Guru Pahlawan yang Terlupakan - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Seorang guru yang sedang mengajar

Arif Rahmawanto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 10 November 2021

Senin, 3 Januari 2022 13:53 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Guru Pahlawan yang Terlupakan

    Berbicara tentang nasib pendidikan di Indonesia

    Dibaca : 579 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Guru mengajar

                Pada tanggal 25 Nopember diperingati sebagai hari guru nasional, para guru merayakan harinya itu dengan upacara bendera dan dengan perayaan yang sederhana. ahh sungguh indah menjadi seorang guru, guru tidak pernah resah akan gaji yang diterimanya. mereka tidak pernah memikirkan hal tersebut. Dengan sabar mereka menunggu kebijakan dari pemerintah karena mereka tahu, ini bukan sekadar masalah gaji,pangkat atau jabatan tapi ini tentang masa depan bangsa. Tidak ada keraguan sedikitpun dimata mereka, bahkan mereka yang masih menjadi guru tidak tetap(GTT) atau biasa kita sebut dengan guru honorer walaupun mereka harus tertatih untuk melanjutkan dan bertahan pada kehidupan yang keras ini. Senyum mereka tetap terpancar didepan para siswa agar siswa selalu semangat dalam belajar.


                 Banyak yang peduli tentang kesejahteraan guru bahkan sampai ada yang menangis ketika mendengar kisah perjuangan seorang guru. Semua prihatin terhadap nasib guru-guru ini tapi apakah semua hanya berakhir dengan tangis bersama saja?? semoga saja tidak. Semoga saja tidak menjadi konten kepedulian saja tetapi benar-benar peduli. Guru hanya ingin kehidupannya tercukupi itu saja sudah sangat cukup.


              Kehidupan pendidikan di Indonesia banyak yang mengatakan perlu yang namanya perubahan, atau ada yang mengatakan kita ketinggalan jauh dengan negara-negara lain, Lalu apa yang seharusnya dirubah? cara mengajar, sistem kurikulumnya atau birokrasinya? atau sebenarnya kita tidak perlu merubah apapun tapi yang kita rubah adalah pola pikir terhadap pendidikan itu. Para cendekiawan mengatakan bahwa kualitas guru perlu ditingkatkan lagi, tetapi peningkatan kualitas guru juga harus sebanding dengan infrastruktur yang ada. Sebetulnya banyak guru yang sudah melakukan inovasi pembelajaran tapi infrastruktur yang tidak mendukung menjadikan inovasi itu terhambat. Guru hanya berharap kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan di Indonesia ini agar kualitas pendidikan di Indonesia menjadi semakin lebih baik. Sebenarnya banyak faktor yang menghambat jalannya pendidikan, ada dari internal maupun eksternal. 


              Tidak jarang para guru harus menghadapi hal-hal yang seharusnya tidak perlu mereka lakukan, misal harus berjualan atau mengambil pekerjaan part time untuk menyambung hidup mereka yang menjadikan kualitas pendidikan tidak bisa maksimal maka disini peran birokrasi sangat penting karena berurusan dengan anggaran.  Tapi begitulah nyatanya setiap tahun isu yag dibahas tetaplah sama tidak ada perubahan sama sekali. kita semua mengetahui banyak yang peduli tentang pendidikan Indonesia tapi kenapa sampai saat ini masih begitu saja. Apa guru hanya dianggap SEBELAH MATA? mari kita renungkan itu.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.