Mental Baja, Semangat Anak Suku Rimba Gapai Cita – Cita - Humaniora - www.indonesiana.id
x

sangpemikir

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 6 Oktober 2021

Selasa, 23 November 2021 05:53 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Mental Baja, Semangat Anak Suku Rimba Gapai Cita – Cita

    Hujan mengguyur begitu lebat, hingga ke pelosok negeri di bulan November. Fikri Rio Yohanda, tampak antusias menghadapi hari ini. Tatapannya yang tajam, membakar semangat bergegas melangkah melawan dinginnya udara pagi sehabis hujan semalam. Pedoman utamanya mengayomi, melayani, melindungi masyarakat dibawah panji Kepolisian Republik Indonesia.

    Dibaca : 70 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Ya, perjuangan pemuda berusia 19 tahun ini akhirnya berbuah manis setelah memenuhi syarat dan diterima untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi. Hal yang menarik dan patut menjadi inspirasi bagi generasi muda. Terlahir dengan kondisi serba kekurangan, dalam lebatnya hutan di wilayah Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi. Ternyata tak mengurungkan niatnya untuk menggapai cita – cita.

    Sejak kecil, ia terbiasa jauh dari orang tua. Bersama sang nenek, yang selalu menemani dan membimbingnya melecut semangat Fikri untuk berprestasi di sekolah. Setelah memasuki pendidikan SMA, ia mulai tinggal bersama kedua orang tuanya. Melihat kondisi orang tuanya, yang sangat sederhana dan memiliki keterbatasan ekonomi, malahan membuat pria plontos berkulit sawo matang ini semakin gahar meraih prestasi.

    Sempat gagal masuk pendidikan polisi di tahun 2016, tidak membuatnya patah arang. Fikri terus melatih fisik dan intelijensi hingga akhirnya di tahun 2017 dinyatakan diterima sebagai anggota Polri. Usai mengikuti upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tugas Umum di Sekolah Polisi Negara (SPN) Muarojambi, Fikri memeluk sang ayah tangisannya pecah. Ia menjadi orang SAD pertama yang bakal dididik menjadi anggota korps Bhayangkara.

    ’’Kami ini dari Suku Anak Dalam (SAD). Dengan ada di sini, kami ingin menunjukkan kalau kami bisa bersaing dengan yang lain,’’ Ucap Fikri, tak kuasa menahan haru.

    Kisah Fikri Rio Yohanda, menjadi bukti bahwa generasi muda saat ini adalah generasi muda yang tangguh dan pantang menyerah. Kedepannya, semoga terbangun barisan pemuda bermental baja yang siap mengabdi dan mengharumkan nama bangsa dan negara, good luck rifki perjuanganmu menjadi suru tauladan.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.