Merdeka Belajar dengan Strategi Senam Pradisum - Analisis - www.indonesiana.id
x

Belajar sambil bermain

Ni Wayan Arningsih

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Sabtu, 27 November 2021 09:51 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Merdeka Belajar dengan Strategi Senam Pradisum

    Pembelajaran yang menyenangkan di Masa Pandemi, siswa senang belajar walaupun kondisi pandemi, merdeka belajar di masa pandemi

    Dibaca : 181 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

           Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri ( Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) satuan Pendidikan yang menerapkan Pembelajaran Tatap Muka berdasarkan SK Bersama 4 Menteri. dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta kesehatan dan keselamatan warga sekolah

                SMK Negeri 1 Tabanan yang merupakan satuan Pendidikan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, mulai tanggal 4 Oktober 2021. Sebelum PTMT di laksanakan Pihak  Sekolah mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa melalui video Conference dalam pertemuan tersebut kepala sekolah menyampaikan kepada orang tua siswa mengenai tata laksana pembelajaran PTMT.  Pembelajaran PTMT  yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tabanan sebagai berikut :

    • Adanya izin dari orang tua siswa,
    • Dibentuknya SATGAS Covid disatuan Pendidikan

    3) Sekolah menyiapkan sarana prasarana mengenai Prokes seperti Tempat cuci tangan, setiap ruang ada sanitiser, alat pengukur suhu badan,

    4) Semua Guru, Tenaga Kependidikan dan Siswa semua harus sudah Vaksin.

                Pembelajaran di bagi menjadi 2 Sesi, Sesi Pertama dan Sesi Ke dua. Untuk pembagian sesi Wali Kelas yang mengatur dengan kelas binaannya, Pembagian sesi sesuai dengan nomor absen ada pembagian sesi dengan nomor ganjil genap, selain itu ada juga berdasarkan kesepakatan dengan siswa. Masing -masing sesi jumlah maksimal 20 siswa. Siswa yang sesi pertama belajar mulai pukul 8.00 Wita sampai dengan 10.00 Wita sedangkan Siswa yang mendapat sesi ke dua mulai pukul 11.00 Wita sampai dengan 13.00 Wita, setiap sesi tidak ada jam istirahat, siswa diperbolehkan hanya membawa air minum. Jadwal pembelajaran ada Minggu Pertama dan Minggu Kedua. Pembelajaran di kelas tidak boleh ada yang kosong jika ada guru yang mendadak tidak masuk karena suatu hal guru memberi tugas kemudian Ketua Program Keahlian atau guru piket menjaga siswa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru yang tidak masuk. Jika guru minta izin berencanaan guru tersebut harus mencari guru penganti.

                Dalam Proses Pembelajaran dikelas Penulis menggunakan Strategi  SENAM  dan Pradisium.

    Strategi  SENAM (Sehat, Nyaman, Aman ) artinya Siswa dalam proses pembelajaran  kondisi siswa dalam  keadaan sehat jika siswa datang kesekolah setelah dicek suhu badan tinggi, Flu siswa dipulangkan dengan menghubungi orang tuanya terlebih dahulu. Nyaman Siswa dalam proses pembelajaran tatap muka siswa merasa nyaman mengikuti pembelajaran dikelas. Penulis dalam proses pembelajaran dikelas berpihak pada siswa, sesuai dengan kebutuhan siswa, dan karakteristik siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan siswa merasa aman mngikuti pembelajaran karena pembelajaran PTMT sudah sesuai dengan Prokes (Protokol Kesehatan) pada saat siswa baru datang ke sekolah ada petugas yang mengecek suhu badan siswa, kemudian tempat parkir sudah diatur, siswa masuk kelas di depan kelas sudah ada sarana cuci tangan, sanitiser, serta Tisu. Pembelajaran sesi 1 siswa membersihkan ruangan dengan menyemprot dengan sanitiser. Kemudian siswa yang mendapat sesi ke dua baru boleh masuk ke sekolah pukul 10.30 agar semua sesi 1 pulang terlebih dahulu.

    5 menit sebelum pembelajaran dimulai guru sudah ada dikelas. Sebelum pembelajaran dimulai penulis awali dulu dengan berdoa Bersama untuk menerapkan Pendidikan karakter relegius. Setelah berdoa siswa diabsen sambil mengecek kesiapan siswa untuk belajar. Kemudian membuat kesekpakat kelas dengan siswa, Adapun kesepakatan kelas antara lain :

    1. Hadir Tepat Waktu
    2. Berdoa sebelum mulai dan sesudah kegiatan
    3. Menggunakan masker
    4. Berpartisipasi aktif dalam diskusi
    5. Menghargai pendapat peserta lain ( semua pendapat dan pendapat berharga )
    6. Menjaga kebersihan Ruang Kelas setelah pembelajaran berakhir
    7. Jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan

    Strategi PRADISIUM artinya Praktek, Diskusi, Refleksi, Umpan Balik, dalam penyampaian materi yang berupa praktek seperti Mapel Komputer Akuntansi, karakteristik mapel Komputer akuntansi merupakan mapel yang bersifat praktek, guru harus mendampingi siswa dalam pembelajaran tidak cukup dengan penyampaian materi melalui video pembelajaran

                Materi disampaikan di Learning Management System atau Moodle kemudian pada saat ada jadwal pembelajaran tatap muka terbatas siswa mempraktekkan materi yang sudah disampaikan melalui Learning Management System (LMS), siswa melakukan praktek komputer akuntansi di lab akuntansi, jika ada permasalahan siswa akan melakukan Diskusi dengan temannya atau bertanya kepada guru, kemudian guru akan menyampaikan proses pemecahan permasalahan tersebut Bersama-sama siswa, kemudian disela-sela pembelajaran dilakukan ICE BREAKING agar siswa tidak bosan dalam pembelajaran. Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Jadi siswa akan merasa senang mengikuti pembelajaran pada saat situasi pandemi

                Setelah proses pembelajaran berakhir dilakukan Refleksi, refleksi wajib kita lakukan di akhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran selama 2 jam,  karena ada pepatah mengatakan  belajar tanpa refleksi itu ada sia-sia, refleksi tanpa belajar itu berbahaya.

    Tujuan dilakukan refleksi diahir pembelajaran antara :

    1. Untuk mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi materi dari masing-masing siswa.
    2. Untuk mengetahui pembelajaran apa yang diperoleh selama mempelajari Komputer akuntansi.
    3. Untuk mengetahui kesulitan dalam memahami materi yang telah disampaikan
    4. Untuk mengetahui manfaat apa yang di peroleh siswa dari materi yang dipelajarinya.
    5. Pembelajaran mana yang dianggap oleh siswa paling menarik.

    Jadi masing-masing siswa merefleksikan  apa yang diperoleh selama pembelajaran Komputer akuntansi apa manfaat dalam belajar Komputer akuntansi.  

     Umpan Balik dalam proses pembelajaran dilakukan untuk mengetahui tanggapan dari peserta didik terhadap apa yang sudah guru sampaikan selama proses pembelajaran Selama proses pembelajaran berlangsung siswa diberikan soal praktek kemudian hasil pekerjaannya lalu dikoreksi kemudian jika hasil pekerjaan bagus penulis berikan A++++ (huruf A tanda plus 4 ) dan diberikan komentar untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar lebih kompeten lagi. Jika ada siswa yang hasil pekerjaannya kurang, perlu diberikan pembinaan bisa melalui WA atau Meet agar lebih paham lagi.

                Dari umpan balik tersebut penulis dapat mengambil kesimpulan kompetensi mana siswa kurang kompeten dan dari kesimpulan itu penulis bisa membuat rencana untuk siswa yang belum mampu atau kompeten dalam kompetensi tersebut.

                Diakhir pembelajaran ditutup dengan berdoa dan memberikan motivasi kepada siswa, bahwa setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tetap semangat, jaga Kesehatan agar bisa mengikuti PTMT dengan baik dan lancar.

                Demikianlah praktek baik yang penulis lakukan pada saat Pembelajaran Tatap Muka dengan menggunakan strategi SENAM DAN PRADISIUM. SENAM sngkatan dari Sehat Nyaman Aman. Dalam pembelajaran tatap muka terbatas dengan pada situasi pandemi ketuntasan materi memang penting tapi Kesehatan siswa, tenga pendidik dan  kependidikan menjadi hal yang utama. Semua warga sekolah merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran disekolah. Guru-guru dalam meyampai materi berpihak pada siswa dengna strategi PRADISIUM, praktek langsung jika ada kendala melakukan diskusi untuk menyampai suatu kesimpulan setelah itu siswa diajak untuk melakukan refleksi terhadap materi yang sudah disampaikan kemudian guru dan siswa melakukan umpan balik dari proses pembelajaran yang sudah berlangsung untuk memberikan tanggapan siswa terhadap materi yang sudah diterimanya.

     

     

    Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri ( Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama serta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) satuan Pendidikan yang menerapkan Pembelajaran Tatap Muka berdasarkan SK Bersama 4 Menteri. dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta kesehatan dan keselamatan warga sekolah

                SMK Negeri 1 Tabanan yang merupakan satuan Pendidikan menerapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, mulai tanggal 4 Oktober 2021. Sebelum PTMT di laksanakan Pihak  Sekolah mengadakan pertemuan dengan orang tua siswa melalui video Conference dalam pertemuan tersebut kepala sekolah menyampaikan kepada orang tua siswa mengenai tata laksana pembelajaran PTMT.  Pembelajaran PTMT  yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tabanan sebagai berikut :

    • Adanya izin dari orang tua siswa,
    • Dibentuknya SATGAS Covid disatuan Pendidikan

    3) Sekolah menyiapkan sarana prasarana mengenai Prokes seperti Tempat cuci tangan, setiap ruang ada sanitiser, alat pengukur suhu badan,

    4) Semua Guru, Tenaga Kependidikan dan Siswa semua harus sudah Vaksin.

                Pembelajaran di bagi menjadi 2 Sesi, Sesi Pertama dan Sesi Ke dua. Untuk pembagian sesi Wali Kelas yang mengatur dengan kelas binaannya, Pembagian sesi sesuai dengan nomor absen ada pembagian sesi dengan nomor ganjil genap, selain itu ada juga berdasarkan kesepakatan dengan siswa. Masing -masing sesi jumlah maksimal 20 siswa. Siswa yang sesi pertama belajar mulai pukul 8.00 Wita sampai dengan 10.00 Wita sedangkan Siswa yang mendapat sesi ke dua mulai pukul 11.00 Wita sampai dengan 13.00 Wita, setiap sesi tidak ada jam istirahat, siswa diperbolehkan hanya membawa air minum. Jadwal pembelajaran ada Minggu Pertama dan Minggu Kedua. Pembelajaran di kelas tidak boleh ada yang kosong jika ada guru yang mendadak tidak masuk karena suatu hal guru memberi tugas kemudian Ketua Program Keahlian atau guru piket menjaga siswa dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru yang tidak masuk. Jika guru minta izin berencanaan guru tersebut harus mencari guru penganti.

                Dalam Proses Pembelajaran dikelas Penulis menggunakan Strategi  SENAM  dan Pradisium.

    Strategi  SENAM (Sehat, Nyaman, Aman ) artinya Siswa dalam proses pembelajaran  kondisi siswa dalam  keadaan sehat jika siswa datang kesekolah setelah dicek suhu badan tinggi, Flu siswa dipulangkan dengan menghubungi orang tuanya terlebih dahulu. Nyaman Siswa dalam proses pembelajaran tatap muka siswa merasa nyaman mengikuti pembelajaran dikelas. Penulis dalam proses pembelajaran dikelas berpihak pada siswa, sesuai dengan kebutuhan siswa, dan karakteristik siswa dalam proses pembelajaran. Sedangkan siswa merasa aman mngikuti pembelajaran karena pembelajaran PTMT sudah sesuai dengan Prokes (Protokol Kesehatan) pada saat siswa baru datang ke sekolah ada petugas yang mengecek suhu badan siswa, kemudian tempat parkir sudah diatur, siswa masuk kelas di depan kelas sudah ada sarana cuci tangan, sanitiser, serta Tisu. Pembelajaran sesi 1 siswa membersihkan ruangan dengan menyemprot dengan sanitiser. Kemudian siswa yang mendapat sesi ke dua baru boleh masuk ke sekolah pukul 10.30 agar semua sesi 1 pulang terlebih dahulu.

    5 menit sebelum pembelajaran dimulai guru sudah ada dikelas. Sebelum pembelajaran dimulai penulis awali dulu dengan berdoa Bersama untuk menerapkan Pendidikan karakter relegius. Setelah berdoa siswa diabsen sambil mengecek kesiapan siswa untuk belajar. Kemudian membuat kesekpakat kelas dengan siswa, Adapun kesepakatan kelas antara lain :

    1. Hadir Tepat Waktu
    2. Berdoa sebelum mulai dan sesudah kegiatan
    3. Menggunakan masker
    4. Berpartisipasi aktif dalam diskusi
    5. Menghargai pendapat peserta lain ( semua pendapat dan pendapat berharga )
    6. Menjaga kebersihan Ruang Kelas setelah pembelajaran berakhir
    7. Jaga jarak dan patuhi protokol kesehatan

    Strategi PRADISIUM artinya Praktek, Diskusi, Refleksi, Umpan Balik, dalam penyampaian materi yang berupa praktek seperti Mapel Komputer Akuntansi, karakteristik mapel Komputer akuntansi merupakan mapel yang bersifat praktek, guru harus mendampingi siswa dalam pembelajaran tidak cukup dengan penyampaian materi melalui video pembelajaran

                Materi disampaikan di Learning Management System atau Moodle kemudian pada saat ada jadwal pembelajaran tatap muka terbatas siswa mempraktekkan materi yang sudah disampaikan melalui Learning Management System (LMS), siswa melakukan praktek komputer akuntansi di lab akuntansi, jika ada permasalahan siswa akan melakukan Diskusi dengan temannya atau bertanya kepada guru, kemudian guru akan menyampaikan proses pemecahan permasalahan tersebut Bersama-sama siswa, kemudian disela-sela pembelajaran dilakukan ICE BREAKING agar siswa tidak bosan dalam pembelajaran. Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Jadi siswa akan merasa senang mengikuti pembelajaran pada saat situasi pandemi

                Setelah proses pembelajaran berakhir dilakukan Refleksi, refleksi wajib kita lakukan di akhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengikuti pembelajaran selama 2 jam,  karena ada pepatah mengatakan  belajar tanpa refleksi itu ada sia-sia, refleksi tanpa belajar itu berbahaya.

    Tujuan dilakukan refleksi diahir pembelajaran antara :

    1. Untuk mengetahui tingkat ketercapaian kompetensi materi dari masing-masing siswa.
    2. Untuk mengetahui pembelajaran apa yang diperoleh selama mempelajari Komputer akuntansi.
    3. Untuk mengetahui kesulitan dalam memahami materi yang telah disampaikan
    4. Untuk mengetahui manfaat apa yang di peroleh siswa dari materi yang dipelajarinya.
    5. Pembelajaran mana yang dianggap oleh siswa paling menarik.

    Jadi masing-masing siswa merefleksikan  apa yang diperoleh selama pembelajaran Komputer akuntansi apa manfaat dalam belajar Komputer akuntansi.  

     Umpan Balik dalam proses pembelajaran dilakukan untuk mengetahui tanggapan dari peserta didik terhadap apa yang sudah guru sampaikan selama proses pembelajaran Selama proses pembelajaran berlangsung siswa diberikan soal praktek kemudian hasil pekerjaannya lalu dikoreksi kemudian jika hasil pekerjaan bagus penulis berikan A++++ (huruf A tanda plus 4 ) dan diberikan komentar untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar lebih kompeten lagi. Jika ada siswa yang hasil pekerjaannya kurang, perlu diberikan pembinaan bisa melalui WA atau Meet agar lebih paham lagi.

                Dari umpan balik tersebut penulis dapat mengambil kesimpulan kompetensi mana siswa kurang kompeten dan dari kesimpulan itu penulis bisa membuat rencana untuk siswa yang belum mampu atau kompeten dalam kompetensi tersebut.

                Diakhir pembelajaran ditutup dengan berdoa dan memberikan motivasi kepada siswa, bahwa setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tetap semangat, jaga Kesehatan agar bisa mengikuti PTMT dengan baik dan lancar.

                Demikianlah praktek baik yang penulis lakukan pada saat Pembelajaran Tatap Muka dengan menggunakan strategi SENAM DAN PRADISIUM. SENAM sngkatan dari Sehat Nyaman Aman. Dalam pembelajaran tatap muka terbatas dengan pada situasi pandemi ketuntasan materi memang penting tapi Kesehatan siswa, tenga pendidik dan  kependidikan menjadi hal yang utama. Semua warga sekolah merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran disekolah. Guru-guru dalam meyampai materi berpihak pada siswa dengna strategi PRADISIUM, praktek langsung jika ada kendala melakukan diskusi untuk menyampai suatu kesimpulan setelah itu siswa diajak untuk melakukan refleksi terhadap materi yang sudah disampaikan kemudian guru dan siswa melakukan umpan balik dari proses pembelajaran yang sudah berlangsung untuk memberikan tanggapan siswa terhadap materi yang sudah diterimanya.

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.