Pelaporan Rifa Handayani, Momentum Golkar dan Airlangga untuk Klarifikasi - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

dezan news

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Januari 2022

Kamis, 20 Januari 2022 16:59 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Pelaporan Rifa Handayani, Momentum Golkar dan Airlangga untuk Klarifikasi

    Pelaporan Rifa Handayani, Momentum Golkar-Airlangga Untuk Klarifikasi

    Dibaca : 462 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dua tahun jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden 2024, sejumlah partai maupun figur kadernya mulai berancang-ancang 'start' alias kampanye.

    Saban hari di sejumlah media, para politikus aktif tampil. Baik via darat maupun udara.

    Di sisi lain, Partai Golkar dengan Sang Ketum, Airlangga Hartarto menghadapi ujian hebat sejak munculnya sosok Rifa Handayani.

    Ya, Rifa melaporkan kasus yang mengaitkan dengan Sang Ketum pada Desember kemarin.

    Dilansir sejumlah media, Rifa ketika itu sudah membuat pernyataan di berbagai media tanpa ada keterangan bantahan, sanggahan, atau klarifikasi dari pihak Airlangga maupun Golkar hingga kini.

    Rifa merasa diancam, diteror, dan difitnah lantaran mengungkapkan kisah terlarangnya dengan Airlangga.

    Percakapan antara diduga Airlangga dan suami Rifa pun beredar luas di jagat maya.

    Lagi-lagi tanpa adanya klarifikasi dari pihak Airlangga. Pertanyaan sekarang adalah proses pelaporan yang dilakukan Rifa hingga saat ini tak kunjung jelas.

    Pihak aparat belum lagi memberikan keterangan lebih lanjut ihwal laporan tersebut. Pun dengan Komnas HAM yang sampai sekarang tak kunjung manyampaikan update. Situasi ini memancing opini liar publik.

    Apakah pelaporan Rifa ini hoax atau benar adanya? jika terus dibiarkan tentunya akan menjadi bola panas bagi partai Golkar maupun Airlangga.

    Kasus pelaporan Rifa juga bisa menjadi Kotak Pandora bagi 'Beringin' jelang Pilpres 2024. Bagaimana mungkin publik bisa menilai apakah laporan itu benar atau hoax, jika memang tidak ada pernyataan resmi dari yang berkaitan.

    Semakin ini didiamkan, tentunya bisa menjadi bom waktu bagi Golkar maupun Airlangga.(*)



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.