Cita-cita Kok Youtuber! Kenapa Tidak? - Urban - www.indonesiana.id
x

sangpemikir

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 6 Oktober 2021

Selasa, 23 November 2021 05:53 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Cita-cita Kok Youtuber! Kenapa Tidak?

    Barangkali Anda telah melupakan Rafia Fadila. Dia seorang anak yang pernah sepanggung dengan Presiden Jokowi pada 2017. Saat itu mereka sama-sama datang di peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru. Nama Rafia sempat naik daun lantaran menjawab, “Jadi Youtuber, Pak!” ketika presiden bertanya, “Cita-citanya pengen jadi apa?”

    Dibaca : 152 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dan pada November 2019, dilansir dari CNBC Indonesia, ternyata Sri Mulyani, Menteri Keuangan kita, tertimpa nasib yang serupa. Saat itu beliau berkunjung ke SDN 01 Kenari, Jakarta, dalam rangka program Kemenkeu Mengajar. Kepada murid-murid, Ibu Sri Mulyani bertanya, “Apakah ada yang mau menjadi Dirjen Pajak?” Kebanyakan murid menolak, dan lebih memilih Youtuber sebagai cita-citanya.

    Dulu, Anda tahu, Anak-anak yang lahir di tahun 80-90-an sering kali memilih dokter, astronot, atau pun presiden sebagai cita-cita mereka. Bahkan orang tua mereka acap kali berpesan, “Seriuslah belajar supaya kelak kau jadi pegawai negeri, Nak.” Saat itu profesi tersebut memang digadang-gadang sebagai yang terbaik. Sama halnya dengan polisi, tentara, dan profesi lain yang berada di bawah naungan negara.

    Tapi kita tahu, zaman sering kali berubah tak tentu arah. Beberapa hal yang dulu digemari kini tak relevan lagi, dan hal-hal yang dulu tak terpikirkan, kini mencuat di permukaan. Salah satunya ialah profesi.

    Kita pernah mengalami masa ketika motivator mengompori para generasi bangsa untuk mengelola hobinya agar dapat menghasilkan uang. Katanya dengan begitu, seseorang tak perlu bekerja untuk hidup, melainkan hanya menjalankan hobinya, dan menghidupi diri dengan hobi tersebut. Lalu tiba-tiba di antara masyarakat kita bermunculan pelaku-pelaku bisnis berusia muda. Mereka berdagang online, mengimport barang dari Guangzhou, menulis di blog, mengelola website, dan lain sebagainya.

    Jadi, bila generasi yang kini tengah anget-anget-nya memutuskan untuk membangun mimpi yang berbeda, itu tentu hal yang lumrah belaka. Lagi-lagi banyak profesi baru terlahir; sebuah ladang uang yang dulu mungkin sama sekali tidak ada di angan-angan. Sebut saja selebgram, Vlogger, Youtuber, Graphic Designer, Tiktoker, dan lain-lain. Zaman akan melahirkan banyak anak seperti murid-murid di SDN 01 Kenari, atau ribuan Rafia Fadila, yang ketika ditanya mengenai cita-cita, dia akan menjawab, Youtuber.

    Fenomena tersebut tentu menjadi kegundahan tersendiri bagi orang yang masa mudanya tidak memiliki youtube sebagai bagian dari hiburannya. Beberapa dari mereka bahkan berceloteh, "Cita-cita kok Youtuber." Ini wajar benar. Sebab gelombang informasi yang meluap-luap hari ini, dan membanjiri layar komputer atau pun ponsel-ponsel membuat para sesepuh limbung. Sehingga mekanisme-mekanisme bisnis baru yang beredar di dunia maya tidak mampu dipahami dengan jeli.

    Tidak ada yang aneh dengan cita-cita menjadi Youtuber. Apalagi situs web berbagi video yang didirikan oleh tiga mantan karyawan Paypal ini memang menjanjikan secara materi. Anda bisa meraup Rp 7000,- per 1000 kali tayang dari video yang Anda unggah. Bayangkan bila memiliki 10 video dan setiap videonya mencapai sejuta kali tayang. Anda bisa umroh di bulan berikutnya.

    Mungkin akan muluk-muluk bila kita melihat kepada Atta Halilintar, Deddy Corbuzier, Reza Arap, atau pun Ria Ricis.  Sebab masyarakat menggandrungi Channel Youtube mereka, tentu bukan selalu berdasarkan konten. Melainkan popularitas mereka memang sudah dulu dikenal. Tapi tentu bukan hal yang mustahil bila kita melirik kepada Irfan Chaniago.

    Pemuda asal Tangerang ini sejak 13 Agustus 2017 telah membuat Channel Youtube yang bernama IrfanzTech. Anda bisa melihat profilnya di channel tersebut. Dia begitu aktif mengunggah video-video kreatif bertema gadget, yaitu mengenai aplikasi, game dan tips and tricks. Hingga hari ini, dia telah mengunggah 213 video di channel-nya. Dari jumlah tersebut, secara akumulatif videonya telah ditonton sebanyak 81,598,550 penonton. Selain itu, jumlah subscribe-nya telah mencapai 963 ribu subscriber. Artinya setiap kali ia mengunggah video baru, para subscriber tersebut berpotensi akan berkunjung lagi ke channel-nya. Maka bila Anda menghitung berdasarkan rumusan yang tertera di atas, bisa dibayangkan betapa banyaknya total rupiah yang telah diraup oleh siempunya channel tersebut.

    Berdasarkan salah satu videonya yang berjudul "Wajib Coba! 5 Aplikasi Terbaik dan Keren November 2021", Irfan terlihat seperti pemuda yang luwes dan menyenangkan. Dia selalu tersenyum ketika berbicara di depan layar kamera. Irfan sadar benar segmen pasarnya. Tema yang diusung cenderung ditonton oleh anak muda, dan kepada penonton channelnya, dia memanggil "Sob", seolah-olah antara Irfan dan penonton sedang duduk semeja dan berbicara secara akrab. Barangkali itu salah satu cara yang membuat penontonnya membeludak.

    Selain itu bersama kawan-kawannya, Irfan membangun sebuah tim, lalu membuat situs web bernama irfanztech.id dan mengusung tema yang sama. Kita tahu, tidak setiap orang nyaman dengan informasi yang didapat secara visual. Dan Irfan barangkali juga tahu itu. Oleh karenanya, dia membuat situs web tersebut untuk menjaring penonton yang lebih gemar membaca ketimbang menonton video.

     Kendati dikelola oleh gerombolan anak muda, irfanztech.id terlihat sangat profesional. Sebab bila mampir ke web tersebut, lalu mengklik submenu "Tentang Kami", Anda akan menemukan kalau mereka juga menerima pengajuan kersa sama. Selain itu juga menawarkan lowongan kerja bagi orang-orang yang tertarik untuk bergabung bersama tim kreatifnya.

    Pada Januari 2022 kelak, Irfan bersama timnya berencana membuka program "Gabung Kontributor". Program tersebut untuk menampung orang-orang yang gemar menulis artikel bertema gadget.

    " Selain itu kalian juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari artikel yang kalian buat," tulisnya, di situs web irfanztech.id



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.








    Oleh: Yehezkiel Novaldi

    Kamis, 2 Desember 2021 17:51 WIB

    Ergonomi Kenyamanan Bekerja di Dapur

    Dibaca : 88 kali



    Oleh: Yehezkiel Novaldi

    Rabu, 1 Desember 2021 21:39 WIB

    Area Kerja Lesehan untuk Rumah Minimalis

    Dibaca : 101 kali