E-KTP Fisik akan Diubah Dalam Bentuk Picture di Dalam HP - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Cara kerja Dukcapil menangani e- KTP. Foto Dok Kemendagri.

djohan chan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 November 2019

Kamis, 13 Januari 2022 06:13 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • E-KTP Fisik akan Diubah Dalam Bentuk Picture di Dalam HP

    Dalam rangka untuk mempermudah proses kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Pemerintah merencanakan untuk menerapakan e- KTP, sebagai identitas jati diri warga negara Indonesia kedalam Hend Phone (HP).

    Dibaca : 272 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dalam rangka untuk mempermudah proses kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, Pemerintah merencanakan untuk menerapakan e- KTP, sebagai identitas jati diri warga negara Indonesia kedalam Hend Phone (HP). 

    Ide itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementrian dalam negri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrullah, sebagaimana banyak dikutip awak media, pada hari Jumat kemarin (7/1), di Jakarta.

    Menurut Zudan, rencana tersebut telah dilakukan uji coba oleh Dukcapil Kementrian dalam negri, pada 50 kabupaten/kota di Indonesia, ditahun 2021. Bentuk e-KTP yang tersimpan didalam HP itu memiliki QR (Kode), didalamnya tersimpan data identitas diri yang bersangkutan, seperti e-KTP fisik.   

    Untuk verifikasi data e- KTP didalam HP tersebut, bisa dilakukan melalui login ke aplikasi khusus, atau melalui email. Maka akan terlihat identifikasi dari pemilik e- KTP didalam HP tersebut. Seperti data Nomor Induk Kartu (NIK), nama dan alamat tempat domisili yang bersangkutan.   

    Bagi yang ingin membuat e-KTP yang tersimpan didalam HP itu, masyarakat cukup mendatangi ke Kantor Camat, atau ke Kantor Dukcapil setempat, untuk mendapatkan petunjuk. Selanjutnya e-KTP tersebut tidak perlu ditanya tanya lagi ke Kantor Camat, ataupun ke Kantor Dukcapi. Karena akan dikirim langsung ke HP yang bersangkutan, kata Zudan.

    Sejumlah pengamat mengatakan, ide Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementrian dalam negri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrullah, untuk menerapkan e-KTP didalam HP tersebut, merupakan Ide cemerlang, dan pantas diberi acungan dengan “ Dua Jempol tangan”.

    Wacana Program Zudan Arif Fakrullah itu perlu mendapatkan apresiasi dari Presiden Jokowi dan Kementrian dalam negri. Selain untuk memudahkan proses pelayanan e-KTP kepada masyarakat, juga meringankan sistem kerja staf Dukcapil, untuk menyusun dan membagikan e-KTP fisik kepada yang bersangkutan.

    Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, dari wacana ide cemerlang Zudan Arif Fakrullah, untuk menerapkan e-KTP didalam HP, sungguh sangat menghemat pengeluaran anggaran keuangan belanja negara, tentunya.  

    Sekedar untuk mengingatkan, pada tahun 2011-2012, untuk Pengadaan proyek e-KTP fisik, Pemerintah menganggarkan dana yang tidak sedikit, nilainya mencapai Rp 5,9 triliun. Namun akhirnya sarat dengan praktek Kolusi, Korupsi dan Nevotisme (KKN), negara dirugikan Rp 2,3 triliun, dan berakibat pada sejumlah orang orang tertentu diseret olek Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga dipenjarakan.

    Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), merupakan kewajiban yang harus dimiliki oleh rakyat, dan menjadi tanggung jawab Pemerintah untuk mengadakannya, sebagai administrasi kependudukan dalam suatu negara. Berdasarkan BAB IXA, UU perubahan atas nomor 26/2006 pasal 87A dan 87B. Pendanaannnya ditanggung oleh Negara, dan rakyat tidak dikenakan pungutan biaya, alias gratis.

    Sementara pihak, ada juga yang mempertanyakan, kalau HP-nya hilang, bagaimana cara untuk menggantikan e-KTP yang ada pada HP yang hilang itu. Zudan menyarankan, untuk datang ke Kantor Dukcapil, untuk mendapatkan penggantiannya. Dengan cara membawa bukti e-KTP yang sebelum hilang, pernah di Share ke Istri, atau Anak/ orang tuanya, maka Dukcapil akan mengganti e- KTP yang hilang itu, ke nomor HP yang baru, pada yang bersangkutan.

    Terkait dengan masyarakat yang tidak bisa menggunakan HP, namun mereka butuh dengan E KTP, menurut Zudan. Dukcapil tetap memberikan pelayanan, dengan memberikan e-KTP fisik, karena KTP wajib dimiliki oleh masyarakat, sebagai legalitas kependudukannya, dan dapat dipergunakan untuk berbagai kepentingan dalam kehidupan, dan E- KTP ini diberlakukan untuk seumur hidup, kata Zudan (Djohan Chaniago). 



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.