Kenapa Gelaran Copa America 2020 Kalah Peminat Dibanding Euro 2020? - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Copa America

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 1 Juli 2021 06:54 WIB

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Kenapa Gelaran Copa America 2020 Kalah Peminat Dibanding Euro 2020?

    Bila saya sudah mengulas unggulan Euro 2020 yang akan lolos ke partai semi final,  bila semua berjalan sesuai fakta dan prediksi, maka mereka adalah Italia, Spanyol, Ceko, dan Inggris. Bila sesuai catatan dan prediksi juga, di Copa America, yang akan mengisi slot perempat final adalah Brasil, Peru, Argentina, dan Uruguay. Mari, sama-sama kita ikuti partai 8 besar Euro 2020 dan Copa America 2020 di rumah saja dan tetap dengan prokes Covid-19 yang ketat.

    Dibaca : 867 kali

    Di tengah Covid-19 yang masih terus melanda dunia, publik sepak bola dunia pun terus dihibur dan dimanjakan oleh gelaran Euro 2020 dan Copa America 2020. Bahkan penyelenggaraan kejuaraan sepak bola di Benua Biru dan Benua America itu dalam waktu bersamaan. Pundisiarkan di Indonesia melalui saluran televisi yang berbeda.

    Euro 2020 yang diselenggarakan di 2021, ditayangkan di saluran MNC Group lewat RCTI dan MNC TV akan menyiarkan secara langsung pertandingan kompetisi bergengsi Piala Eropa. 51 pertandingan dari babak penyisihan sampai final secara gratis. Selian MNC Group, Mola TV juga memagang hak siar pada ajang kompetisi 4 tahunan negara eropa ini.

    Berbeda dengan MNC Group yang menyediakan siaran langsung secara gratis, Mola TV mematok harga Rp25.000 untuk masyarakat yang ingin menonton seluruh pertandingan EURO 2020 di saluran Mola TV.

    Untuk Copa America 2020 yang juga baru digelar di 2021, bisa ditonton melalui stasiun televisi Indosiar dan live streaming di Vidio.

    Sama-sama 8 Besar

    Euro 2020 di selenggarakan mulai 11 Juni hingga 11 Juli 2021 dengan 11 negara menjadi tuan rumah. Sementara Copa America 2020 bergulir sejak 13 Juni hingga 10 Juli 2021 dengan tuan rumah Argentina dan Colombia.

    Kini, Euro 2020 juga siap masuk fase 8 besar dengan menghadirkan Denmark, Italia, Ceko, Belgia, Spanyol, Swiss, Inggris, dan Ukrania. Partai Final Euro 2020 diikuti oleh 24 negara di bagi ke dalam 6 Grup. Moloskan juara dan renner up grup ke partai 16 besar plus 4 tim urutan 3 terbaik dari 6 grup.

    Sementara, Copa America dengan tuan rumah Brasil, edisi terbaru ini tadinya akan menampilkan 12 peserta, dengan dua peserta tambahan dari benua Asia, yaitu Australia dan Qatar. Namun, Covid-19 mengacaukan jadwal kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang diikuti Australia dan Qatar. Kedua negara ini pun menarik diri dari turnamen.

    Akhirnya, Copa America tahun ini tetap diikuti 10 tim yang semuanya berasal dari Amerika Selatan. Kesepuluh tim itu dibagi ke dalam dua grup, masing-masing berisi lima negara, yang dibagi berdasarkan letak geografis, yakni zona utara dan selatan.

    Tim yang finis di urutan terbawah di fase grup akan tersingkir, sementara peringkat empat teratas di tiap grup otomatis lolos ke perempat-final,  sistem gugur sampai laga final.

    Delapan tim yang masuk adalah, dari Grup A sesuai urutan klasemen akhir ada Argentina, Uruguay, Paraguay, dan Chile, dan Bolivia tersingkir. Sedangkan Grup B sesuai klasemen,  Brasil, Peru, Kolombia, serta Ekuador, dan Venezuela angkat kopor

    Bila laga 8 besar Euro 2020 sudah saya ulas, laga perempat final Copa America 2020 yang mempertemukan tim dengan sistem silang Juara Grup A bertemu dengan urutan 4 Grup B. Urutan 1 Grup B bersua urutan 4 Grup A. Urutan 2 Grup A bertemu urutan 3 Grup B, sebaliknya Urutan 2 Grup B menjamu urutan 3 Grup A.

    Jadwal lengkapnya akan digelar pada Sabtu (3/7/2021). Brasil vs Chile yang digelar di Estadio Olimpico Nilton Santos, dan Peru vs Paraguay di Estadio Olimpico Pedro Ludovico.

    Kemudian Argentina vs Ekuador digelar Minggu (4/7) di Estadio Olimpico Pedro Ludovico. Pada hari yang sama, Uruguay bentrok dengan Kolombia di Estadio Nacional de Mane Garrincha.

    Euro lebih diminati ketimbang Copa America

    Mengapa Euro lebih diminati ketimbang Copa America? Dari segi peserta, Euro 5 kali lipatnya dari Copa America. Di bawah naungan Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA beranggotakan 54 negara.

    Untuk masuk babak final Euro 2020, 54 negara wajib bentrok dulu di babak kualifikasi penyisihan, sebelum mengisi slot 24 tim terbaik yang masuk putaran final Euro 2020.

    Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan,  CONMEBOL, hanya beranggotakan 10 negara. Untuk putaran Copa America, 10 negara langsung masuk babak final tanpa perlu babak penyisihan kualifikasi seperti Piala Eropa.

    Jadi, dari sisi peserta dan jalan menembus putaran final hingga juara, Euro lebih ketat dan lebih bergengsi.

    Di sisi lain, faktor yang menyebabkan Euro 2020 lebih diminati daripada Copa America 2020, UEFA berhasil mengemas gelaran Piala Eropa dengan begitu baik. Kejuaraan yang diiadakan setiap 4 tahun sejak tahun 1960, awalnya disebut Piala Negara-Negara Eropa, namanya berubah sejak 1968. 

    Padahal, di banding Euro yang baru digelar 1960, Copa America sudah diputar sejak 1916. Hingga tahun 1975, nama resmi turnamen adalah Kejuaraan Sepak Bola Amerika Selatan atau Campeonato Sudamericano de Futbol. Copa America edisi pertama digelar pada 2-7 Juli 1916 di Argentina.

    Namun, khususnya di edisi ke-47, Copa America 2020 terkesan dadakan karena perubahan tuan rumah dari Argentina-Kolombia, pindah ke Brasil. Dari segi promosi juga Copa America 2020 dapat dikatakan kalah telak dari Euro 2020, meski sama-sama baru digelar di Juni-Juli 2021, akibat Covid-19. 

    Dari segi promosi, pengemasan Euro 2020 disusun begitu apik mulai dari peluncuran logo, pengumuman bola resmi, dan poster yang dibuat guna mempromosikan turnamen ini sehingga walaupun diadakan pada masa pandemi tetap tak mengurangi minat dan antusiasme dari turnamen UEFA ini.

    Tak hanya itu, satu hal yang mungkin menjadi faktor Euro 2021 lebih diminati yaitu karena turnamen garapan UEFA ini lebih dulu diadakan dari Copa America 2020. Dan juga lebih banyak stasiun TV yang membeli hak siar Euro 2020 daripada Copa Amerika 2020.

    Bahkan, mengutip pendapat legenda hidup Timnas Brasil, Ronaldo de Souza, yang dilansir dari DW, Copa America 2020 tahun ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah karena pemain tidak benar-benar ingin bermain dan tidak ada juga penonton yang hadir.

    Sedangkan di Benua Biru, stadion sudah boleh menerima penonton tetapi hanya boleh terisi maksimal 50 persen dari kapasitas untuk menekan risiko penyebaran virus. Meski faktanya, malah hampir seluruh stadion Euro 2020 penuh dan penonton tanpa masker.

    Sebagai tuan rumah dadakan, Stuasi di Brasil memang begitu runyam. Mengingat Brasil adalah negara dengan jumlah pasien positif corona terbanyak ketiga di dunia. Inilah yang menyebabkan pemain yang berlaga di Copa America 2021 merilis pernyataan yang mengatakan jika mereka tidak puas dengan Copa America 2021 yang digelar oleh CONMEBOL, karena menurut fakta dan data membuat mereka yakin ada proses yang tidak layak.

    Unggulan Euro dan Copa America

    Bila saya sudah mengulas unggulan Euro 2020 yang akan lolos ke partai semi final,  bila semua berjalan sesuai fakta dan prediksi, maka mereka adalah Italia, Spanyol, Ceko, dan Inggris.

    Bila sesuai catatan dan prediksi juga, di Copa America, yang akan mengisi slot perempat final adalah Brasil, Peru, Argentina, dan Uruguay.

    Mari, sama-sama kita ikuti partai 8 besar Euro 2020 dan Copa America 2020 di rumah saja dan tetap dengan prokes Covid-19 yang ketat.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.