mau dimudahkan, bila mau dilancarkan.

     

    Seperti kegiatan literasi. Taman bacaan adalah ikhtiar, sebuah perjuangan. Maka taman bacana akan mudah mencapai tujuannya, bila diimbangi dengan doa. Bertambah bukunya, bertambak anak-anak yang membaca. Bahkan dimudahkan segala urusan taman bacaan, tentu berdoa yang dipanjatkan kepada Allah SWT.

     

    Bila sudah berdoa. Kenapa doa belum dikabulkan?

    Bersabarlah, karena tidak ada doa yang tidak dikabulkan Kapan dikabulkan, tidak satu pun kita mengetahuinya. Karena itu hak Allah. Maka jangan berburuk sangka, apalagi menyesali doa. Dalam banyak literatur, justru kualitas doa yang harus terus diperbaiki, disempurnakan.

     

    Mungkin, bila belum dikabul, karena ada syarat belum ditunaikan. Misal, belum total dalam menjalankan amar ma’ruf nahi munkar. Atau masih gemar berperilaku buruk, zalim dan gibah. Atau berdoa tapi untuk sesuatu yang buruk. Bahkan doa bisa saja ditunda atau diganti yang lebih baik oleh Allah SWT. Maka jangan bisa berdoa, teruslah memohon kepada-Nya. Jangan hanya kerja keras, jangan hanya ikhtiar semata.

     

    Maka bersungguh-sungguh-lah dalam meminta kepada Allah. Karena doa itu baik. Tapi lebih baik dilakukan dengan ikhlas. Jangan tinggalkan doa, apalagi mengutuknya. Salam lterasi #KampanyeLiterasi #TBMLenteraPustaka #TamanBacaan



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.