Vietnam akan Merasakan Sengatan Penggawa Timnas Garuda dengan Etos Shin Tae-yong - Pilihan - www.indonesiana.id
x

STy dan PHs

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 7 Juni 2021 16:13 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Vietnam akan Merasakan Sengatan Penggawa Timnas Garuda dengan Etos Shin Tae-yong

    Semoga Shin Tae-yong kembali membikin publik sepak bola nasional melanjutkan euforia. Semoga timnas besutannya kembali tampil gemilang saat melawan Vietnam. Tak sekadar mengimbangi, tapi mampu menekuk dan mengalahkan mereka. Ayo penggawa Garuda lanjutkan penampilan gemilang kalian.

    Dibaca : 245 kali

    Setelah gersang dan tandusnya prestasi timnas sepak bola kita, sejenak publik sepak bola nasional dilanda euforia. Karena di tangan pelatih Shin Tae-yong (STy), Evan Dimas dan kawan-kawan menjadi sorotan publik Asia, bahkan dunia. Padahal saat ini posisi ranking FIFA Indonesia masih tercecer bahkan di antara negara Asia Tenggara.

    Penyebabnya adalah hadirnya sosok STy. Dia memang bukan tukang sulap. Tapi nyatanya Evan Dimas dan rekan tampil trengginas saat melawan Thailand yang dihuni pemain-pemain lebih senior dan berpengalaman. Pemain Thailand merasakan sengatan anak-anak yang baru beranjak dewasa dari timnas Garuda. Mereka ditahan imbang dengan skor 2-2 di laga lanjutan Babak Kualifikasi Piala Dunia (BKPD) 2022 di Uni Emirat Arab (UEA)

    Publik memang sudah sangat rindu penampilan timnas lepas landas dari kisah klasik, yakni sulit berprestasi. Khususnya dalam ajang Piala Dunia yang jadi target prestise bagi seluruh negara di seluruh belahan dunia.

    Etos STy

    Dalam pandangan saya, debut STy bagi timnas Indonesia di kancah kompetisi resmi BKPD adalah garansi dari sebuah profesionalitas.  STy menunjukkan kpompetensinya sebagai pelatih kelas dunia, dari bangsa pemenang, Korea Selatan.

    Etos STy yang dibawa dari Korea Selatan benar-benar mulai mendarah daging di segenap punggawa timnas sejak dari U-19 dan tim senior. Etos STy yang = Korea Selatan, sejatinya juga wajib dipraktikkan khususnya oleh para elit dan pemimpin bangsa Indonesia, lalu meneladani rakyat. Jadi, bukan hanya untuk timnas sepak bola.

    Dari berbagi literasi, apa yang kini terus dilakukan STy kepada para punggawa timnas adalah etos Korea Selatan. Etos itu berupa disiplin, tepat waktu, kerja cepat, penuh tanggungjawab, dan fokus kerja. Juga, tidak mudah tersinggung, no excuse (tidak ada alasan), sopan pada atasan, dan jujur.

    STy membuktikan dan menerapkan etos itu pada timnas U19 dan kini timnas senior dengan fakta. Publik sepak bola nasional sudah mengetahui itu. Beberapa pemain yang tak sesuai kamus etos, dipulangkan dari timnas. Tak pandang bulu.

    Meski STy hanya menyisakan Evan Dimas sebagai pemain yang paling berpengalaman, secara tim, etos Korea Selatan telah merasuk pada seluruh pemain. Mereka yang dipercaya turun gelanggang, bermain sesuai etos STy.

    Lanjutkaan pandemi euforia

    Ujian pertama STy telah dilalui dengan mengesankan. Publik sepak bola nasional pun terkena pandemi euforia, bukan pandemi corona.

    Karenanya, dalam laga berikutnya saat meladeni Vietnam, siapa pun punggawa Tim Garuda yang diturunkan tentu akan berkobar etos STy yang sama di setiap hati, jiwa, dan dadanya. Terlebih, laga di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), malam nanti, adalah duel dua juru taktik sesama Korea Selatan, STy dan Park Hang-seo (PHs).

    Siapa kira-kira yang akan unggul sebagai pelatih? Bila STy masih buta kekuatan Vietnam, tidak demikian dengan PHs, yang telah mengintip permainan Evan Dimas dan rekan saat bentrok dengan Thailand. Dia hadir di Stadion saat itu.

    Semoga STy akan kembali membikin publik sepak bola nasional melanjutkan euforia. Semogatimnas kembali tampil gemilang. Tak sekadar mengimbangi Vietnam, tapi mampu menekuk dan mengalahkan tim yang masih bertengger sebagai pemuncak Grup G Zona Asia itu.

    Ayo penggawa Garuda, lanjutkan penampilan gemilang sesuai etos STy! Manfaatkan keberadaan STy, sebab sosok STy telah terbukti membikin setiap lawan gentar, takut. Kandaskan Vietnam. Aamiin.





    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.