Abdee Slank, Selamat, Ya! Dapat Gilirian Dibagi Jabatan Gratis oleh Mas Erick - Analisa - www.indonesiana.id
x

Abdee

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 31 Mei 2021 06:58 WIB

  • Analisa
  • Berita Utama
  • Abdee Slank, Selamat, Ya! Dapat Gilirian Dibagi Jabatan Gratis oleh Mas Erick

    Masyarakat pun paham, pengangkatan Abdee sebagai komisaris Telkom menambah panjang daftar pendukung dan relawan Jokowi yang mendapat jabatan komisaris. Sebelumnya, ada sejumlah nama pendukung Jokowi yang telah lebih dulu menjadi komisaris perusahaan pelat merah. Enak betul ya? Masyarakat sekarang lagi menunggu, siapa yang akan dibagi kue oleh Mas Erick lagi. Atau malah langsung oleh Pak Jokowi. Mumpung sedang menguasa, pura-pura tuli, buta mata, dan hati, apa salahnya. Begitu saja kok repot?

    Dibaca : 354 kali

    Kisah apa lagi, coba? Abdee Slank tiba-tiba dapat durian runtuh. Dikasih hadiah dan berkah oleh Mas Erick Thohir, yang tentunya kepanjangan tangan dari yang punya kepentingan. Sampai-sampai banyak netizen dan warganet bilang, Mas Erick ini seperti yang empunya bangsa dan negara bagi-bagi jabatan gratisan, tak perlu tes seleksi. Keren!

    Saat puluhan pegawai KPK dibikin tak lulus ujian karena ada test yang memang sepertinya sengaja dijadikan alat untuk menyingkirkan karena alasannya juga jelas, untuk apa. Ini rakyat harus jadi saksi lagi, tingkah polah instrumen rezim yang sedang menguasa, bertindak semaunya demi kelompok, golongan, dan kolega.

    Padahal, ada yang baru jengkel dan disiarkan di You Tube segala. Pasalnya,
    anggaran yang digelontorkan baik di kementerian pusat maupun pemerintah daerah lambat daya serapnya. Infrastruktur ada yang dibilang tidak jelas. Bantuan sosial data bermasalah, tidak tepat sasaran, plus dikorupsi. Itulah sebab yang bikin Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel lagi kepada jajaran anak buahnya.

    Sebelumnya, Jokowi juga sudah marah atas kasus yang sama. Pertanyaannya, apa memang Jokowi hanya pura-pura marah, karena memang begitulah para elite partai mengais rupiah dari endapan bunga Bank, dana infrastruktur, dan korupsi bansos demi menambal dan menutup sebuah kepentingan? Kira-kira kapan Jokowi akan marah lagi dalam kasus yang sama?

    Pesta pora di tengah derita

    Kini, negeri ini kembali dibikin heboh oleh Mas Erick. Berbagai pihak pun menilai Menteri BUMN Erick Thohir tidak memahami suasana batin publik ketika mengangkat musisi Abdee 'Slank' sebagai komisaris PT Telkom Indonesia.

    Heran dan sangat memiriskan hati. Mengapa Erick seperti tak paham bahwa masyarakat sedang dalam kondisi sulit di tengah pandemi Covid-19 yang membuat banyak orang kehilangan pekerjaan?

    Inilah akibatnya, bila rezim ini bertindak parsial dan berpola pikir deduktif. Bila
    Erick berpikir komprehensif dan induktif, tentu akan memahami situasi batin masyarakat yang sekarang ini sedang terdampak Covid, di mana masyarakat kita banyak di-PHK, banyak juga mengalami kesulitan-kesulitan ekonomi.

    Tapi, apakah orang seperti Erick tidak tahu kondisi kita? Mustahil bila tak tahu. Bisa jadi, Erick memang main terabas dan abaikan semua kondisi yang ada.

    Ada aji mumpung nampaknya dengan dalih bersih-bersih, mungkin? Atau dalih lainnya? Tapi masyarakat juga tahu Abdee itu siapa dan apa latar belakang dan sepak terjangnya.

    Atas keputusan Erick, bukan wajar lagi bila masyarakat merespon negatif tindakannya mengangkat Abdee yang dianggap tak memiliki latar belakang yang sesuai dengan profil perusahaan telekomunikasi itu.

    Lebih parah, masyarakat juga banyak yang berpandangan dan menganggap tidak perlu bikin ulah mengangkat Abdee segala, tidak ada urgensinya, tidak ada signfikansinya, dan apa pentingnya?

    Ini Telkom, lho? Masa? Seorang komisaris yang dipilih dipertanyakan kompetensi oleh masyarakat dan berbagai pihak? Apa kompetensi dan kapasitas Abdee di bidang ini?

    Masyarakat pun paham, pengangkatan Abdee sebagai komisaris Telkom menambah panjang daftar pendukung dan relawan Jokowi yang mendapat jabatan komisaris.

    Sebelumnya, ada sejumlah nama pendukung Jokowi yang telah lebih dulu menjadi komisaris perusahaan pelat merah. Enak betul ya?

    Masyarakat sekarang lagi menunggu, siapa yang akan dibagi kue oleh Mas Erick lagi. Atau malah langsung oleh Pak Jokowi. Mumpung sedang menguasa, pura-pura tuli, buta mata, dan hati, apa salahnya. Begitu saja kok repot?



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.