Mahasiswa UMM Melakukan Edukasi Pentingnya Sayur dan Buah pada Anak-anak Dusun Bunder - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Mei Linda Nikma Nur Ulumi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 16 Juli 2021

Jumat, 16 Juli 2021 17:21 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Mahasiswa UMM Melakukan Edukasi Pentingnya Sayur dan Buah pada Anak-anak Dusun Bunder

    Mahasiswa PMM kelompok 92 gelombang 5 dalam program kerjanya melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini mengedukasi manfaat buah dan sayur untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak tepatnya di Dusun Bunder Desa Ampeldento Kabupaten Malang mengenai pentingnya sayuran bagi tumbuh kembang anak-anak.

    Dibaca : 411 kali

    Secara  umum  sayuran dan  buah-buahan merupakan  sumber  berbagai  vitamin,  mineral,  dan serat  pangan.  Sebagian  vitamin,  mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan berperan sebagai  antioksidan  atau  penangkal  senyawa  jahat  dalam  tubuh. Berbeda     dengan     sayuran,     buah-buahan juga     menyediakan     karbohidrat  terutama  berupa  fruktosa  dan  glukosa.  Sayur  tertentu  juga  menyediakan  karbohidrat,  seperti  wortel  dan  kentang  sayur.  Sementara   buah   tertentu   juga   menyediakan   lemak   tidak   jenuh   seperti  buah  alpukat  dan  buah  merah. 

    Oleh  karena  itu  konsumsi  sayuran dan  buah-buahan  merupakan salah  satu  bagian  penting  dalam mewujudkan Gizi Seimbang. Sayuran dan buah-buahan adalah sumber makanan yang sangat akan banyak manfaat bagi tubuh manusia, selain itu juga banyak kandungan nutrisi yang ada di dalamnya dan juga merupakan kelompok makanan yang sangat sehat terutama bagi anak-anak. Kandungan nutrisi sayuran dan buah pun dapat menjadi sumber tenaga di dalam tubuh juga mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak.

    Asupan makanan yang kaya akan manfaat yang baik bagi tubuh juga mengandung beberapa kandungan seperti protein dan kalori, vitamin, karbohidrat dan mineral, menjadikan sayur dan buah adalah sumber makanan yang harus selalu dikonsumsi oleh manusia. Namun kebanyakan orang saat ini, menjadikan sayuran dan buah bukan lagi makanan yang harus dikonsumsi setiap harinya, padahal sayuran dan buah merupakan sumber energi yang baik bagi tubuh.

    Oleh karena itu, mahasiswa PMM kelompok 92 gelombang  5 dalam program kerjanya melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini mengedukasi manfaat buah dan sayur untuk memberikan pengetahuan kepada anak-anak tepatnya di Dusun Bunder Desa Ampeldento Kabupaten Malang mengenai pentingnya sayuran bagi tumbuh kembang mereka. Mahasiswa PMM memberikan game edukasi, minum jus buah bersama dan juga dilakukan pemutaran video animasi buah dan sayur kepada anak-anak di Dusun Bunder.

      “Kegiatan ini kami lakukan agar anak anak terbiasa mengonsumsi sayur dan buah sejak dini, karena sayur dan buah buahan ini sangat penting untuk dikonsumsi, apalagi pada masa pandemi seperti ini anak-anak rentan terinfeksi virus COVID-19, sehingga kami edukasi mereka dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter anak anak, kami adakan game edukasi, kami ajak nonton video animasi yang mengedukasi sayur dan buah dan kami juga ajak minum jus buah dan makan jus sayur bersama” ucap Fahmi selaku koordinator kelompok 92

    Pihak Kementerian Kesehatan RI telah mengungkapkan beberapa masalah kesehatan yang dialami oleh remaja Indonesia dan ikut mengancam masa depan mereka. Empat masalah kesehatan yang sering dialami remaja Indonesia diantaranya kurang zat besi (anemia), kurus (kurang energi kronis), kegemukan (obesitas), dan tinggi badan kurang (stunting). Kemenkes menyarankan untuk rajin mengonsumsi buah dan sayur sejak usia dini demi terbiasa dengan pola makan bergizi seimbang hingga masa remaja, lanjut ke dewasa bahkan lanjut usia. Karena itu Kemenkes mengeluarkan tips agar anak mau makan buah dan sayur sejak dini.

    Pertama ialah dengan menyajikan hidangan potongan buah dengan bentuk unik agar menarik perhatian anak. Berikutnya dengan mengenalkan buah manis terlebih dulu. Sejatinya, bila mengenalkan terlebih dulu buah-buahan rasa asam, bertekstur keras, atau kurang menarik pada anak nantinya mereka tidak akan mau memakan buah lagi. Kemudian ada baiknya sajikan buah dan sayur dalam modifikasi hidangan seperti sup buah, puding buah, dan salad. Juga orang orang harus konsisten menyisipkan buah dan sayur ke dalam bekal sekolah anak, lalu tak lupa mengajak anak saat mempersiapkan sajian buah dan sayur. Terakhir dan tak kalah penting adalah orang tua wajib mencontohkan kepada anak mereka saat makan buah dan sayur guna membangun motivasi anak mengonsumsi buah dan sayur.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.