Perlunya Pendidikan Bukan untuk Mainan - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

Wajah siswa-siswa SD Negeri 11 Rantau Selatan saat belajar sambil bermain

Siti Khotimah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Februari 2022

Selasa, 1 Maret 2022 07:24 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Perlunya Pendidikan Bukan untuk Mainan


    Dibaca : 2.113 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pendidikan adalah proses yang melibatkan antara pembimbing (guru) dan pelajar di suatu waktu untuk mencapai tujuan yang bermanfaat.  Di Indonesia, pendidikan sangat diperlukan karena diatur dalam undang-udang  agar setiap warga Indonesia wajib untuk menempuh pendidikan hingga selesai. Pendidikan juga menjadi aset bagi negara. Negara membutuhkan warga yang bisa menjadikan negara lebih maju dan berkembang dari negara lain. Karena Indonesia adalah negara yang pintar dan negara yang mempunyai banyak anak-anak yang memiliki kemampuan berfikir cerdas.

    Pada dasarnya pendidikan bisa dikatakan perlu atau tidaknya pendidikan itu tergantung pemikiran seseorang itu apakah anak tersebut mampu untuk menempuh pendidikan yang menjadi titik ukur berhasilnya seseorang dengan memikirkan pendidikan itu perlu untuk masa depan.
    Masa depan itu ditentukan dari diri kita sendiri. 

    Di era saat ini pendidikan sangat lemah karena dengan perkembangan ilmu teknologi yang begitu pesat membuat lemahnya kemampuan belajar anak sehingga mengalahkan sifat dan karakter seorang pelajar umumnya.

    Pada umumnya, sifat dan karakter anak bisa di kendalikan dengan bimbingan yang membuat anak tersebut termotivasi untuk belajar, tetapi di era ini anak lebih mementingkan digital yang lebih menarik. Disisi lain, digital juga dapat membantu proses belajar mengajar. Antara lain yaitu digital dapat mempermudah menjalin komunikasi , mudah mencari informasi yang sedang dibutuhkan, Informasi yang dibutuhkan dapat lebih cepat dan mudah untuk diakses. Dari era digital ini kita bisa mengambil sisi positif dan negatif. Untuk sisi positif kita perlu memanfaatkan dengan sebaiknya dan untuk sisi negatifnya kita perlu memahami dan tidak untuk ditiru.

    Pemikiran Selektif Pendidikan Efektif

    Pendidikan yang kita harapkan demi kemajuan Indonesia adalah pendidikan yang efektif dan mencerminkan nilai - nilai sebagai anak generasi Indonesia yang lebih maju. Keefektifan yang dimaksud adalah dengan mengembangkan sikap anak untuk lebih selektif dan aktif dalam pembelajaran dan mampu memahami setiap kemampuan anak yang di didiknya. Karena setiap anak memiliki kemampuan dan pemahaman yang berbeda-beda dan cenderung lebih menyukai pembelajaran yang tidak membosankan. Dengan cara,di sebuah pelajaran tersebut tidak mencakup semua materi namun perlu di cakupkan dengan praktik dan pembahasan menggunakan vidio atau gambar yang lebih menarik.

    Dengan cara ini anak-anak mampu mengembangkan pola pikirnya. Semakin kita memahami kemampuan seorang anak-anak semakin anak lebih menyukai dan tidak resah akan pelajaran yang akan dihadapinya. 

    Sikap aktif sendiri memiliki dalam artian anak-anak wajib ikut menyertai hal apapun yang berkaitan dengan pendidikan. Dari sekolah, anak-anak diharapkan ikut serta dalam kegiatan sekolah seperti, ekstrakurikuler yaitu basket, volly, pramuka , rohis, karate , bahasa Inggris, dan lain sebagainya yang ada di lingkungan sekolah, untuk menambah wawasan dan keaktifan anak-anak. Keaktifan ini mempunyai banyak manfaat seperti menjadikan seseorang tersebut melatih belajar percaya diri dan yakin akan kemampuan yang anak tersebut miliki karna pada hakikatnya seseorang memiliki kemampuan hanya saja bakat tersebut terpendam karena rasa kurang percaya diri dan takut akan tampil aktif dalam kegiatan.

    Jadi, mari kita lihatlah pendidikan dalam arti luas. Karena pendidikan memiliki peranan yang penting bagi negara Indonesia demi kemajuan dan perkembangan di era kedepan yang mungkin akan lebih banyak menggunakan teknologi dibandingkan dengan era sebelumnya. Ambillah sikap yang positif untuk dijadikan contoh dan untuk lebih dipahami lagi sikap negatif untuk dijadikan pembelajaran. 



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.