Kenali Ciri-Ciri Anak Autisme - Urban - www.indonesiana.id
x

ilustration source: Annie Spratt/Unsplash

Winda Yustika

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 1 November 2021

Senin, 6 Desember 2021 12:32 WIB

  • Urban
  • Topik Utama
  • Kenali Ciri-Ciri Anak Autisme


    Dibaca : 528 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Penyandang autisme memiliki gangguan pada interaksi sosial (kesulitan dalam hubungan sosial), kesulitan dalam berkomunikasi verbal maupun nonverbal, kesulitan dalam imajinasi, perilakunya repetitif, dan resistensi (tidak mudah mengikuti) terhadap perubahan pada rutinitas.

    Kesulitan dalam hubungan sosial ditandal dengan perilaku “aneh” dan berbeda dengan orang lain. Kesulitan dalam berkomunikasi verbal maupun nonverbal ditandai dengan kesulitan memaknai gerak tubuh, ekspresi muka atau nada dan warna suara).

    Kesulitan imajinasi ditandai dengan kesulitan dalam bermain, akti- vitas bermainnya terbatas, mencontoh dan mengikuti secara kaku dan berulang-ulang. 

    Ada dua jenis autisme, yaitu autisme semu dan autisme yang sungguh-sungguh (Tin Suharmini, 2002). Autisme semu, yaitu tingkah laku autis yang disebabkan oleh kekurangan afeksi atau kekurang- lengkapan dalam pemeriksaan penyebab autisme. Autisme sunguh-sungguh adalah autisme yang disebabkan karena kerusakan otak disebabkan oleh trauma kelahiran atau radang selaput otak. 

    Tin Suharmini (2002), menggambarkan ciri khas yang menonjol pada perilaku anak autisme adalah: 
    1.  Sejak dilahirkan mempunyai kontak sosial yang sangat terbatas. 
    2. Perhatian tidak tertuju pada orang lain, tetapi hanya benda-benda mati. Anak autisme memersepsikan orang lain yang dihadapi sebagai suatu benda, sehingga kadang-kadang anak autisme tidak tahu kalau yang dihadapi adalah ibunya. 
    3. Tenggelam dalam penghayatan-penghayatan taktil-kinestetis, misalnya meraba-raba dirinya sendiri. 
    4.  Sebagaian mereka mempunyai ingatan yang baik. 
    5.  Fantasinya kurang. 
    6.  Perkembangan bahasanya terlambat.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.

    Oleh: Nadilla Madjid

    1 hari lalu

    6 Tanda Kamu Cocok Menjadi Teknososiopreneur ala Mahasiswa Universitas Trilogi

    Dibaca : 108 kali

    Hadirnya virus COVID-19 sampai saat ini merupakan suatu tantangan yang besar bagi seluruh masyarakat di penjuru dunia begitupun di Indonesia, kemunculan virus tersebut bahkan berhasil mengguncangkan perekonomian hingga jatuh merosot di beberapa negara. Dan nasib terburuknya adalah terkena PHK dikarenakan pendapatan perusahaan kian menurun drastis. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan yang dirilis 11 April, lebih dari 1,5 juta orang Indonesia telah kehilangan pekerjaan karena imbas pandemi COVID-19. Sebanyak 10,6 persen atau sekira 160 ribu orang kehilangan pekerjaan karena PHK, sedangkan 89,4 persen lainnya dirumahkan. Dengan adanya peristiwa tersebut mengakibatkan tulang punggung keluarga harus mengurangi jatah kebutuhan keluarganya. Dan berdampak pengurangan jatah uang saku atau kebutuhan anaknya yang menjadi mahasiswa. Lantas, apa solusi yang bias dipertimbangkan untuk mahasiswa tersebut? Alangkah baiknya apabila kita mampu melihat masalah ini semua dengan bijak, bisa menjawab tantangan, dan tangguh menghadapi semua persoalan. Salah satu cara yang dirasa cukup ampuh adalah menumbuhkan dan menguatkan jiwa wirausaha terutama dikalangan milenial. Banyak mahasiswa yang tidak memiliki penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhannya, hanya mengandalkan uang saku dari orangtua saja. Hal tersebut menjadi beban tersendiri untuk mahasiswa tersebut. Karena kebutuhan terus bertambah sedangkan pendapatan hanya itu-itu saja. Penghasilan bisa dicari dari mana saja. Salah satunya menjadi seorang teknososiopreneur. Lalu, apa ajasihh tanda kalau mahasiswa tersebut cocok dan bisa menjadi teknososiopreneur. Disusun oleh : Kelas INOVASI ( Nadilla Madjid, Anik Kristiana, Winda Dwi Oktaviani, Wulandari Purnama Santi, Yasmin Fitria )