Peningkatan Literasi Melalui Revitalisasi Perpustakaan Desa Besutan KKN Unej - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

SOSIALISASI PRODUK KKN BTV 3 UNEJ

Agung Dewantara

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 25 Agustus 2021

Kamis, 2 September 2021 15:08 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Peningkatan Literasi Melalui Revitalisasi Perpustakaan Desa Besutan KKN Unej

    Artikel ini memuat tentang sosialisasi produk KKN BTV 3 UNEJ oleh Agung Dewantara

    Dibaca : 308 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Kuliah kerja Nyata (KKN) merupakan wadah bagi mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Sejak adanya pandemi covid-19 pelaksanaan KKN di Universitas Jember berubah menjadi KKN Back to Village dengan pelaksanaan dilakukan secara mandiri dan peserta bebas memilih tema sesuai dengan permasalahan yang ada di kampung halaman, salah satunya adalah tematik Program Literasi Desa Pada Masa Pandemi Covid-19.

    Salah satu mahasiswa peserta KKN Back to Village 3 yakni Agung Dewantara dari Fakultas Ilmu Komputer  tergabung dalam kelompok 14  KKN BTV 3 dibawah bimbingan DPL dr. Yudha Nurdian, M.Kes. Alasan Agung memilih tematik tersebut didasarkan pada permasalahan yang terjadi di kampung halaman terkait literasi. 

    Desa Patemon Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso sudah memiliki fasilitas penunjang peningkatan literasi yakni perpustakaan desa, selain itu program Pemkab Bondowoso yakni Gerakan Literasi Daerah (Gelida) juga turut hadir. Namun hadirnya fasilitas tersebut masih memiliki beberapa masalah dan kendala, seperti masyarakat tidak mengetahui adanya program Gelida dan fasilitas perpustakaan, minat baca anak masih cenderung rendah, ditambah permasalahan pandemi covid-19 membuat perpustakaan desa menghentikan kunjungan perpustakaan sehingga program tersebut yang sudah berjalan menjadi terhenti.

    Melalui program kerja Revitalisasi program Gerakan Literasi Daerah (Gelida) guna meningkatkan minat baca masyarakat dan kecakapan hidup di Desa Patemon Kecamatan Pakem, Bondowoso, Agung berhasil menjawab permasalahan-permasalahan tersebut. Dalam pelaksanaannya Agung melakukan promosi perpustakaan desa dan program Gelida menggunakan media poster dan video animasi yang kemudian disebarkan dengan menempel poster disekitar balai desa dan juga melalui media sosial seperti facebook  dan whatsapp story.

    Agung juga menggalakkan Gerakan rutin membaca dengan mengajak anak-anak untuk membaca buku di perpustkaan desa dan diselingi dengan evaluasi melalui review bacaan yang telah dibaca sehingga akan memicu semangat untuk meningkatkan minat baca. Tidak sampai disitu, Agung memberikan pendidikan kecakapan hidup kepada anak-anak SD melalui beberapa kelas kreatif dengan memanfaatkan barang bekas dan bahan sederhana sehingga menjadi barang yang memiliki nilai guna.

    Adanya program KKN Back to Village 3 ini Agung berharap melalui program kerja yang telah dilakukan dapat memberikan dampak positif terhadap literasi melalui peningkatan minat baca dan melalui pendidikan kecakapan hidup dapat menjadikan anak lebih kreatif dan terampil.

    Ikuti tulisan menarik Agung Dewantara lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.