Mengenali Dasar dalam Bahasa Isyarat untuk Berkomunikasi dengan Teman Tuli Indonesia - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Mahrunisa Indah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 Januari 2022

Minggu, 23 Januari 2022 06:02 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Mengenali Dasar dalam Bahasa Isyarat untuk Berkomunikasi dengan Teman Tuli Indonesia


    Dibaca : 513 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman, tentu toleransi harus menjadi landasan untuk hidup rukun dan saling menghargai. Seringkali banyak yang melupakan keberedaan saudara kita yang memiliki keterbatasan, salah satunya adalah saudara kita yang tidak mampu berbicara ataupun mendengar. Mereka berkomunikasi dengan menggunakan bahasa isyarat yang digunakan sehari-hari. Namun, apabila bahasa isyarat tersebut hanya dipelajari oleh mereka yang tuli, lalu bagaimana mereka akan berkomunikasi dengan kita yang sudah menganggap diri sebagai seseorang yang telah sempurna? Tentu kita harus mempelajari sedikit banyak mengenai dasar dasar dalam bahasa isyarat itu sendiri, bukan hanya sebagai bentuk menambah ilmu namun, juga bisa menjadi bentuk dukungan kita kepada saudara tuli agar mereka merasa disayangi dan diingat oleh semua orang.

    Bahasa isyarat merupakan bahasa yang digunakan kepada saudara kita yang memiliki keterbatasan dalam berkomunikasi. Bahasa isyarat dikembangkan untuk mempermudah saudara kita yang memiliki keterbatasan agar bisa berkomunikasi dan menyuarakan apa yang ingin mereka suarakan. Dengan mengombinasikan bentuk tangan, gerak tangan, lengan, tubuh, serta ekspresi wajah untuk mengungkapkan pikiran mereka.

    Bahasa isyarat di tiap negara berbeda-beda, karena itulah bahasa isyarat seringkali memiliki banyak perbedaan karena memang belum ada bahasa isyarat secara internasional. Di Indonesia sendiri, bahasa isyarat memiliki dua jenis, yaitu Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI).

    BISINDO sendiri dibuat oleh saudara tuli dan biasa digunakan sejak mereka kecil, bahasa ini tergolong alami dan mudah dicerna serta merupakan bahasa alami mereka. Uniknya, BISINDO sendiri dipengaruhi oleh interaksi dari daerah yang berbeda-beda1. Sedangkan, SIBI merupakan bahasa yang telah mutlak dan digunakan di SLB yang ada di Indonesia. SIBI sendiri merupakan adopsi dari American Sign Language (ASL), SIBI pula dapat dikatakan rumit karena mengandung kosa kata yang baku, itulah mengapa para saudara tuli menciptakan BISINDO agar lebih mudah mereka pahami2. Singkatmya, BISINDO merupakan bahasa isyarat informal dan SIBI merupakan bahasa isyarat formal.

    Pada artikel kali ini, saya akan memberikan gambaran mengenai huruf abjad dalam Sistem Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI)

    Huruf abjad:

     

     

    bahasa isyarat d, bahasa isyarat c, bahasa isyarat b, bahasa isyarat a

    Setiap gerakan tangan memiliki arti tersendiri dalam bahasa isyarat, maka itu perlu untuk memperhatikan setiap gerakan dan bentuk agar dapat mudah dipahami oleh saudara kita.

    Semoga dengan adanya artikel ini, dapat menggerakkan hati kita semua untuk mengenal lebih jauh mengenai bahasa isyarat di Indonesia, artikel ini hanya berisi sebagian kecil ilmu dari banyaknya ilmu yang bisa kita dapatkan dalam luasnya artikel dan pembelajaran yang lainnya.

     

    Daftar Pustaka

    Greatnesia. 2020. "Bahasa Isyarat di Indonesia: Apa Bedanya Sibi dan Bisindo?" Bahasa Isyarat di Indonesia: Apa Bedanya SIBI dan BISINDO? » Greatnesia.

    Anonym. Mengenal Dua Jenis Bahasa Isyarat di Indonesia. Mengenal Dua Jenis Bahasa Isyarat di Indonesia (rexona.com) 

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.