Gerakan Sosial pada Komunitas Majlis Sahi Fisabilillah di Belinyu - Analisis - www.indonesiana.id
x

Atika rahma

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Desember 2021

Senin, 6 Desember 2021 12:39 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Gerakan Sosial pada Komunitas Majlis Sahi Fisabilillah di Belinyu

    Dibuat Oleh : Atika Rahma (5011911004) Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Bangka Belitung

    Dibaca : 161 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Gerakan sosial adalah suatu gerakan yang dilakukan oleh sejumlah atau sekelompok orang, di mana telah bersifat terorganisir yang bertujuan untuk merubah atau mempertahankan suatu unsur tertentu dalam masyarakat yang luas. Gerakan sosial juga merupakan suatu tindakan atau gerakan yang mengarah kepada kepentingan sosial, yang mana ditandai dengan dengan adanya rumor (isu) yang memuat informasi (berita) yang dianggap terlalu berlebihan sehingga dapat memicu emosi atau kemarahan masyarakat.

    Dalam hal ini, dibutuhkan sosok pemimpin yang bisa mengatur jalannya suatu gerakan sosial. Pemimpin sangat berperan penting dikarenakan seseorang yang menjadi pemimpin bisa mengakomodasi, mengorganisir dan mengartikulasi keinginan serta harapan yang ingin diwujudkan dari masyarakat.

    Terdapat berbagai gerakan sosial yang diinisisasi oleh komunitas, seperti komunitas gerakan keagamaan, komunitas gerakan perempuan, komunitas gerakan pendidikan, komunitas kewirausahaan sosial maupun komunitas-komunitas lainnya yang berhubungan dengan kehidupan sosial yang mengarah ke hal-hal yang positif.

    Kali ini akan membahas mengenai suatu komunitas gerakan sosial yang diinisiasikan oleh gerakan kegamaan. Seperti yang telah diketahui bahwa, gerakan keagamaan merupakan suatu gerakan yang didasarkan pada keyakinan yang mana terdapat hasil perilaku kolektif yang dilakukan oleh sejumlah orang dengan mengatasnamakan nilai dan ajaran keagamaan yang bersifat rutin dan merupakan tanggapan terhadap adanya rangsangan yang berkaitan dengan kesadaran keagamaan.

    Majlis Ta’lim merupakan salah satu komunitas yang berlandaskan pada spiritual atau kepercayaan umat Muslim yang mana terdapat beberapa aktivitas, seperti dakwah yang akan disampaikan kepada para anggota majlis maupun orang-orang yang ingin mendengarkan dakwah. Didirikannya salah satu komunitas majlis ta’lim yang ada di Belinyu, yakni Majlis Sahi Fisabilillah yang dilatarbelakangi dengan tujuan untuk mengajak atau membimbing masyarakat Belinyu menuju masyarakat yang paham akan agama.

    Majlis Sahi Fisabilillah didirikan oleh salah satu masyarakat Belinyu, tepatnya di Jalan Achmad Yani Kampung Saber, di mana Beliau bernama Junaidi. Ia mendirikan majlis ini atas dasar keinginannya dan orang-orang yang berada di sekitar tempat tinggalnya dalam mempelajari ilmu-ilmu agama Islam. Pada proses perjalanan majlis ini, dilakukan oleh ia sendiri. Tempat utama dari majlis ini berada di rumah Bapak Junaidi. Majlis ini berdiri kesepakatan antarmasyakarat Belinyu dan tidak ada campur tangan dari pihak lain.

    Dalam melaksanakan tujuan dari apa yang ingin dicapai oleh Majlis Sahi Fisabilillah, dapat dilakukan dengan beberapa strategi. Strategi-strategi  tersebut dilakukan dengan cara datang ke rumah-rumah jama’ah. Kedatangan para tokoh tersebut bertujuan untuk menyampaikan kajian berupa dakwah Islami dan mengajarkan apa yang sudah pernah dilakukan oleh baginda Rasulullah, yakni Nabi Muhammad SAW. Selain itu juga, strategi tersebut bertujuan terutama pada sunnahnya serta belajar mengamalkan dan menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh umat Muslim yang mengikuti kajian dakwah.

    Terdapat beberapa keterkaitan antara terlaksananya tujuan dari didirikannya majlis tersebut dengan manfaat yang didapatkan oleh masyarakat, yakni sebagai berikut:

    1. Silaturahmi antara masyarakat dengan anggota majlis

    Menjalin dan meningkatkan tali silaturahmi sangat dianjurkan pada kala kita akan melakukan suatu aktivitas sebab dapat menambah relasi juga. Dengan adanya slaturrahmi dan relasi yang kuat, akan bermanfaat bagi kita di masa depan.

    1. Bertambahnya keimanan masyarakat

    Dengan bertambahnya keimanan masyarakat, dapat meningkatkan ketakwaan dan pengetahuan mengenai agama bagi tiap individu.

    1. Memberikan tuntunan dan ajaran hidup, di mana dapat mengenal mana yang baik dan mana yang buruk

    Kita sebagai umat manusia tidup luput dari yang namanya dosa. Oleh karena itu, kita harus mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.

    1. Dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dapat mengingatkan dengan larangan-larangan Allah SWT.

    Larangan artinya perbuatan yang harus dihindarkan dan dijauhi. Apabila  larangan-larangan dari Allah SWT kita lakukan, maka kita akan mendapatkan dosa.

     

     

     

     

    Referensi :

    Haris, Andi, dkk. 2019. Mengenal Gerakan Sosial dalam Perspektif Ilmu Sosial. Hasanuddin Journal Of Sociology (HJS). Vol.1, Issue 1. https://journal.unhas.ac.id/index.php/HJS/article/view/6930/3835.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.