Ini Bukti PT IMIP Selalu Peduli Terhadap Calon Tenaga Kerja Sekitar Kawasan Industri - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Pekerja PT IMIP.

Chika Lestari

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 31 Juli 2020

Selasa, 30 November 2021 23:11 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Ini Bukti PT IMIP Selalu Peduli Terhadap Calon Tenaga Kerja Sekitar Kawasan Industri

    PT IMIP membantah data Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah yang mengatakan bahwa masih banyak pengangguran di sekitar kawasan industri tersebut. Padahal data dari Bupati Morowali menyebutkan bahwa ada 5.000 warganya yang bekerja di IMIP dan juga rekrutmen calon pekerja IMIP yang selalu dahulukan pekerja lokal.

    Dibaca : 1.587 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    PT IMIP memberikan konfirmasi terkait data yang dikeluarkan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah yang mengatakan bahwa jumlah pengangguran tinggi di sekitar wilayah PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park). PT IMIP disebut selalu berdayakan pekerja sekitar.

    “Kami selalu mengutamakan pekerja lokal dengan keterbatasan latar pendidikannya. Kami juga melakukan kontrol terhadap para pekerja yang baru atau pekerja yang sudah keluar dan itu dilakukan setiap bulannya bersama Dinas Tenaga Kerja Morowali,” kata Joko.

    Dan data tambahan dari Bupati Morowali Taslim pun pernah mengatakan pada 11 September 2020 bahwa ada 5.000 warganya yang bekerja di PT IMIP. Dan dengan banyaknya tenaga kerja ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membangun usaha maupun bisnis, yang berimbas terhadap pertumbuhan ekonomi Morowali. Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Morowali menjadi yang tertinggi di Sulawesi Tengah yaitu 28,93%.

    IMIP Wujudkan Sendiri Impian Ingin Pekerja Lokal yang Berkuasa di Industri

    Indonesia diketahui sedang gencar melakukan hilirisasi industri. Ya, industri kini tidak lagi mengirim barang mentah melalui ekspor, harus diolah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Hal ini dilakukan demi pendapatan berlebih dari penambahan nilai di barang mentah.

    Salah satu kawasan industri yang telah menunjukkan bukti nyata adanya hilirisasi berada di kawasan industri IMIP. Hal ini disoroti oleh Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan saat konvensi Internasional ke-2 tentang Indonesia Hulu Minyak dan Gas Bumi atau Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) di Bali, Senin (29/11/2021). Menurutnya smelter yang telah dibangun IMIP dapat memberikan nilai tambah bagi sumber daya alam Indonesia. 

    Dan sebagai industri hilir yang sedang giat dengan kegiatan industri, memang PT IMIP membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.

    Beragam upaya dilakukan PT IMIP demi mewujudkan impian pendominasian pekerja sekitar di kawasan industri. Salah satunya dengan memberikan pelatihan kerja di dunia industri lewat training center IMIP Training Ground yang pembangunannya sedang berjalan setelah diresmikan oleh Menaker Ida di akhir November 2021. Tentunya, di sana calon tenaga kerja industri bisa mendapatkan pelatihan dan jadi lebih paham dengan bidang kerja industri.

    Tak hanya yang sudah siap memasuki dunia kerja, IMI juga melakukan pembekalan kepada mahasiswa perguruan tinggi. IMIP diketahui berperan dalam pembangunan Politeknik Industri Logam Morowali bersama Kementerian Perindustrian. Di Politeknik tersebut, IMIP bahkan mendatangkan pengajar dari perguruan tinggi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dan lulusan dari Politeknik Industri Logam Morowali yang biasanya setiap tahun ada 96 siswa akan diberdayakan untuk bekerja di sektor industri.

    Sedangkan di persoalan tenaga kerja, IMIP selalu mengedepankan penyerapan tenaga kerja lokal. Seperti proses rekrutmen yang baru digelar IMIP pada Jumat (22/10) di Kampus Politeknik ATI Makassar. IMIP bekerja sama dengan Unit Career Development Center Politeknik tersebut yang bisa memberikan calon tenaga kerja yang telah mempunyai soft skill dan daya saing untuk bekerja di industri.

    Tidak hanya dengan Politeknik ATI Makassar, IMIP juga bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi lain di Indonesia seperti Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Islam Makassar, hingga Universitas Kristen Indonesia (UKI). 

    Bila PT IMIP tidak peduli dengan kesejahteraan sekitar terutama persoalan pengangguran, bukankah perusahaan tak perlu repot-repot lakukan upaya peningkatan taraf SDM Morowali lewat balai pelatihan kerja hingga membekali lewat Politeknik Industri Logam Morowali. Semua aksi mandiri yang IMIP lakukan merupakan bukti bahwa IMIP selalu dahulukan pekerja sekitar daripada yang lain.

    Ikuti tulisan menarik Chika Lestari lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.