Pemerintah dan Nakes Bergandengan Tangan Lawan ISPA - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

sumber foto: cnnindonesia.com

Meri Ana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Juli 2020

Kamis, 25 Maret 2021 19:31 WIB

  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • Pemerintah dan Nakes Bergandengan Tangan Lawan ISPA

    Tahukah kamu bahwa penyakit infeksi pernapasan akut atau dikenal dengan nama lainnya ISPA marak di Indonesia? Penyakit ISPA dapat disebabkan dari kegiatan sehari-hari lho, apa yang harus kita lakukan? Apakah pemerintah harus bergandengan tangan dengan tenaga kesehatan untuk mengedukasi masyarakat mengenai ISPA ini?

    Dibaca : 914 kali

    ISPA atau kepanjangannya adalah Infeksi saluran pernapasan akut menjadi salah satu penyakit yang sering ditemui di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Seseorang bisa terkena penyakit ini mulai dari polusi udara dari kendaraan atau asap pabrik hingga asap rokok. Adapun beberapa gejala pengidap penyakit ini antara lain sesak napas, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala dan demam. 

    Dilansir dari CNN Indonesia, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyatakan bahwa setiap tahunnya jumlah kasus ISPA di DKI Jakarta terus mengalami peningkatan, misalnya saja dari tahun 2016 sebanyak 1.801.968 kasus, tahun 2017 menjadi 1.846.180, di tahun 2018 1.817.579 kasus sedangkan untung bulan Januari hingga Mei 2019 saja sudah mencapai 905.270, bisa dibayangkan betapa mengerikannya ketika tahun berganti tahun penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) semakin banyak sehingga masalah ISPA maupun polusi udara tidak akan berakhir. Data berikut baru di DKI Jakarta saja, bagaimana dengan wilayah lainnya?

    Isu kesehatan tidak boleh diabaikan, apalagi saat ini kita tengah berhadapan dengan pandemi Covid-19. Peran pemerintah dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk masyarakat. 

    pemerintah memiliki peranan penting bersama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan penyuluhan tentang kesehatan kepada seluruh masyarakat Tanah Air. Siapapun bisa terkena ISPA, penyebabnya tanpa kita sadari datang dari aktivitas sehari-hari. 

    Berhadapan dengan macetnya jalanan, berkumpul dengan kerabat atau keluarga yang merokok, menghirup asap pabrik saat sedang bekerja, berangkat dari hal-hal kecil itu timbul masalah serius. 

    Sulit memang untuk menghindari paparan polusi udara, asap rokok dan pabrik, tetapi ada cara agar kita dapat mencegah penyakit datang. Sayangnya, tidak sedikit dari publik yang mengetahui seberapa bahayanya penyakit ISPA. Minimnya informasi menjadi masalah yang harus ditangani oleh pemerintah. 

    Pemerintah harus turun ke jalan, menyapa dan mengedukasi rakyatnya tentang pencegahan maupun faktor-faktor penyebab seseorang bisa terkena ISPA. Contohnya dengan menjauhi anak-anak dari asap rokok yang berbahaya bagi pernapasannya, memberitahu pentingnya penggunaan masker untuk melindungi diri dari polusi udara Ibu Kota yang jahat maupun asap pabrik, atau menjaga kebersihan diri dan barang-barang disekitar. 

    Pemerintah juga dapat mengundang narasumber terpercaya seperti dokter pada saat penyuluhan sehingga memudahkan masyarakat dalam memberikan paham terhadap infeksi saluran pernapasan ini. 

    Masyarakat akan sadar tentang kesehatan dan menciptakan lingkungan yang sehat apabila penyuluhan dari pemerintah dapat disampaikan dengan baik. Bukankah benar demikian?



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.