Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi - Urban - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi Orang-Orang menggunakan masker - Sumber: Freepik.com

036_Berlian Andhara Hermasari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 Oktober 2021

Rabu, 27 Oktober 2021 21:10 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Pentingnya Menjaga Pola Hidup Sehat Selama Masa Pandemi

    Di saat pandemi Covid-19, Menjaga pola hidup sehat merupakan hal yang wajib kita lakukan. Terdapat beberapa manfaat menjaga pola hidup sehat dimasa pandemi,yaitu: meningkatkan imun tubuh agar penyakit / virus tidak dapat masuk ke tubuh kita, mendapat energi positif, memperpanjang usia, dan lain-lain.

    Dibaca : 651 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

                Di saat pandemi Covid-19, Menjaga pola hidup sehat merupakan hal yang wajib kita lakukan. Terdapat beberapa manfaat menjaga pola hidup sehat dimasa pandemi,yaitu: meningkatkan imun tubuh agar penyakit / virus tidak dapat masuk ke tubuh kita, mendapat energi positif, memperpanjang usia, Berat badan terkotrol, meningkatkan produktivitas, hidup teratur, kesehatan mental terjaga. Selain menerapkan protokol kesehatan, ada beberapa cara lain yang perlu diterapkan perlahan ke dalam kehidupan sehari – hari. Berikut adalah beberapa cara untuk menerapkan hidup sehat pada masa pandemi seperti sekarang:

    1. Rutin melakukan Olahraga

    Melakukan Olahraga di masa pandemi seperti ini dapat menyehatkan tubuh, mengurangi risiko penyakit kronis, menjaga kesehatan memori otak dan menambah semangat untuk melakukan aktivitas. Untuk kondisi seperti ini, olahraga lebih baik di lakukan di dalam rumah atau bisa di halaman rumah yang terhindar dari kerumunan.

    1. Pola makan yang sehat

    Menjaga pola makan dengan mengonsumsi Buah - buahan dan Sayuran secara teratur. Dengan rajin mengonsumsi buah - buahan dan sayur maka kebutuhan vitamin dapat terpenuhi yang dapat menaikkan imun tubuh. Ada baiknya untuk tidak mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan instan untuk saat ini agar tubuh kuat dan tidak mudah terserang penyakit. Usahakan makan terarur dan tidak melewatkan jam makan.

    1. Kebutuhan air tercukupi

    Kebutuhan air setiap harinya harus terpenuhi dari 1,5 hingga 2 liter per hari. Mengonsumsi air yang cukup dapat meningkatkan fungsi hormon, Memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar. Sebaliknya jika kebutuhan air tidak tercukupi akan menyebabkan dehidrasi, infeksi saluran urin, terbentuknya batu ginjal dan masalah masalah kulit, rambut dan kuku.

    1. Waktu Tidur

    Tubuh kita memerlukan istirahat yang cukup untuk mengisi energi agar merasa bugar kembali untuk menjalani aktivitas. Tubuh memerlukan waktu tidur selama 7 – 9 jam per malam. Orang yang memiliki waktu tidur yang cukup akan terhindar dari penyakit penyakit yang akan menyerang. Dan sebaliknya jika orang tidak memiliki waktu tidur yang cukup maka tubuh tersebut lebih mudah untuk terserang penyakit.

    1. Memiliki pikiran positif

    Dengan selalu berpikir positif kita akan merasa lebih tenang dan tentram, karena kita telah menjauhi berbagai penyakit hati yang akan hanya dapat membuat kita stress. Kesehatan mental dimasa pandemi seperti ini sangat penting untuk dijaga.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.077 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.