BBM Satu Harga, Kebijakan yang Bersumber dari Kepedulian terhadap Sesama - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Sabtu, 10 Juli 2021 09:45 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • BBM Satu Harga, Kebijakan yang Bersumber dari Kepedulian terhadap Sesama

    Komitmen Pertamina untuk mendukung program pemerintah terkait BBM Satu Harga itu patut diapresiasi. Sebab untuk membangun SPBU di daerah terpencil dan berupaya memberikan pasokan setiap harinya itu tidak mudah. Truk tangki Pertamina harus berjalan berpuluh-puluh kilometer untuk menjangkau daerah itu. Namun seberat apapun medan yang dilalui, kecukupan BBM Satu Harga menjadi prioritas.  

    Dibaca : 720 kali

    Semangat untuk menyatukan Indonesia terus tumbuh dalam pemerataan ekonomi. Sejak Jokowi menjabat presiden, fokus pembangunan diubah menjadi Indonesia sentris. Keadilan sosial menjadi poros kebijakan. Untuk itulah kebijakan BBM Satu Harga dicetuskan. Sebab sebelumnya, daerah-daerah pinggiran seolah-olah dianak-tirikan.

    Program baik ini bertujuan memangkas harga bahan bakar minyak (BBM) sebab biaya kirim yang mahal ke daerah terpencil. Sehingga harga jual di daerah itu sama dengan daerah perkotaan. Harga yang sudah sama dengan wilayah lain itu dengan sendirinya akan mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan. Sebab orang-orang bisa menghemat pengeluaran mereka dari biaya BBM yang sebelumnya mahal.

    Pertamina sebagai penerima mandat dari pemerintah untuk merealisasikan program itu terus bekerja keras. Misalnya melalui Marketing Operation Regional (MOR) Kalimantan, yang berupaya memperluas jangkauan distribusi energi hingga ke seluruh wilayah operasinya. Penambahan titik BBM Satu Harga kali ini dilakukan di Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat pada Senin, 5 Juli 2021.

    Kecamatan Kuala Behe menjadi lokasi lembaga penyalur BBM Satu Harga ketiga yang hadir di wilayah Kabupaten Landak, sebelumnya Pertamina telah meresmikan dua lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Menjalin.

    BBM Satu Harga merupakan wujud perjuangan Pertamina untuk mengantarkan keadilan energi ke seluruh negeri, terutama yang berada di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Terpencil). Sebelum adanya program BBM Satu Harga, warga di daerah pinggiran, seperti Kabupaten Landak, harus menempuh jarak hingga 40 KM untuk membeli bahan bakar resmi, dikarenakan lokasi SPBU terdekat yang berada di kecamatan lain.

    “Kehadiran SPBU BBM Satu Harga sangat dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Landak, kini kami menjadi lebih mudah untuk membeli bahan bakar resmi Pertamina dengan harga yang sama seperti wilayah lain,” ujar Bupati Kabupaten Landak, dr. Karolin Margret Natasa.

    BBM Satu Harga itu nantinya juga diharapkan akan menjadi pemicu bergeraknya roda perekonomian dengan mobilitas barang dan orang yang semakin mudah, sebab harga BBM-nya lebih murah. Hal itu yang kemudian akan mendorong terbukanya potensi-potensi lain yang ada di wilayah itu.

    SPBU BBM Satu Harga melayani penjualan produk Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Pertalite, Premium, dan Solar subsidi, dengan alokasi produk Premium dan Solar subsidi masing-masing 16 KL dan 80 KL perbulannya. Jenis BBM itu adalah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat untuk menunjang mobilitas mereka sehari-hari.

    “Diharapkan dengan bertambahnya jumlah SPBU BBM Satu Harga, masyarakat akan lebih mudah untuk mengakses kebutuhan energi sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan di daerah,” kata Baskoro Arindarto, selaku Sales Branch Manager Rayon V Kalimantan Barat.

    Pertamina menyatakan akan terus berupaya memperluas jangkauan penyaluran hingga ke Kecamatan Meranti dan Kecamatan Air Besar. Ke depannya, khusus untuk wilayah Kalimantan Barat, direncanakan akan ada total 44 titik BBM Satu Harga yang ditargetkan dapat beroperasi melayani kebutuhan energi masyarakat di tahun 2024.

    Komitmen Pertamina untuk mendukung program pemerintah terkait BBM Satu Harga itu patut diapresiasi. Sebab untuk membangun SPBU di daerah terpencil dan berupaya memberikan pasokan setiap harinya itu tidak mudah. Truk tangki Pertamina harus berjalan berpuluh-puluh kilometer untuk menjangkau daerah itu. Namun seberat apapun medan yang dilalui, kecukupan BBM Satu Harga menjadi prioritas.

    BBM Satu Harga adalah program baik yang merawat kebangsaan kita. Menjadikan Indonesia sebagai rumah bersama yang membagi susah dan senang secara merata. Untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di kemudian hari yang adil dan sejahtera.

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.