Cara Belajar Nyetir Mobil yang Perlu Dipahami untuk Pemula - Urban - www.indonesiana.id
x

Candra Bi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Februari 2020

Selasa, 2 Maret 2021 15:47 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Cara Belajar Nyetir Mobil yang Perlu Dipahami untuk Pemula

    Mobilisasi yang tinggi ini membuat beberapa orang memilih untuk beli kendaraan individu. Dibandingkan harus naik transportasi umum yang terkadang justru membuat tunggu lama, menyopir sendiri akan lebih ringkas.

    Dibaca : 1.394 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Di dunia yang serba cepat ini, seperti penyampaian informasi teknologi, kita sering dituntut untuk dapat lakukan beberapa hal pada sebuah waktu. Mobilisasi yang tinggi ini membuat beberapa orang memilih untuk beli kendaraan individu. Dibandingkan harus naik transportasi umum yang terkadang justru membuat tunggu lama, menyopir sendiri akan lebih ringkas.

    Sayang, tidak seluruhnya orang dapat atau bahkan juga ingin untuk belajar menyopir. Beberapa menyalahkan mahalnya ongkos untuk mengambil pelatihan menyopir. Argumen lain dan jadi argumen umum untuk beberapa cewek ialah takut.

    Nah, kesempatan ini kami telah meringkas 7 langkah simpel terutamanya untuk kamu beberapa cewek yang merencanakan belajar nyetir mobil. Dibanding keluar banyak uang cuman untuk sewa layanan pelatih, mending baca artikel ini yok!

     

    Beradaptasi dengan Suasana di Balik Kemudi

    Banyak orang yang belajar mobil akan memutuskan secara langsung masuk ke jalanan, walau sebenarnya ini malah dapat mengakibatkan trauma karena awalnya belum terlatih dengan situasi di atas bangku sopir.

    Nach, bukannya turun langsung ke jalan, lebih bagus kamu coba duduk di bangku sopir saat mobil pada kondisi stop, sekalian coba pegang kemudi, berbelok-belokkannya, atau mengalihkan persneling. Kamu bisa juga sekalian pelajari feature dan beberapa fungsi umum yang ada di dasbor mobil.

    Dalami dahulu beberapa hal landasan seperti langkah hidupkan dan mematikan mesin mobil, memakai lampu sen, lampu jarak dekat dan jauh, memakai wiper, dan sebagainya. Jika mobilmu manual, ingat baik yang mana status pedal kopling, rem, dan gas. Dengan pahami terlebih dahulu beberapa fungsi landasan ini, nanti kamu akan semakin nyaman ketika telah betul-betul mengemudi di jalan.

     

    Ajak Teman yang Telah Pintar Berkendara

    Kamu dapat ajak rekan, saudara, atau bahkan juga orangtuamu yang telah bisa dibuktikan kekuatan berkendaranya, untuk membantumu mengaplikasikan ilmu-ilmu landasan yang telah kamu dalami. Tentukan posisi yang luas dan sepi, misalkan lapangan sepak bola. Belajarlah dari step awalnya, mulai hidupkan mesin, mencapai kopling, masuk gigi satu, terlepas kopling perlahan-lahan sekalian pencet gas sampai mobil berjalan perlahan-lahan.

    Tidak boleh cemas jika mobil mendadak mati. Itu ialah hal yang paling lumrah. Ulang terus sampai lancar. Jika sudah lancar hidupkan dan jalankan mobil, berputar-putar-putarlah di atas lapangan, coba untuk mundur, belok ke kiri, belok ke kanan, sampai kamu jadi terlatih.

     

    Naikkan Tingkat Mengemudi dan Coba Cari Medan Sempit

    Bila kamu belumlah cukup percaya diri, step nomor 2 dapat diulang seringkali. Sesudah berasa percaya cukup lancar, mulai berkendara di sekitar komplek rumah. Maksudnya agar melatih kamu mengemudi di lingkungan yang ada destruksinya.

    Seperti kita ketahui, di komplek bisa banyak dijumpai belokan-belokan atau anak kecil dan orang berakhir-lalang. Dengan latihan di keadaan semacam ini insting mengemudimu akan makin terasah. Kamu akan makin cermat membaca medan. Tetapi janganlah lupa untuk mengatur kecepatan.

    Tidak boleh ngebut dan lakukan menyaksikan spion. Pakai lampu sen bila ingin membelok dan hati-hatilah saat belok di jalanan yang sempit, sebab bisa saja sisi belakang mobil menyerempet pemisah jalan. Yang paling penting sich konsentrasi dan rileks.

     

     

    Selanjutnya Berlatih pada Medan Menanjak

    Nah, jalanan naik umumnya jadi medan paling ditakutkan beberapa pengendara pemula. Karena di sini pengendara dituntut agar bisa meredam mobil supaya masih konstan dan tidak mundur bagus di dalam kondisi diam atau saat merayap di medan yang naik. Latihan ini perlu supaya kamu tidak terkejut saat terjerat majet di jalan tanjak.

    Cari medan naik yang sepi di sekitar lingkunganmu tinggal. Sesungguhnya ada dua langkah yang dapat digunakan agar bisa meredam mobil tidak merosot yakni memakai rek kaki atau rem tangan. Tetapi untuk pemula sich lebih bagus gunakan rem tangan. Karena jika gunakan rem kaki, kamu akan kesusahan mengalihkan kaki kanan dari pedal rem ke gas. Umumnya yang ada malah mobil akan mundur.

    Triknya, terlepas rem tangan perlahan-lahan, angkat kopling pelan-pelan, sekalian mencapai gas dikit demi sedikit. Jika mobil mulai jalan, rem tangan dan kopling dapat betul-betul dilepaskan. Jika pengendara yang telah tingkat dewa, umumnya justru tidak gunakan rem tangan atau kaki. Cukup menyamakan kopling dan gas saja. Tahap ini umumnya perlu diulangi berulang-kali agar feel-nya dapat lebih.

     

    Belajar Parkir

    Semua hanya masalah kemauan dan usaha keras. Pertama kamu perlu memerhatikan lebih cermat bagaimanakah cara beberapa orang di mal atau beberapa lokasi parkirkan, memarkir mobilnya. Jika kamu kurang lebih telah memahami ancang-ancangnya, kamu dapat kerjakan sendiri.

    Latihanlah parkirkan mundur biasa. Lihat spion kiri kanan dan tengah. Tidak boleh begitu minim dengan mobil atau apa saja di samping-sampingmu. Ulang seringkali sama bertemu instingnya. Jika sudah lancar coba yang lebih melawan kembali dengan memarkir mobilmu secara paralel. Step ini dapat dilewati oleh beberapa orang yang tidak gampang berserah.

     

    Coba Mengemudi di Jalan Raya dengan Kecepatan Sedang

    Tidak boleh dahulu bertinggi hati, karena sebenarnya jalan raya ialah medan sesungguhnya yang perlu terkuasai sopir. Mulai dengan buang jauh hati tegang. Kemudikan mobilmu dengan kecepatan rendah dahulu. Tidak boleh cemas bila banyak mobil mengantre di belakangmu atau bahkan juga menghujani kamu dengan klakson. Teruslah konsentrasi menuju depan. Jika memang memungkinkannya, mereka pasti mendahuluimu.

    Di step ini saat yang pas untuk kamu coba beberapa kecepatan. Latihanlah mengalihkan gigi dari gigi satu ke gigi dua, dua ke tiga, selanjutnya turun kembali. Demikian selanjutnya sampai kamu betul-betul lancar dan optimis.

     

    Beranikan Diri untuk Menambah Jam Terbang

    Jika sudah sampai di step ini, maknanya kamu bisa dipandang lulus. Kasus belum lancar, tak perlu cemas, karena seiring waktu berjalan, kamu pasti makin terlatih dan lancar berkendara. Beranikan dirimu keluarkan atau masukkan mobil sendiri ke garasi.

    Satu waktu antar adik, kakak, atau orang tuamu ke satu tempat. Dengan terus menambahkan jam terbang, kemampuan mengemudimu akan makin terasah.

     

    Itu dia 7 cara simpel yang perlu kamu mengerti saat sebelum belajar mengemudi. Untuk makin berikan motivasi, jika perlu sich kamu dapat buat timeline tingkatan belajarmu itu. Misalkan untuk dapat kuasai step 1, kamu bidik sepanjang dua hari. Step 2 sepanjang tiga hari, dan sebagainya. Jika ada sasaran getho kan kamu dapat menjadi lebih semangat. Selamat mempraktikkan.

    Ikuti tulisan menarik Candra Bi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.