Rumah Makan Padang, Aset Sumatera Barat yang Perlu Diberdayakan - Urban - www.indonesiana.id
x

Menu di Rumah Makan Padang. Wikipedia

Indŕato Sumantoro

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Juli 2020

Senin, 16 Agustus 2021 06:52 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Rumah Makan Padang, Aset Sumatera Barat yang Perlu Diberdayakan

    Rumah Makan Padang merupakan aset berharga bagi Sumatera Barat untuk memberikan nilai tambah bagi pembangunan di daerahnya. Bisnis Rumah Makan Padang adalah bisnis yang tidak akan pernah merugi. Karena setiap orang menyukainya, termasuk orang-orang asing. Dibentuknya Himpunan Persaudaraan Pengusaha Rumah Makan Padang akan menjadi wadah untuk membangun kampung halaman, Sumatera Barat.

    Dibaca : 1.857 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Indonesia sudah merdeka selama 76 tahun. Tetapi cita-cita rakyat Indonesia untuk hidup sejahtera, adil dan makmur masih jauh panggang dari api, dan belum merata. Si kaya  semakin kaya. Dan si miskin semakin miskin. Dimana letak permasalahannya sehingga cita-cita untuk hidup sejahtera bukannya semakin mendekat. Tetapi malah justru semakin menjauh. Pasti ada yang salah dalam hal kita mengelola keterpurukan ekonomi di negeri tercinta ini.

    Untuk menjawab tantangan ini diperlukan pemikiran-pemikiran yang inovatif, dan terobosan-terobosan yang membumi. Program yang diusulkan tidak perlu harus muluk-muluk. Tetapi solusinya harus sangat sederhana untuk dapat dengan mudah dipahami dan dilaksanakan oleh setiap orang. Namun rencana program ini hanya bisa dilaksanakan apabila persyaratan khusus dan utama; yaitu Korupsi harus dimusnahkan terlebih dahulu dari bumi Indonesia, dapat diwujudkan. Karena Korupsi adalah kanker di dalam tubuh kita yang secara pelan-pelan tetapi pasti akan menghancurkan seluruh tatanan kehidupan kita.

    Provinsi Sumatera Barat adalah salah satu contoh yang memilki sebuah aset sumber daya khas yang sangat besar, yang selama ini terabaikan. Bukan dalam bentuk sumber daya alam atau sumber daya industri. Potensi ini tampak sehari-hari di depan pelupuk mata kita. Tetapi kita tidak mampu memandang visi dan prospeknya jauh ke depan. Apakah potensi yang telah membutakan mata hati kita itu? Potensi itu adalah kuliner masakan Padang. Anda pasti akan tersenyum. Bahkan tertawa terbahak-bahak membaca tulisan ini. Mungkin ini dianggap sebagai prank of the year. Karena kuliner masakan Padang adalah masakan Padang. Enak, nikmat, dan pedas yang membuat selera makan kita tidak terbendung. Tetapi untuk dapat menyebutkan kuliner masakan Padang sebagai sebuah potensi dari Sumatera Barat yang selama ini terabaikan, tunggu dulu.

    Kita semua sudah tahu bahwa semua orang di Indonesia menyukai masakan Padang. Rumah Makan Padang ada dimana-mana. Di seluruh kota-kota di Indonesia. Bahkan di luar negeri. Rumah Makan Padang di seluruh Indonesia jumlahnya sudah tidak terhitung lagi banyaknya. Mulai dari yang berjualan di Mall-mall sampai yang berjualan di gang-gang sempit. Semuanya laris manis sepanjang masa. Bisnis kuliner masakan Padang adalah bisnis yang tidak pernah ada ruginya. Karena masakan Padang adalah indentik dengan masakan yang pedas dan berempah. Kuliner asli Indonesia yang selalu disukai oleh setiap orang. Bahkan oleh orang-orang asing sekalipun. Rendang adalah masakan Padang yang nomor satu paling enak di dunia.

    Kuliner masakan Padang adalah potensi dari Sumatera Barat yang selama ini terabaikan. Mengapa? Karena kontribusi Rumah Makan Padang untuk pembangunan kampung halamannya di Sumatera Barat masih belum terasa ada nilai tambahnya secara ekonomi. Masukan untuk Bapak Gubernur Sumatera Barat adalah untuk membentuk “Himpunan Persaudaraan Pengusaha Rumah Makan Padang”. Himpunan Persaudaraan ini bertujuan untuk membangun Sumatera Barat dari sebagian kecil keuntungan yang diperoleh Rumah Makan Padang. Sebagai modal usaha Himpunan Persaudaraan ini menghimbau kepada semua Rumah Makan Padang di seluruh Indonesia untuk menyisihkan 1% dari keuntungan bersihnya per bulan secara suka rela. Modal usaha ini akan digunakan untuk sebagai berikut:

    1. Membantu orang-orang Minang di perantauan yang ingin membuka usaha Rumah Makan Padang. Bantuan dalam bentuk pinjaman uang tanpa bunga. Dan bantuan konsultasi oleh para ahli manajemen kuliner Padang.
    2. Membantu orang-orang Minang di perantauan yang memiliki bisnis penyediaan bahan baku ke Rumah-rumah Makan Padang agar bahan baku bisa dijual dengan harga lebih murah, sehingga pengusaha Rumah Makan Padang akan semakin untung. Bantuan dalam bentuk modal tanpa bunga. Dan konsultasi oleh para ahli manajemen rantai pasokan.
    3. Membantu pengusaha-pengusaha di Sumatera Barat yang menyediakan bahan baku bumbu-bumbu masak untuk bisa mengirimkannya ke Rumah-rumah Makan Padang di seluruh Indonesia. Bantuan dalam bentuk modal tanpa bunga. Dan konsultasi oleh para ahli manajemen rantai pasokan.
    4. Membantu pengusaha-pengusaha Rumah Makan Padang di Sumatera Barat untuk bisa mengirim produk-produknya ke seluruh Indonesia dengan biaya transportasi yang minimal dan cepat. Order secara online bekerjasama dengan Gofood atau sejenisnya. Bantuan dalam bentuk modal tanpa bunga. Dan konsultasi oleh para ahli manajemen rantai pasokan.
    5. Membantu pengusaha-pengusaha Rumah Makan Padang yang ingin memperbesar usahanya, atau membuka cabang di tempat/kota lain. Bantuan dalam bentuk pinjaman uang tanpa bunga. Dan bantuan konsultasi oleh para ahli manajemen kuliner.
    6. Memfasilitasi kerjasama antar Rumah Makan Padang untuk mengembangkan usaha bersama guna meningkatkan omzet penjualan.
    7. Memfasiltasi Rumah Makan Padang untuk Go International.
    8. Pelatihan Manajemen Kuliner masakan Padang, dan Manajemen rantai pasokan.
    9. Program Pulang Kampung Bersama untuk membangun daerah di Sumatera Barat.
    10. Menggerakkan roda perekonoman Indonesia melalui Rumah Makan Padang,

    Target dari Himpunan Persaudaraan Pengusaha Rumah Makan Padang ini adalah membuka sebanyak-banyaknya Rumah Makan Padang di seluruh Indonesia dan di luar negeri. Dengan demikian akan ada perputaran uang untuk menggerakkan roda-roda perekonomian di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Semakin banyak Rumah Makan Padang yang tersebar luas di seluruh Indonesia sampai ke pelosok-pelosok, maka akan semakin banyak pemasukan dana untuk modal usaha Himpunan Persaudaraan Pengusaha Rumah Makan Padang. Dan dana tersebut akan diputar terus untuk mendukung pembangunan dan operasi Rumah-rumah Makan Padang secara lebih berkualitas dan profesional. Dan sekaligus untuk mendukung membangun daerah-daerah di Sumatera Barat. Perputaran dana ini adalah dana abadi yang akan saling menguntungkan antara pengusaha-pengusaha Rumah Makan Padang dan Pemerintah Daerah Sumatera Barat sepanjang masa.

    Hasil akhir yang ingin dicapai dari inisiatif unik ini sebenarnya adalah ingin membantu orang-orang Minang yang berada di perantauan agar dapat meningkatkan taraf kehidupannya sebagai pengusaha Rumah Makan Padang, mengingat sulitnya untuk mendapatkan lapangan pekerjaan pada saat krisis ekonomi seperti sekarang ini. Dengan semakin makmurnya orang-orang Minang di perantauan, tentunya akan berdampak positip kepada keluarganya di kampung halamannya untuk berbagi rezeki. Tradisi orang Minang untuk merantau adalah sah-sah saja. Asalkan mereka tidak akan pernah melupakan pembangunan di kampung halamannya sendiri. Dengan demikian orang-orang Minang yang berada di perantauan akan dapat dianugerahi sebagai Pahlawan Devisa untuk membangun kampung halamannya. Dan fenomena ini dapat disamakan dengan peristiwa para TKI yang bekerja di luar negeri untuk mendapatkan penghasilan di negeri orang guna membangun di negerinya sendiri.

    Dengan menerapkan usulan ini dalam jangka panjang, maka jurang antara si kaya dan si miskin diharapkan akan dapat semakin mendekat. Karena si kaya akan semakin kaya. Dan si miskin akan semakin kaya. Dan mudah-mudahan akhirnya cita-cita rakyat Indonesia untuk dapat hidup sejahtera, adil dan makmur akan dapat terwujud juga. Tentunya asalkan praktek-praktek Korupsi di Indonesia ini harus dimusnahkan sehingga tidak akan pernah dapat mengusik lagi kedamaian di negara Indonesia yang kita cintai ini.

    Mudah-mudahan pemikiran dari seorang pemimpi ini dapat dijadikan sebagai pertimbangan oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat dan para Pengusaha Rumah Makan Padang di seluruh Indonesia untuk dapat mewujudkannya. Kita perlu bersatu untuk membangun daerah yang tertinggal dalam bidang ekonomi di kampung halaman agar mampu setara dengan daerah-daerah maju di tempat lain. Untuk bisa bersatu kita harus memiliki latar belakang dan visi ke depan yang sama. Dan aset kekayaan intelektual kuliner masakan Padang, warisan nenek moyang ini perlu diberdayakan untuk mendukung pembangunan di daerah-daerah di Sumatera Barat di masa depan.

     

    Ikuti tulisan menarik Indŕato Sumantoro lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.