Mengelola Laga Uji Coba Saja PSSI Tak Becus! - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Timnas U-23

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 4 Maret 2021 06:53 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Mengelola Laga Uji Coba Saja PSSI Tak Becus!

    Mengurus laga uji coba Timnas U-23 saja PSSI tidak becus. Apa karena PSSI menggampangkan dan sengaja tak membuat izin? Apakah mereka berpikir Polri telah memberi izin turnamen pramusim, sehingga sekadar laga uji coba tentu tak perlu lagi menulis surat izin? Hari ini, stakeholder sepak bola nasional menjadi saksi ketidakbecusan PSSI mengorganisasi kegiatan uji tanding yang sangat dinanti seluruh masyarakat Indonesia.

    Dibaca : 926 kali

    Tadi sore saat saya bercakap via medsos dengan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menyoal laga uji coba Timnas versus PS Tira Persikabo, di akhir percakapan saya tutup dengan doa, semoga laga uji tanding lancar dan sukses. Aamiin. Tapi menjelang pukul 19.30, saya sudah siap di depan televisi, ternyata di grup medsos ramai berita, uji coba Timnas U-23 batal.

    Miris. Tatkala Polri sudah memberikan izin untuk PSSI menggelar turnamen pramusim Piala Menpora 2021, ternyata momentum ini tak dimanfaatlan dengan baik. Piala Menpora yang akan ditangani PT LIB itu sekaligus sebagai ujian bagi PSSI untuk mendapatkan izin menggelar kompetisi resmi.

    Publik sudah sangat rindu menyaksikan laga sepak bola nasional meski dari tayangan televisi. Terlebih kali ini yang akan bertanding adalah Timnas beradu versus klub Liga 1. Antusias mereka begitu terasa. Berbagai media menayangkan beritanya. Juga ada stasiun televisi yang akan menyiarkan secara langsung laga tersebut, Masyarakat penuh euforia menunggu laga tersaji.

    Sayang, bak disambar petir, tiba-tiba berbagai grup medsos menayangkan informasi tentang batalnya laga Timnas U-23 hanya dalam hitungan menit menjelang kick off. Padahal laga ini sudah terpublikasi di seantero Indonesia dan mancanegara.

    Setelah dicek faktanya, ternyata benar, berbagai media massa pun sudah menulis berita tentang batalnya laga uji coba Timnas itu.

    Sejurus kemudian, beberapa media melansir penjelasan polisi. Menurut Kapolsek Tanah Abang, AKBP Singgih Hermawan, pertandingan tersebut tak bisa dilaksanakan karena tak mengantongi izin keramaian.  ''Iya, ada pertandingan uji coba antara PSSI melawan Persikabo, tapi izinnya belum ada. Sparing, sih, sebenarnya. Sparing Timnas U-23. Cuma dia baru ngabarin kalau ada kegiatan malam ini. Nah, kami arahkan agar urus izinnya dulu. Dari pengurusan izin sampai jam ini belum ada, (jadi) enggak kami izinkan,'' kata AKBP Singgih Hermawan, kepada wartawan, Rabu, 3/3.

    Dalam penjelasannya juga terungkap bahwa sampai Maghrib hingga 18.30 , belum ada izin (Mabes Polri) keluar dari panitia. Sebab, ternyata panitia baru bersurat hari ini, sehingga izinnya belum keluar.

    Singgih mengaku sudah datang dari sore hari untuk mengamankan pertandingan tersebut bersama dengan Satgas Covid-19. "Ada rencana kegiatan yang harus kami amankan. Satgas Covid Kecamatan Tanah Abang harus datang saat kegiatan. Sudah dipastikan datang," tuturnya.

    Singgih mengaku baru mengetahui agenda uji coba tersebut pada Rabu, 3/3 pagi. Hingga waktu yang ditentukan, lanjutnya, panitia tak juga memegang izin pertandingan. Singgh lalu bertanya kepada panitia soal perizinan. "Dijawab, lagi diurus," kata dia.

    Singgih menunggu sampai sore, ternyata belum ada. Hingga akhirnya mereka masuk ke stadion, apel, dan izin tetap belum ada. Akhirnya, laga dibatalkanlah, meski kedua tim sudah berada di Stadion Madya.

    PSSI mengecewakan publik


    Hal ini jelas sangat mengecewakan publik sepak bola nasional. Kekecewaan publik pun membanjiri ruang-ruang media sosial dan dunia maya.

    Bahkan Ketua Umum PSSI pun sampai menutup kolom komentar di medsosnya karena diserbu netizen. Publik pun sampai bertanya, apa saja pekerjaan PSSI?

    Mengurus laga uji coba Timnas U-23 saja sampai digagalkan polisi karena ilegal. Bagaimana turnamen pramusim bisa dapat izin bila tak dibantu Kemenpora dan berbagai pihak?

    Apa karena PSSI menggampangkan dan sengaja tak membuat izin karena berpikir Polri telah memberi izin turnamen pramusim, sehingga sekadar laga uji coba tentu tak perlu lagi menulis surat izin kepada kepolisian yang membawahi wilayah Stadion Madya Senayan Jakarta?

    Mustahil organisasi sebesar PSSI tak paham prosedur dan perizinan kegiatan, meski tak menghadirkan penonton.

    Belum lagi turnamen pramusim digelar, laga uji coba batal. Bukan karena melanggar protokol kesehatan, tetapi dibatalkan karena tak membuat surat izin membuat kegiatan. Sungguh miris.

    Kasihan para pemain dan ofisial kedua tim baik Timnas U-23 maupun PS TIra Persikabo yang menjadi korban keteledoran federasi. Mereka sudah menyiapkan diri dan siap berlaga, harus batal tanding hanya dalam hitungan menit sebelum kick off.

    Betapa kecewanya stakeholder terkait dan publik sepak bola nasional, menjadi saksi ketidakbecusan PSSI mengorganisasi kegiatan uji tanding yang sangat dinanti seluruh masyarakat Indonesia. Apakah PSSI akan meminta maaf ke publik sepak bola nasional? Kita tunggu.

    Apakah akan ada jadwal uji tanding ulang Timnas U-23 meladeni PS Tira Persikabo? Bagaimana nasib uji tanding vs Bali United pada Jumat, 5/3?

    Apakah Polri tetap akan memberikan turnamen pramusim berputar? Semoga kasus malam ini, tak mempengaruhi sikap Polri yang telah memberikan izin bergulirnya Piala Menpora. Aamiin.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.