Guru MTsN 9 Bantul Ikuti Rapat Gudep Pramuka - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Humas MTsN 9 Bantul

Humas MTsN 9 Bantul
Bergabung Sejak: 11 Januari 2022

Jumat, 28 Januari 2022 18:08 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Guru MTsN 9 Bantul Ikuti Rapat Gudep Pramuka


    Dibaca : 1.122 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul Pembina Gugus Depan MTsN 9 Bantul, Mawar Udin, S.Pd.I. mengikuti acara Pembinaan Gugus Kepramukaan Tahun 2022. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (25/01/2022) ini diikuti sebanyak 50 peserta berasal dari perwakilan madrasah mulai dari tingkat ibtidaiyah, tsanawiyah, hingga aliyah negeri dan swasta di Kabupaten Bantul. Acara pembinaan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, mars madrasah, dan pengucapan 5 nilai budaya kerja Kementerian Agama Republik Indonesia.

     

    Pembinaan yang pertama disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Dikmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I. Dalam pembinaannya, Kasi Dikmad menjelaskan bahwa awal tahun 2022 bidang dikmad Kemenag Bantul mengadakan beberapa kegiatan untuk menunjang kegiatan di madrasah.

     

    “Saat ini yang sedang digencarkan di Kabupaten Bantul adalah ramah anak sehingga pramuka ini adalah kegiatan yang sinkron dengan hal itu,” ungkap  Kasi Dikmad Kemenag Bantul Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I.

     

    Lebih lanjut Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I. juga menerangkan bahwa selama pandemi, kepramukaan di seluruh madrasah Kabupaten Bantul dilaksanakan secara daring sehingga  kegiatannya kurang maksimal. Dirinya berharap tahun 2022 ini kegiatan pramuka di madrasah Kabupaten Bantul bisa dilaksanakan secara offline agar lebih maksimal.

     

    “Harapan saya pramuka bisa dilaksanakan secara offline agar kegiatan bisa maksimal serta untuk mengembangkan potensi anak. Hal – hal yang menjadi kendala di madrasah terkait pramuka offline bisa dikonsultasikan  dengan Kwarcab Bantul. Harapannya nanti dengan pramuka offline, anak-anak bisa merasa antusias dan senang mengikuti kegiatan pramuka,” kata Kasi Dikmad Kemenag Bantul Ahmad Musyadad, S.Ag., M.S.I.

     

    Pembinaan yang kedua disampaikan oleh Hery Purnomo, S.Pd., anggota Kwarcab Bantul. Dalam pembinaannya, Hery Purnomo, S.Pd. menuturkan bahwa kegiatan pramuka di sekolah–sekolah sudah mulai dilaksakan secara offline sehingga madrasah harus segera mengikuti. Kegiatan pramuka juga dilaksanakan secara blok, aktualisasi dan regular. Sedangkan pengisian penilaian di rapor untuk ekstra kepramukaan tidak hanya pada saat kegiatan ekstra sore hari namun sistem blok dan aktualisasi. Kegiatan yang bersifat blok dilaksanakan oleh guru dibantu oleh pembina sedangkan untuk pengenalannya dapat dilaksanakan saat masa ta’aruf siswa madrasah (matsama). Materi pramuka yang masuk dalam matsama yaitu karakter orientasi kepramukaan.

     

    Anggota Kwarcab Bantul, Hery Purnomo, S.Pd. juga menjelaskan bahwa materi pramuka dapat diintegrasikan ke dalam mapel umum seperti Bahasa, IPA, dan IPS. Hery Purnomo, S.Pd. menerangkan bahwa setiap madrasah bisa melakukan kegiatan pelantikan setelah latihan rutin bisa dilaksanakan setiap semester atau setiap tahun.

     

    “Ibarat kata jika tidak ada pelantikan itu seperti pohon yang tidak berbuah,” tutur Anggota Kwarcab Bantul, Hery Purnomo, S.Pd.

     

    Hery, saapan akrab Hery Purnomo, S.Pd. menerangkan untuk penilaian kualitatif pramuka keberhasilannya ditentukan dari proses dan keikutsertaan. Nilai minimal pramuka adalah B, jika kurang dari itu maka siswa tidak diperbolehkan naik kelas. Peserta yang wajib mengikuti kegiatan ekstra wajib pendidikan pramuka untuk tingkat penggalang hanya kelas 7 saja.

     

    Pembinaan yang ketiga disampaikan oleh Tanti Sadmawati, S.H., bendahara Kwarcab Bantul. Dalam pembinaannya, Tanti Sadmawati, S.H. meminta seluruh gugus depan (gudep) untuk segera membentuk kepengurusan yang terdiri dari majelis pembina gugus depan, pembina gugus depan dan pembina satuan. Selain itu, Tanti Sadmawati, S.H. juga menjelaskan bahwa setiap madrasah harus melaksanakan musyawarah gugus depan dan pengadaan nomor gugus depan yang dibuktikan dengan surat keputusan kwartir, papan nama gudep, kop surat gudep, stempel gudep.

     

    “Untuk seluruh gugus depan agar memiliki agenda tersendiri mulai dari buku surat masuk dan keluar, surat ke orang tua siswa, hingga buku ekspedisi,” tutur bendahara Kwarcab Bantul, Tanti Sadmawati, S.H.

     

    Pembina Gugus Depan MTsN 9 Bantul, Mawar Udin, S.Pd.I. mengungkapkan dirinya senang dan merasa antusias selama mengikuti pembinaan gugus depan di Kemenag Bantul. “Hari ini saya baru saja selesai mengikuti pembinaan gugus depan pramuka di Kemenag Bantul, rasanya senang bisa dapat ilmu baru dari para narasumber hebat,” terang Mawar Udin, S.Pd.I. Dirinya juga mengungkapkan akan segera menindaklanjuti pesan dan harapan dari para narasumber pembinaan gugus depan.

     

    “Setelah ini rencana saya akan koordinasi dengan Bu Kepala Madrasah dan para pembina gudep MTsN 9 Bantul untuk menindaklanjuti hasil dari pembinaan hari ini,” kata Mawar Udin, S.Pd.I. (dn)

    Ikuti tulisan menarik Humas MTsN 9 Bantul lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.