Dukung Pelestarian Tenun Bali, PLN Sumbang Peralatan dan Benang Sutra - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Sabtu, 29 Mei 2021 14:55 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Dukung Pelestarian Tenun Bali, PLN Sumbang Peralatan dan Benang Sutra

    Beberapa pihak mengembangkan usaha yang bukan hanya demi tujuan ekonomi. Kebutuhan untuk terus menjalankan usaha juga disertai dengan upaya untuk melestarikan kekayaan kebudayaan Indonesia. Itulah yang terjadi di Desa Ringdikit, Kec. Seririt, Kab. Buleleng, Bali. Desa yang berada di sekitar jaringan PLN SUTT 150 kV Celukan Bawang-Kapal ini sedang gencar dalam mengembangkan usaha masyarakat di bidang tenun tradisional Bali.

    Dibaca : 420 kali

    Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang merasakan betul efek Corona. Sebab  perekonomian di daerah ini sangat bergantung pada pariwisata. Pantai-pantai sepi, banyak rumah makan yang terlihat tidak mengantri. Situasi lengang itu disebabkan para turis terhambat oleh protokol untuk menghalau Corona. Tidak hanya turis asing, turis lokal juga membatasi pergerakan mereka. Apalagi sebelumnya tempat-tempat wisata itu juga tidak dibuka untuk umum.

     

    Namun dalam kondisi seperti itu, masyarakat harus bertahan. Di Bali misalnya, denyut perekonomian terlihat mulai berjalan. Mereka yang ulet dan pandai melihat peluang akan bertahan. Orang-orang kreatif mencari berbagai solusi agar usaha mereka tetap bergerak, bahkan kalau bisa bertumbuh di situasi yang sulit ini.

     

    Menghadapi pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, merupakan tantangan tersendiri untuk masyarakat Indonesia. Namun ini bukan hanya persoalan kita, melainkan masalah yang dihadapi masyarakat global.

     

    Beberapa pihak mengembangkan usaha yang bukan hanya demi tujuan ekonomi. Kebutuhan untuk terus menjalankan usaha juga disertai dengan upaya untuk melestarikan kekayaan kebudayaan Indonesia. Itulah yang terjadi di Desa Ringdikit, Kec. Seririt, Kab. Buleleng, Bali. Desa yang berada di sekitar jaringan PLN SUTT 150 kV Celukan Bawang-Kapal ini sedang gencar dalam mengembangkan usaha masyarakat di bidang tenun tradisional Bali.

     

    PLN merasa terpanggil untuk ikut memberikan dukungan atas upaya baik itu. Maka sebagai wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat, serta dengan semangat community empowering, PLN melalui program PLN Peduli datang memberikan bantuan.

     

    Untuk mendukung usaha tenun itu, PLN memberikan bantuan peralatan pokok. Perangkat alat produksi tenun, beserta benang sutra yang merupakan komponen utama dalam pembuatan kain tenun itu diberikan PLN secara cuma-cuma melalui PLN UIP JBTB. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh PLT Supervisor Perijinan Dan Pertanahan UPP JBTB 4, Azis Luqman Hakim, pada bulan Mei 2021, yang diterima langsung oleh Ketua Kelompok Tenun Tebusalah Ringdikit, Bapak Arya Nyeneng.

     

    Mewakili seluruh anggota kelompok Tenun Tebusalah, Arya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN. Menurut Arya, bantuan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di masa pandemi ini. Sebab dengan bantuan tersebut, kelompoknya dapat berkreasi untuk menunjang perekonomian harian rumah tangga masing-masing.

     

    “Kami sangat bersyukur karena PLN sangat peduli kepada masyarakat, semoga bantuan ini akan dapat kami pergunakan dengan maksimal,” katanya.

     

    Program PLN Peduli memang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian berbagai usaha masyarakat, khususnya di masa pandemi ini. Hal itu merupakan salah satu cara PLN dalam membaktikan dirinya kepada masyarakat. Tidak hanya memastikan pasokan listrik aman dan cukup, tapi juga menjalin keharmonisan dengan masyarakat.

     

    “Ini wujud nyata dukungan PLN untuk menggerakkan usaha kecil dan mikro untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, serta keseriusan PLN dalam usaha menyukseskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia,” kata Manager PLN UPP JBTB 4, Nico Saroinsong

     

    Di masa pandemi, hampir seluruh usaha mengalami tekanan. Namun hal itu tidak boleh membuat para pelaku usaha putus asa. Selalu ada jalan bagi mereka yang gigih dan memiliki daya kreativitas. Apalagi ada pihak dermawan yang tak lelah terus memberikan dukungan, seperti yang dilakukan PLN pada pelaku usaha tenun di Bali itu. Hal itu agar kekayaan budaya Indonesia tetap lestari.

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.