Gali Potensi Telur Asin di Dusun Rekesan Timur Desa Penanggal untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Siva Putri Setyaningtias

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 17 Januari 2022

Rabu, 19 Januari 2022 13:16 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Gali Potensi Telur Asin di Dusun Rekesan Timur Desa Penanggal untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

    Produksi Telur Asin Sebagai Peluang Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan Pascaerupsi Semeru dan Sebagai Aksi Ketahanan Pangan Berkearifan Setempat

    Dibaca : 664 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dusun Rekesan Timur, Desa Penanggal merupakan dusun yang memiliki potensi produksi telur asin. Hal ini dikarenakan mayoritas profesi sebagai petani dan peternak. Dusun Rekesan Timur sendiri memiliki sekitar 10 peternak bebek. Profesi tersebut memiliki banyak keuntungan dalam segi ekonomi. Untuk masyarakat di Dusun Rekesan Timur sendiri sangat antusias dengan diadakannya program produksi telur asin, karena harga telur bebek dan telur asin sendiri memiliki selisih harga yang cukup signifikan, sehingga diadakannya program tersebut dapat meningkatkan perekonomian peternak bebek.

    Banyaknya peternak bebek di dusun rekesan timur ini salah satunya didukung lokasi yang terletak di daerah pedesaan yang mana banyak terdapat lahan persawahan. Bebek yang diternakkan yaitu bebek petelur. Salah satu produk olahan yang cukup banyak menyerap produk telur bebek adalah telur asin.

    Umumnya kriteria telur yang dijadikan telur asin memiliki ukuran yang cukup besar dengan cangkang yang tebal dan kuning telur yang berwarna orange. Untuk mendapatkan kriteria tersebut para peternak memberikan pakan yang berkualitas tentunya serta pemeliharaan secara intensif sehingga mudah mengontrol pakan dan kesehatan bebek. Selain sebagai telur asin, kelebihan lain dari telur bebek banyak dimanfaatkan pada industri olahan telur seperti roti, lauk pauk bahkan jamu. Sehingga peternak bebek tidak perlu khawatir mengenai pemasaran telur bebek. Selain kelebihan, beternak bebek petelur juga mempunyai beberapa kekurangan diantaranya bebek mempunyai tingkat konsumsi pakan yang tinggi, bebek lebih sensitif terhadap pakan yang kualitasnya kurang bagus dan berjamur, Perawatan bebek harus cermat agar tidak mengalami stres yang akan mempengaruhi produksi telur.

    Bebek adalah salah satu ternak unggas yang memiliki peran untuk menghasilkan daging dan telur. Telur bebek memiliki kadar air yang lebih rendah jika dibandingkan telur unggas lainnya, akan tetapi telur bebek memiliki kandungan protein dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan telur unggas lainnya. Akan tetapi, telur merupakan bahan pangan yang mempunyai sifat mudah rusak, baik itu kerusakan alami, kerusakan kimiawi, maupun kerusakan yang disebabkan oleh mikroorganisme yang masuk lewat pori-pori telur. Dengan kondisi tersebut, diperlukan upaya pengawetan untuk memperpanjang masa simpan dari telur. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah proses penggaraman.

    Telur asin merupakan salah satu bentuk pengawetan telur yang dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Telur asin merupakan telur mentah yang diolah melalui proses pengolahan dan pengasinan. Keuntungan dari proses pengasinan adalah meningkatkan cita rasa dari telur, yakni masir atau berpasir yang terdapat pada kuning telur. Telur asin memiliki cita rasa yang khas ini dapat langsung dimakan atau dikombinasikan dengan jenis makanan lainnya. Telur asin yang baik memiliki kuning telur yang berwarna kemerahan, dan tekstur kuning yang lembut dan masir. Telur yang biasa digunakan adalah telur bebek.

    Peluang bisnis telur asin cukup besar sehingga diharapkan dapat berkembang dengan pesat khususnya di Dusun Rekesan Timur. Produksi telur asin juga memiliki peluang dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan pascaerupsi Semeru dan sebagai aksi ketahanan pangan berkearifan setempat. Hal ini belum disadari sepenuhnya oleh masyarakat Dusun Rekesan Timur karena ketidaktahuan tentang inovasi produksi dan digitalisasi pemasaran. Maka dari itu Mahasiswa Universitas Jember KKN Kolaboratif Peduli Semeru Kelompok 11 hadir untuk memfasilitasi masyarakat guna mengembangkan potensi produksi telur asin dengan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yakni dr. Yudha Nurdian, M.Kes.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.