Pentingnya Akuntansi dalam UMKM - Analisis - www.indonesiana.id
x

riana maksullah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 24 November 2021

Senin, 6 Desember 2021 12:41 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Pentingnya Akuntansi dalam UMKM

    YURI Souvenir adalah UMKM yang dirintis dari Tahun 2016 Berada Di Kab.Cilacap Provinsi Jawa tengah

    Dibaca : 215 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Riana Maksullah

     

    UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Kegiatan harian UMKM  tidak lepas dari kegiatan akuntansi. Kegiatan Akuntansi itu sendiri adalah kegiatan mencatat, mengelompokkan, mengintisarkan serta membuat laporan keuangan

    Laporan keuangan yang dibuat  dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada usaha yang kita miliki. Misal sebuah usaha dapat bespekulasi jika menguntungkan, stok barang akan bertambah banyak ataupun penampahan unit mesin produksi. Maka dari itu pentingan Akuntasi dalam kegiatan usaha sangat di perlukan, laporan keuangan yang kita buat bisa dalam bentuk yang sangat sederhana mengacu pada SAK yang digunakan dalam UMKM

    Standar akuntansi keuangan yang digunakan UMKM adalah Standar Akuntansi Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) sebagaimana didefinisikan dalam Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yang memenuhi definisi dan kriteria usaha mikro, kecil, dan menengah sebagaimana Jika hal ini diterapkan dengan tepat, unit bisnis kecil dan menengah dapat membuat laporan keuangan tanpa harus dibantu oleh pihak lain dan dapat dilakukan audit terhadap laporannya tersebut. Manfaat dari penggunaan SAK ETAP yaitu:

    1. Diharapkan dengan adanya SAK ETAP, perusahaan kecil, menengah, mampu
      untuk menyusun laporan keuangan nya sendiri, dapat diaudit dan mendapatkan
      opini audit, sehingga dapat menggunakan laporan keuangannya untuk
      mendapatkan dana dalam hal pengembangan usaha
    2. Lebih sederhana dibandingan dengan PSAK IFRS sehingga lebih mudah
      implementasinya
    3. Tetap memberikan informasi yang andal dalam penyajian laporan keuangan
      Laporan keuangan yang disajikan menurut SAK ETAP adalah Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas.

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.