Piala Mochammad Yana Aditya, dalam Festival Sepak Bola antar Provinsi 2021 Siap Dperebutkan - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

antar Provinsi

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

3 hari lalu

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Piala Mochammad Yana Aditya, dalam Festival Sepak Bola antar Provinsi 2021 Siap Dperebutkan

    Jelang SSB Sukmajaya menginjak usia 22 tahun pada 19 Mei 2021, atas dasar Peraturan Wali Kota (Perwali) Depok Nomor 15 Tahun 2021 yang diundangkan di Kota Depok pada tanggal 23 Maret 2021, khususnya sesuai Pasal 5, Nomor 1.bb.6.a, yang berbunyi: turnamen/pertandingan olahraga, yang diselenggarakan/diorganisir oleh organisasi resmi/pencab diperbolehkan dengan pembatasan 30 (tiga puluh) persen dari kapasitas pengunjung, maka pelaksanaan Festival Sepak Bola antar Provinsi se-Jawa, Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya (Pembina SSB Sukmajaya), dapat kembali di gelar.

    Dibaca : 132 kali

    Jelang SSB Sukmajaya menginjak usia 22 tahun pada 19 Mei 2021, atas dasar Peraturan Wali Kota (Perwali) Depok Nomor 15 Tahun 2021 yang diundangkan di Kota Depok pada tanggal 23 Maret 2021, khususnya sesuai Pasal 5, Nomor 1.bb.6.a, yang berbunyi: turnamen/pertandingan olahraga, yang diselenggarakan/diorganisir oleh organisasi resmi/pencab diperbolehkan dengan pembatasan 30 (tiga puluh) persen dari kapasitas pengunjung, maka pelaksanaan Festival Sepak Bola antar Provinsi se-Jawa, Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya (Pembina SSB Sukmajaya), dapat kembali di gelar.

    Berbekal Perwali Kota Depok Nomor 15, tanggal 23 Maret 2021, maka Askot PSSI Kota Depok; Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kota Depok (Disporyata) memberikan rekomendasi pelaksanaan festival dengan protokol kesehatan Covid-19 ketat. Setali tiga uang, pihak tempat pelaksanaan festival, yaitu Batalyon Infanteri Para Raider 328 Kostrad Cilodong pun memberikan izin pemakaian Lapangan 328 dan garansi keamanan dan protokol kesehatan ketat.

    Sehingga Festival antar Provinsi ke-3 akan dihelat pada Senin, 12 April 2021 di Lapangan 328 Kostrad Cilodong dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan Covid-19 ketat, dan tanpa penonton.

    Festival ke-3

    Seharusnya, Festival Sepak Bola antar Provinsi se-Jawa tahun ke-3 yang diselenggarakan oleh SSB Sukmajaya bergulir kembali di bulan September/Oktober/Desember 2020, namun sebab
    pandemi Covid-19, festival yang hanya diikuti oleh SSB yang melakukan prestasi pembinaan murni dan dipilih berdasarkan pengamatan langsung oleh saya sebagai pengamat sepak bola nasional dan pendidikan nasional, harus tak bergulir di 2020.

    Melalui wadah SSB Sukmajaya, sebagai satu di antara 16 SSB pelopor Indonesia sejak nama SSB digaungkan secara resmi oleh PSSI melalui Kid's Soccer Tournamen tahun 1999, akhirnya dapat terselenggara kembali di tahun 2021.

    Sebagai catatan, Festival ke-1 sukses terselenggara pada 25 Desember 2018 di Lapangaan 328 Kostrad Cilodong. Festival ke-2 pun sama sukses terselenggara di tempat yang sama pada 29 September 2019.

    Untuk diketahui, Festival antar Provinsi adalah jelmaan dari Festival 3Wulan SSB Sukmajaya yang telah dirintis sejak usia13 tahun SSB Sukmajaya, didukung sepenuhnya oleh Kostrad Cilodong, Askot PSSI Kota Depok, Disporyata Kota Depok, media patner Harian TopSkor dan Harian Radar Depok, dan dapat dijadikan salah satu model penyelenggaran turnamen sepakbola usia dini dan muda, karena siswa yang terlibat dalam festival dapat masuk sekolah formal, dengan sertifikat kejuaraan yang dapat menjadi tiket masuk melalui jalur prestasi.

    Bila festival di tahun 2018 dan 2019 khusus untuk kategori usia 8, 10, dan 12, maka karena pandemi corona diubah menjadi kategori usia 10, 12, dan 14 tahun.

    Mengapa antar Provinsi?

    Catatan menyoal lahirnya Festival antar Provinsi, awalnya nama kegiatan aslinya 3Wulan SSB Sukmajaya. Namun, di tahun 2018, terinspirasi oleh pemberian Youth Soccer Award dari ProArena yang saya terima di tahun 2010, karena prestasi mengelola SSB Sukmajaya lebih dari 10 tahun.

    Sebab belum ada yang memberikan apresiasi kepada SSB yang telah berjibaku melakukan pembinaan murni, maka saya tergerak mengapresiasi SSB yang berdasarkan pengamatan saya layak diberikan penghargaan.

    Saya berpikir, akan memilih 34 SSB, masing-masing 1 SSB yang mewakili Provinsi dari 34 Provinsi di Indonesia.  Namun, karena berbagai keterbatasan, maka saya memulainya dengan mengapresiasi SSB di tiga provinsi, DKI, Jawa Barat, dan Banten pada tahun 2018 berdasarkan pertimbangan matang dan akurat, yaitu dari segi keberadaan manajemen, proses berdiri hingga bertahan, dan tolok ukur prestasi.

    Sehingga, SSB yang terpilih tidak perlu berjuang dari babak penyisihan grup, namun masuk dalam babak final, karena dasar pemikirannya, SSB tersebut telah dianggap juara dalam hal keberadaannya selama ini.

    Di tahun 2019, peserta saya tambah dari Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan Juara U-12 Indonesia Junior Soccer League (IJSL 2019) dari provinsi DKI.

    Lahirnya Festival antar Provinsi ini juga terinspirasi dari pengalaman saat pertama kali olahraga futsal datang dan hadir di Indonesia, McDonald's langsung menjadi sponsor utama gelaran Turnamen futsal pertama di Indonesia yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, pada Maret 2001.
    Peserta turnamen yang mengatasnamakan even nasional itu hanya diikuti oleh empat sekolah sepakbola yang langsung ditunjuk oleh Direktur Pembina Usia Muda PSSI, saat itu (Almarhum Ronny Patinasarani). Bahkan turnamen disiarkan langsung oleh RCTI.

    Empat SSB tersebut adalah SSB Sukmajaya (Depok-Jawa Barat), SSB Asiop (Jakarta-DKI), SSB Tunas Patriot (Bekasi-Jawa Barat), dan satu SSB wakil Tangerang-Banten.

    Mengapa empat SSB tersebut yang dipilih, Direktur PSSI pun langsung menyebut pertimbangannya berdasarkan manajemen, proses berdiri dan bertahan, serta prestasi.

    Sebelum turnamen berlangsung, saya berkesempatan menulis artikel pertama tentang kehadiran Futsal di Indonesia dengan judul Selamat Datang Futsal, dalam tabloid olahraga GO. (2001).

    Atas dasar model tersebut, maka Festival Sepakbola antar Provinsi versi SSB Sukmajayapun digelar dan saya sekaligus yang mengambil keputusan pemilihan SSB yang diundang.

    Tim peserta festival ke-3

    Dalam Festival ke-3, nominasinya masih pada Diklat Merden wakil Jateng, Kabomania wakil Jabar, Salfas Soccer wakil Banten, Bina Taruna dan Sparta wakil DKI dan tuan rumah Sukmajaya.

    Seluruh peserta sudah diinformasikan untuk menyiapkan tim usia 10, 12, dan 14 sejak bulan Oktober 2020.

    Semoga pelaksanaan festival yang tinggal hitungan hari, berjalan lancar dan sukses. Aamiin.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.