Kegagalan Bukan untuk Menutup Mimpi - Analisis - www.indonesiana.id
x

Tetes air hujan perlahan membasahi bumi\xd \xd Mengalahi derasnya air mataku\xd \xd Yang membasahi wajah ini\xd \xd Karna begitu sempitnya hidup ini

Juandi Manullang .

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Agustus 2019

Jumat, 11 Februari 2022 09:16 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Kegagalan Bukan untuk Menutup Mimpi

    Kegagalan yang pernah kita alami bukanlah memutus mimpi, tetapi mengajarkan kita untuk terus berjuang lebih keras. Perjuangan itu akan membawa pada sebuah keberhasilan yang sudah dicita-citakan. Percayalah bahwa tidak ada yang sia-sia ketika sudah berusaha.

    Dibaca : 606 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Setiap orang tentunya mempunyai mimpi dan berharap mimpi itu bisa diraih. Demi sebuah mimpi setiap orang akan berjuang habis-habisan. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa ada juga orang yang mengalami kegagalan dan putus asa sehingga berhenti untuk bermimpi. Oleh karena itu, kegagalan bukan untuk menutup mimpi yang kita cita-citakan, tetapi jadi acuan untuk maju terus dan terus.

    Dalam sebuah kesempatan, saya ingin menyampaikan juga pengalaman saya pribadi. Kebetulan, dalam sebuah ujian dalam mendapatkan pekerjaan yang saya ikuti, saya sering gagal. Bahkan sempat putus asa dan tak percaya bahwa Tuhan ada untuk membantu saya.

    Untuk kedua kalinya saya mencoba ujian lagi dan gagal lagi. Coba untuk ketiga kalinya dan tetap gagal, sehingga percobaan yang kelima baru saya berhasil lulus ujian dan mendapatkan pekerjaan. Dalam situasi yang seringkali gagal dan putus asa pun sempat datang, namun tidak membuat saya mundur.

    Saya percaya bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Siapa saja bisa meraih cita-cita dan impiannya dengan sebuah perjuangan keras. Kegagalan yang saya alami bukan membuat saya mundur dan tak mau mencoba lagi, tetapi harus bangkit dan bangkit.

    Jangan sampai mimpi yang sudah dicita-citakan harus kandas karena sebuah kegagalan. Kita harus tahu istilah bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Istilah itu mengartikan bahwa kita masih berpotensi berhasil meski kegagalan itu datang. Kegagalan itu hanya sementara saja. Jadi, jangan pernah patah semangat dalam meraih sebuah mimpi.

    Itulah yang saya terapkan sehingga bisa berhasil meraih mimpi. Itu semua tak lepas juga dari kasih Tuhan yang senantiasa menyertai kita setiap waktu, ditambah perjuangan tak henti yang kita lakukan.

    Bagi kita yang sering gagal, jangan putus asa dan tak mau mencoba lagi. Segeralah untuk terus mencoba dan berjuang, alhasil engkau akan mendapat. Kegagalan itu bukanlah jadi ancaman serius buat kita mengurungkan mimpi, tetapi kegagalan sebagai sebuah semangat untuk mencapai keberhasilan.

    Pengalaman yang saya bagikan tersebut, semoga bisa memacu kita dan memotivasi kita untuk tidak berhenti mencoba. Hal sesulit apapun itu pasti bisa kita taklukkan dengan semangat, optimis dan doa yang kita panjatkan setiap waktu.

    Tuhan pun akan melihat setiap kerja keras kita dan usaha yang diberikan sehingga Dia akan membantu ketika mengalami kesulitan. Teruslah bergerak dan berpikirlah positif  kedepan bahwa masa depan sedang menunggu.

    Tidak akan ada yang mustahil bagi Tuhan karena Dia akan selalu melihat dan mendampingi kita dalam setiap langkah kehidupan di bumi ini. Itulah yang selalu saya terapkan juga. Oleh sebab itu, semoga apa yang saya bagikan bisa bermanfaat dan saatnya kita melupakan kegagalan di waktu lalu, dan bergegas menuju masa depan yang cerah. Kegagalan bukan untuk menutup mimpi kita.     

    Ikuti tulisan menarik Juandi Manullang . lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.




    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    1 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 167 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro