Listrik di Morowali: Om PLN, Listriknya Mati Melulu, Kapan Nyalanya? - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Tania Adin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Juli 2020

Rabu, 19 Mei 2021 18:53 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Listrik di Morowali: Om PLN, Listriknya Mati Melulu, Kapan Nyalanya?

    Sejak 15-21 Maret 2021, kelistrikan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah padam. Listrik Morowali padam ini diakibatkan adanya pemadaman listrik secara bergilir sesuai dengan surat himbauan Nomor 20/PMD/BKU/III/2021 dari Manajemen ULP Bungku. 

    Dibaca : 671 kali

    Sejak 15-21 Maret 2021, kelistrikan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah padam. Listrik Morowali padam ini diakibatkan adanya pemadaman listrik secara bergilir sesuai dengan surat himbauan Nomor 20/PMD/BKU/III/2021 dari Manajemen ULP Bungku. 

    Namun, sebulan telah berlalu, padamnya listrik Morowali tak kunjung usai. Bak suporter bola kecewa dengan keputusan wasit, itulah kondisi masyarakat di Morowali saat ini: pilu. Hal ini dikarenakan kondisi padamnya listrik Morowali yang sudah berlangsung lama. Bahkan, menurut beberapa keterangan warga setempat, pada Lebaran baru-baru ini, pemadaman listrik pun masih terjadi!

    Anwar Hafid, mantan Bupati Morowali periode 2007-2018 pun bersuara. Dirinya meminta pemerintah setempat yakni Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali dan DPRD Morowali tegas kepada pihak PLN Suluttenggo, agar permasalahan defisit daya listrik yang terjadi Kabupaten Morowali tuntas. 

    Menurut keterangannya, PLN Rayon Bungku telah mendapatkan bantuan puluhan miliar APBD Morowali, dan hal ini menjadi tanggung jawab PLN kepada masyarakat dengan cara memberikan pelayanan yang terbaik. 

    “Saya pikir masalah ini adalah urusan kita semua. Apalagi Pemerintah Daerah sudah memberikan dana kepada pihak PLN. Jadi mereka harus bertanggung jawab atas masalah listrik yang ada. Pemda dan DPRD harus mendesak PLN Suluttenggo misalnya saja dengan meminta bantuan tambahan daya dari PT IMIP,” tuturnya. 

    Anwar mengatakan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan pihak PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) mengenai kondisi kelistrikan di Morowali.

    Dirinya menyatakan bahwa hasil komunikasinya dengan pihak perusahaan, telah menghasilkan sebuah prinsip bahwa untuk membantu masyarakat di Morowali, PT IMIP siap menambah pasokan daya PLN, sepanjang pihak PLN menyetujui. “Tinggal pihak PLN saja yang mau atau tidak,” kata Anwar Hafid. 



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.