Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Teknososiopreneur, Kolaborasi dan Kemandirian di Universitas Trilogi - Analisis - www.indonesiana.id
x

tanggung jawab mahasiswa universitas trilogi

nanda zalsabila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 Januari 2022

Rabu, 26 Januari 2022 17:37 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Teknososiopreneur, Kolaborasi dan Kemandirian di Universitas Trilogi

    Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah merikan rahmat dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan artikel kelompok kami yang membahas tentang "Peran Budaya Organisasi dalam penerapan Keteknopreneuran, Kolaborasi, dan Kemandirian di Universitas Trilogi. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk memenugi Tugas UAS mata kuliah Citra Diri dan Pribadi Profesional agar mengerti lebih dalam lagi tentang pembahasan yang kelompok kami buat. kami menyampaikan terimkasih yang sebesar besarnya kepada bu Siti Khusnul Rifani, SE., MSM selaku dosen pengampu mata kuliah ini yang sudah membimbing kami selama 1 semester ini. Selanjutnya kami sangat mengharapkan kritik maupun Saran dari pembaca agar kami bisa memperbaiki artikel ini untuk kedepannya. Demikian dari kelompok kami semoga Artikel ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun pembacanya.

    Dibaca : 281 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Teknososipreneuran, kolaborasi dan Kemandirian di universitas Trilogi

    Universitas Trilogi mempunyai visi "menjadi Universitas yang Inovatif dengan mengembangkan Keteknososiopreneuran, Kolaborasi, dan Kemandirian dalam sistem ekonomi berdasarkan nilai nilai Pancasila". Untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan budaya organisasi yang baik. 

    Budaya Organisasi merupakan suatu perangkat sistem nilai nilai, keyakinan-keyakinan, asumsi-asumsi atau norma-norma yang telah lama berlaku yang di sepakati dan diikuti oleh para anggota Organisasi sebagai pedoman perilaku dan pemecahan masalah-masalah organisasinya. Budaya Organisasi mempunyai peran penting dalam pencapaian visi Universitas Trilogi, karena mampu mempengaruhi kinerja civitas akademik, dengan memperbaiki dan memberlakukan budaya organisasi antar civitas akademik dari hal yang negatif menjadi hal yang positif maka visi Universitas Trilogi akan cepat  tercapai. 

    Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Tekonososiopreneur :

    Teknososiopreneur adalah kesatuan orang-orang yang memiliki kemauan yang besar untuk bekerja mandiri, memiliki keberanian menanggung resiko, memiliki kapabilitas dalam mengolah sumber daya secara inovatif, kolaboratif dan lestari guna memberi nilai tambah bagi masyarakat berupa produktifitas dan efisiensi kolektif yang tinggi, untuk hidup yang layak dan mandiri. 

    peningkatan kepuasan budaya organisasi dalam pemanfaatan teknologi lebih efektif melalui jalur tidak langsung karena hasil pengaruh langsung lebih kecil dibandingkan pengaruh tidak langsung. Budaya Organisasi sangat mempengaruhi proses perumusan strategi organisasi mulai dari formulasi strategi sampai kepada implementasi strategi tersebut.

    Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Kolaborasi :

    Kolaborasi adalah kemampuan bekerja sama antar individu dan lintas bidang ilmu, sehingga tercipta sinergi dalam tim yang kuat, kapabel, dan dinamis, serta memiliki jejaring baik horizontal maupun vertical. Budaya Organisasi yang baik adalah organisasi yang mampu membina dan meningkatkan hubungan kerjasama dengan pihak lain dalam mencapai visinya. Di Universitas Trilogi kerjasama ini dapat dilakukan seperti : kerjasama antar dosen dengan universitas lain atau lembaga lain, pertukaran mahasiswa antar Universitas yang ada diluar Negeri, program magang bagi mahasiswa-mahasiswa semester akhir di perushaan-perusahaan maupun di Instansi pemerintah, studi banding ke universitas-universitas terkenal.

    Pada dasarnya kolaborasi dapat terjadi apabila seseorang atau sekelompok orang dapat saling memperoleh keuntungan atau manfaat dari orang atau kelomok lainnya. Jadi Kolaborasi pada intinya adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. itu adalah suatu proses sosial yang paling dasar. Biasanya, kolaborasi melibatkan pembagian tugas, domana setiap orang mengerjakan setiap pekerjaaan yang merupakan tanggungjawabnya demi tercapainya tujuan bersama.

    Peran Budaya Organisasi dalam Penerapan Kemandirian :

    Kemandirian adalah menggali kemampuan dan potensi diri untuk Kesetaraan, mengurangi sikap ketergantungan dengan pihak yang lain. yang dinamakan Organisasi sudah seharusnya mandiri, karena sudah mempunyai Orientasi Nilai, peran, maupun tugas yang jelas. Namun dalam prakteknya tidak demikian, karena berbenturan dengan kepentingan. Suatu Organisasi akan mandiri aoabila mempunyai sikap  independent, tidak terbelenggu oleh berbagai kekuatan yang mengganggu kemandirian. Budaya Organisasi yang mandiri di Universitas Trilogi terlihat dari dari beberapa hal, seperti : biaya operasional dalam proses belajar mengajar serta kegiatan kampus lainnya tidak tergantung pada bantuan pihak luar tapi melalui menggali potensi yang ada di Universitas, sarana dan prasarana Kampus yang sudah milik sendiri.

    Berdasarkan uraian diaatas dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Budaya Organisasi yang baik dalam penerapan Teknososiopreneur, Kolaborasi dan Kemandirian akan mempercepat organisasi tersebut dalam mewujudkan visinya. 

     

    Nama Kelompok 7 :

    Thitamia Nur Arshy - 16101038

    Nanda Zalsabila Widodo - 21101001

    Cahyani Puspita - 21101003

    Maria Bernadeta Ananda Putri Pera - 21101025

    Azizah Fahia Riva - 21101035

     

     

     

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.