Kondisi Aman, Para Pengungsi Kilang Balongan Dipulangkan ke Rumah Masing-masing   - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Jumat, 9 April 2021 08:39 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Kondisi Aman, Para Pengungsi Kilang Balongan Dipulangkan ke Rumah Masing-masing  

    Siti adalah satu di antara sekian banyak pengungsi yang merasa telah mendapatkan perlakuan dengan baik. Tidak saja cukup makan, kesehatannya juga terus terpantau. Selain itu Siti juga gembira manakala melihat anak-anak mendapatkan trauma healing, salah satu bentuknya adalah menggambar. Anak-anak itu dengan cepat melupakan insiden kebakaran yang sebelumnya sempat menghantui mereka.

    Dibaca : 664 kali

    Kondisi Kilang Balongan dinyatakan telah aman, begitu pula dengan rumah-rumah warga di sektar lokasi. Oleh sebab itu para pengungsi telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, melakukan proses pemulangan warga yang terdampak ke pemukiman masing-masing pada Rabu 7 April 2021.

     

    Seorang warga Desa Suka Urip bernama Siti Rokhayah menyampaikan perasaannya yang lega setelah mendapatkan kepastian untuk bisa pulang kembali ke rumahnya. Dia  mengapresiasi perhatian maksimal dari Pertamnia ketika berada di pengungsian.

     

    "Saya senang sekali Pertamina menampung pengungsi seperti saya. Pertamina sudah mencukupi kebutuhan saya di sini dan sudah sangat membantu," kata Siti Rokhayah dengan wajah berseri.

     

    Siti adalah satu di antara sekian banyak pengungsi yang merasa telah mendapatkan perlakuan dengan baik. Tidak saja cukup makan, kesehatannya juga terus terpantau. Selain itu Siti juga gembira manakala melihat anak-anak mendapatkan trauma healing, salah satu bentuknya adalah menggambar. Anak-anak itu dengan cepat melupakan insiden kebakaran yang sebelumnya sempat menghantui mereka.

     

    Sebelum melakukan pemulangan itu, Pertamina bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Indramayu juga telah melaksanakan sosialisasi ke Muspika, Kuwu (Kepala desa), tokoh masyarakat, pengurus lingkungan (Ketua RW dan RT), serta TNI dan POLRI pada Selasa 6 April 2021. Dalam sosialisasi itu diberikan pemahaman soal tata cara menangani pengungsi yang menunjukkan gejala terkena Covid-19.

     

    Warga dengan hasil swab positif akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Untuk warga dengan gejala sedang dan berat akan dirujuk ke RSUD, sedang warga dengan hasil swab positif namun tanpa ada gejala akan diminta melaksanakan isolasi mandiri dengan pengawasan dari Tim Satgas Covid Kabupaten.

     

    Sebelum kembali ke rumah, para pengungsi menjalani tes swab Covid-19 yang dilakukan oleh 20 tenaga medis Pertamina dan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Tes itu diikuti oleh sekitar 579 jiwa, sesuai data jumlah pengungsi di posko pengungsian Bumi Patra pada Selasa 6 April 2021.

     

    Warga dengan hasil tes negatif, langsung dipulangkan dengan bus yang disediakan oleh Pertamina ke titik terdekat dari tempat tinggal masing-masing. Proses pemulangan warga yang nonreaktif ini berjalan lancar.

     

    Sementara terkait mekanisme penggantian kerusakan properti warga akan dihitung sesuai standar biaya perbaikan dari Pemkab, agar seluruh warga yang terdampak bisa mendapatkan besaran ganti rugi yang tepat. Pertamina bertanggung jawab penuh atas semua kerusakan yang ditimbulkan oleh insiden tersebut.

     

    "Mekanisme penggantian biaya telah ditetapkan oleh Tim Gabungan mengacu standar agar seluruh warga terdampak bisa mendapatkan besaran ganti rugi yang tepat," ujar Unit Manager Communication, Relation, & CSR RU VI Balongan Cecep Supriyatna.

     

    Kabar baik ini tentu adalah sebuah awal yang sangat ditunggu oleh warga dusun seperti Siti. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadan. Dengan pulang ke rumah sendiri, warga dusun itu benar-benar bisa menjalani ibadah di bulan suci dengan tenang. Apalagi sekarang mereka telah tahu kondisi kilang sudah ditangani secara profesional dan aman. Teriring harapan, semoga kejadian seperti ini tidak akan terjadi di masa mendatang.

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.