5 Cara Membuat Hidup Anda Kembali Seimbang - Humaniora - www.indonesiana.id
x

ilustr: AJNN

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Senin, 20 Desember 2021 15:50 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • 5 Cara Membuat Hidup Anda Kembali Seimbang

    Berkali-kali saya berusaha mencapai tujuan ini dan akhirnya harus membayar mahal—kesejahteraan saya. Dalam masa-masa yang penuh tekanan ini, kesejahteraan mental, fisik, dan spiritual saya akhirnya terkuras. Hidup saya berputar di luar kendali. Tidak ada keseimbangan dalam hidup saya sama sekali, yang bukan cara yang bagus untuk menjalani hidup dan pasti tidak berkelanjutan.

    Dibaca : 893 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Hidup adalah tindakan penyeimbang, dan Anda tidak dapat lepas dari kenyataan bahwa Anda akan selalu menyulap pekerjaan, rumah, uang, kesehatan, dan hubungan. Saat kita melakukan semua juggling ini, kita memiliki satu tujuan—untuk berhasil di semua lini.

    Berkali-kali saya berusaha mencapai tujuan ini dan akhirnya harus membayar mahal—kesejahteraan saya. Dalam masa-masa yang penuh tekanan ini, kesejahteraan mental, fisik, dan spiritual saya akhirnya terkuras. Hidup saya berputar di luar kendali. Tidak ada keseimbangan dalam hidup saya sama sekali, yang bukan cara yang bagus untuk menjalani hidup dan pasti tidak berkelanjutan.

    Mereka mengatakan bahwa Anda harus mencapai titik keputusasaan sebelum Anda bangun dengan kenyataan bahwa Anda perlu membuat pilihan—apakah saya terus berputar di luar kendali atau apakah saya berhenti berputar dan membuat hidup saya kembali seimbang?

    Saya memilih untuk membuat hidup saya kembali seimbang. Jadi, inilah 5 hal sederhana yang saya lakukan untuk memulai perjalanan menata hidup saya. Ikuti tips ini agar hidup Anda kembali seimbang juga.

    1. Cari Tahu Apa Arti Hidup yang Seimbang bagi Anda

    Menemukan keseimbangan dalam hidup Anda adalah tentang menemukan pusat Anda—tempat di mana Anda bisa merasa damai, hadir, dan bahagia. Untuk sampai ke tempat keseimbangan ini, Anda perlu tahu seperti apa menjalani kehidupan yang seimbang bagi Anda.

    Dalam artikelnya, 'How to Lead a Well Balanced Life', Gustavo Razzetti menyatakan bahwa:

    “Keseimbangan bukanlah sesuatu yang bisa kita dapatkan; itu adalah keadaan pikiran. Ini adalah kesadaran bahwa hidup tidak stabil tetapi terus bergerak”.

    Bagi saya, untuk masuk ke pola pikir menjalani kehidupan yang seimbang, saya menuliskan daftar semua kegiatan yang saya suka lakukan dan memberi saya rasa damai, sukacita, dan perasaan senang.

    Saya kemudian memprioritaskan kegiatan ini ke 5 teratas yang akan saya berkomitmen untuk pertahankan dalam hidup saya.

    • Olahraga harian selama 60 menit.
    • Perhatian – 10 menit meditasi setiap hari.
    • Jurnal Syukur – Setiap malam, saya menuliskan 5 hal yang saya syukuri hari itu (terkadang, saya melewatkan beberapa malam tetapi tidak lebih dari 3 malam).
    • Jangan menonton TV atau menggunakan ponsel di tempat tidur.
    • Makan sehat adalah prioritas utama.

     

    Saya tahu bahwa saya harus menciptakan pola pikir yang lebih positif, dan 5 kegiatan itu membantu saya melakukannya.

    2. Berhenti Mencoba Multitask dan Belajar Memprioritaskan

    Otak kita tidak terhubung dengan multitasking. Semakin banyak kita melakukan banyak tugas, semakin banyak tekanan yang kita berikan pada otak kita. Alasan kita melakukan banyak tugas adalah karena kita pikir multitasking itu berharga dan aset yang bagus untuk dimiliki. Namun, apa yang terjadi adalah bahwa kita akhirnya memiliki ratusan pikiran yang berkecamuk pada saat yang sama dan obrolan terus-menerus dalam pikiran kita.

    Ini sebenarnya memperlambat Anda dan alih-alih berfokus pada "satu hal" yang perlu Anda lakukan, Anda akhirnya terganggu dan beralih dari satu hal ke hal lain dan mencapai sangat sedikit. Pada akhir hari, Anda kelelahan.

    Menciptakan keseimbangan bukan tentang menjejalkan banyak hal ke dalam kehidupan sehari-hari Anda. Ini tentang mengetahui apa yang penting dan apa yang tidak dan mencari tahu berapa banyak kapasitas dan energi yang harus Anda investasikan untuk apa yang penting bagi Anda.

    Mengetahui prioritas Anda, tetap fokus, dan mengatur waktu Anda adalah kunci untuk membuat hidup Anda kembali seimbang.

    3. Pelajari Bagaimana Mengatakan Tidak dan Melepaskan Kebutuhan untuk Berprestasi

    Bersiap untuk mengatakan "tidak" adalah langkah penting untuk menciptakan keseimbangan dalam hidup Anda. Ada banyak alasan mengapa kita mengatakan ya ketika kita terlalu berkomitmen dan hidup kita berputar di luar kendali.

    Bagi saya, mengatakan ya untuk proyek atau peluang lain berarti percaya bahwa orang akan melihat bahwa saya adalah orang yang berprestasi tinggi dan sukses. Saya tidak bisa mengatakan tidak karena itu berarti orang mungkin berpikir saya tidak mampu atau sukses. Pergi mencari yang itu. Hidup saya berputar di luar kendali, tetapi saya terus mengatakan ya.

    Apa yang akhirnya saya lakukan ketika saya mengatakan ya menjanjikan lebih dari yang bisa saya berikan dan mengerjakan proyek yang sebenarnya tidak ingin saya lakukan. Saya belajar bahwa dengan mengatakan tidak, saya menciptakan kesempatan bagi saya untuk mengerjakan hal-hal yang benar-benar saya sukai, dan sebagai hasilnya, akhirnya mendapatkan hidup saya kembali dengan lebih banyak energi.

    Belajar mengatakan "ya" tanpa dendam dan "tidak" tanpa penyesalan adalah langkah pertama untuk menjalani kehidupan yang seimbang.

    4. Ciptakan Ruang Tenang dalam Hidup dan Pikiran Anda

    Ketika Anda menjalani kehidupan yang tidak seimbang, Anda menggunakan panggilan cepat. Banyak hal yang terjadi dalam hidup Anda, dan Anda memiliki begitu banyak hal yang harus dilakukan sehingga Anda merasa seperti sedang berlomba yang sepertinya tidak bisa Anda menangkan!

    Tubuh Anda akan memberi tahu Anda ketika hidup Anda di luar kendali. Salah satu tanda pertama adalah kualitas tidur yang buruk. Anda memiliki begitu banyak pikiran sehingga Anda tidak bisa tidur, dan setelah beberapa saat, tingkat energi Anda mulai turun. Pikiran Anda terasa berkabut, dan tampaknya ada kekacauan dan kekacauan di mana-mana dalam hidup Anda.

    Jika Anda mengenali tanda-tanda ini, solusi terbaik adalah mengambil tindakan dan mencari cara untuk menciptakan ruang dalam hidup Anda di mana Anda bisa duduk dengan santai dan tenang serta merasa damai.

    Sadarilah bahwa Anda tidak akan langsung mencapai keadaan tenang dan jernih ini karena pikiran dan tubuh Anda terhubung dengan kekacauan, dan obrolan terus-menerus. Ini adalah proses langkah demi langkah.

    Berikut adalah 3 hal yang saya lakukan yang membantu saya menciptakan ruang yang saya butuhkan untuk menjadi tenang dan damai:

    • Saya mengunduh aplikasi Calm – aplikasi untuk tidur dan mediasi. Saya berkomitmen pada ritual akhir hari di mana saya akan mandi, minum secangkir teh yang menenangkan, dan kemudian bermeditasi menggunakan Calm.
    • Saya menjadwalkan pijat setiap 2 minggu selama 3 bulan dan membayar di muka untuk semua sesi. Tidak ada alasan bagi saya untuk menunda membuat janji karena saya terlalu sibuk dan tidak punya waktu. Jika saya harus menunda, saya harus segera menjadwal ulang karena saya telah membayar untuk sesi.
    • Penjurnalan – ini adalah praktik yang membutuhkan komitmen minimal. Namun, hasilnya bagi saya memiliki dampak yang luar biasa. Jurnal memungkinkan saya untuk menciptakan ruang dalam pikiran saya dan rasa tenang dalam tubuh saya. Saya dapat mengenali apa yang ada di pikiran saya, dan ini berarti bahwa pikiran dan perasaan saya meninggalkan otak dan tubuh saya, dan saya merasa damai.

     

    5. Menerapkan Gaya Hidup Sehat—Diet Sehat dan Olahraga Teratur

    Diet sehat memicu energi alami dan meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri Anda. Olahraga melepaskan endorfin, yang merupakan bahan kimia dalam tubuh kita yang membuat kita merasa baik.

    Saya menjadwalkan janji temu dengan ahli gizi untuk mencari tahu rencana makanan sehat apa yang paling cocok untuk saya. Saya membayar untuk konsultasi 2 bulan di muka, yang berarti bahwa saya cenderung tidak tersesat dan membuat alasan mengapa saya tidak dapat mengikuti program.

    Saya selalu sangat aktif. Namun, sejak menginjak usia 50 tahun, saya menemukan bahwa tubuh saya tidak lagi membutuhkan olahraga intensitas tinggi, melainkan olahraga intensitas dan kekuatan tubuh yang rendah. Saya melepaskan keanggotaan lari dan gym saya dan melakukan yoga, pilates, dan berjalan.

    Saya 100 persen yakin bahwa memiliki pola makan yang sehat dan berolahraga secara teratur adalah fondasi dari mana saya dapat mempertahankan kehidupan yang seimbang.

    Pikiran Saya tentang Disiplin Diri

    Ketika hidup saya mulai terasa tidak seimbang, saya tahu bahwa saya kurang disiplin diri. Saya telah belajar bahwa disiplin diri adalah salah satu alat terbaik untuk membantu saya mengatasi hal-hal dalam hidup saya. Tanpa disiplin diri, saya membuang-buang waktu, menunda-nunda, dan gagal menindaklanjuti hal-hal yang saya tahu harus saya lakukan. Akibatnya, saya merasa bersalah, kewalahan, dan tidak cocok dengan diri saya sendiri. Ini bukan tempat yang bagus.

    Mengikuti 5 langkah ini untuk mendapatkan kembali hidup saya adalah kunci bagi saya untuk berkomitmen menjalani kehidupan yang seimbang di mana seiring waktu, disiplin diri dan penundaan tidak lagi menjadi masalah besar yang harus saya atasi.

    Menjalani kehidupan yang seimbang tidak hanya penting untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan Anda, tetapi juga penting untuk meningkatkan produktivitas Anda, mengelola stres, dan menjalani hidup Anda dengan potensi penuh Anda.

    Jadi, dapatkan kembali keseimbangan hidup Anda sekarang juga.

    “Kita dapat yakin bahwa harapan terbesar untuk menjaga keseimbangan dalam menghadapi situasi apa pun terletak pada diri kita sendiri.” —Francis J. Braceland.

    ***
    Solo, 20 Desember 2021. 2:41 pm
    'salam hangat penuh cinta'
    Suko Waspodo
    suka idea
    antologi puisi suko



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.