Percepatan Vaksinasi Massal Covid-19 di Mojokerto Raya Dikawal TNI-Polri - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

TNI-Polri di Mojokerto Raya saat mendampingi Vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat

Anan Alkarawangi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Rabu, 16 Juni 2021 22:31 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Percepatan Vaksinasi Massal Covid-19 di Mojokerto Raya Dikawal TNI-Polri

    Program Vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari percepatan penanganan pandemi. Vaksinasi Covid-19 ini diberikan bagi masyarakat khususnya Lansia dan perangkat desa. Bahkan di awal program, vaksinasi ini diprioritaskan bagi kalangan Nakes, TNI-Polri dan Tenaga Pendidik secara nasional, termasuk di Mojokerto Raya.

    Dibaca : 499 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Mojokerto Raya, -  Program Vaksinasi Covid-19 merupakan bagian dari percepatan penanganan pandemi. Vaksinasi Covid-19 ini diberikan bagi masyarakat khususnya Lansia dan perangkat desa. Bahkan di awal program, vaksinasi ini diprioritaskan bagi kalangan Nakes, TNI-Polri dan Tenaga Pendidik secara nasional, termasuk di Mojokerto Raya.

    Untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi ini, TNI-Polri di wilayah Mojokerto Raya dikerahkan untuk mengawal dan mendampingi para Nakes melaksanakan vaksinasi secara massal bagi masyarakat termasuk Lansia.

    Seperti di Desa Kuripansari, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto, pada Rabu 916/06/2021), vaksinasi bagi Lansi dilakukan Tim Medis RSK Sumber Glagah dan Bidan Desa Kuripansari, dengan pendampingan Babinsa setempat Serka Muhammad Ihsan dan Bhabinkamtibmas serta Kades Kuripansari Warijan.

    Di lokasi ini, Vaksinasi Covid-19 tahap 1 gelombang 2 tersebut, diberikan untuk 45 orang Lansia. Akan tetapi setelah melalui proses screening, hanya 40 orang yang bisa divaksin, sementara 5 orang Lansia lainnya ditunda/berhalangan dikarenakan kondisi kesehatan.

     

    Percepatan Vaksinasi Massal Covid-19 Di Mojokerto Raya Dikawal TNI-Polri

     

    Selain, di wilayah Pacet, vaksinasi Covid-19 massal ini, berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto dengan pendampingan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

    Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, S.H., mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 secara massal ini merupakan upaya pemerintah dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di seluruh wilayah termasuk Mojokerto Raya.

    “Dengan vaksinasi Covid-19 secara massal bagi masyarakat ini, diharapkan dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity), sehingga pandemi Covid-19 terkendali dan segera berakhir,” ungkap Letkol Dwi Mawan Sutanto, S.H.

    Percepatan Vaksinasi Massal Covid-19 Di Mojokerto Raya Dikawal TNI-Polri

     

    Untuk itu, lanjut Pamen yang pernah menjabat Danyon Raider Khusus 752/VYS Sorong Papua Barat,, TNI bersama Polri, baik dari Polres Mojokerto maupun Polres Mojokerto Kota akan terus mengawal dan mendampingi vaksinasi massal bagi masyarakat, yang sudah diprogramkan Pemkab dan Pemkot Mojokerto sebagai tindak lanjut dari program pemerintah pusat.

     “Kita semua tentunya sangat berharap, vaksinasi massal ini segera selesai sehingga kekebalan komunal segera terbentuk guna mengendalikan penyebaran dan mengakhiri pandemi Covid-19,” tuturnya.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.080 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.